Cause i love you

Author : kikyuzaraaa

Cast : Onew/Lee Jinki, Han Seungyeon, Cho kyuhyun

Genre : romance

‘cerita ini terinspirasi dari salah satu cerita di uraKARA’

Baca lebih lanjut

Iklan

my namja chingu

 

author : kikyuzaraaa

Cast : choi hye ri, Lee Donghae

genre : romance

ratting : PG

 

-hye ri pov-

Hye ri chagiya, mianhae aku tidak bisa keluar sekarang. Aku akan titipkan kado ulang tahunmu pada onew. Jangan marah ya 🙂

Aku menghela nafas kesal membaca sms dari Lee Donghae, namja chinguku. Ia adalah seorang anggota boy band super junior yang sedang naik daun. hampir setiap hari ia tidak punya waktu untukku.

Hari ini ia menyuruhku datang ke gedung SM, tempat dimana ia latihan untuk konser. Tapi begitu aku sampai disini ia malah mengirimiku sms bahwa ia tidak bisa keluar menemuiku, padahal hari ini adalah hari ulang tahunku.

“annyeong, apakah kau choi hye ri?”. Seseorang menepuk pundakku. Aku berbalik, mendapati onew SHINee sedang menatapku.

“iya”. jawabku singkat. Onew menyerahkan kotak besar berpita merah muda kepadaku.

“donghae hyung sibuk, ia tidak bisa keluar dari tempat latihan”. Katanya ramah.

“hmmp, gumawo. Maaf jadi merepotkanmu”. Kataku sambil tersenyum.

“annio, santai saja”. ia tersenyum padaku. “aku permisi dulu”. katanya, lalu ia masuk lagi ke dalam gedung SM.

-lee donghae pov-

Sepertinya hye ri marah padaku. Ia tidak membalas smsku dan tidak mengangkat teleponku.

“hyung, kenapa sih mukamu masam begitu?”. Kyuhyun yg duduk disampingku dengan PSP ditangannya memperhatikanku dengan rasa ingin tahunya.

“anni..gwaechana!” .kataku, malas bercerita padanya.

—–

malamnya kuputuskan pergi ke rumah hye ri, meskipun hari ini aku lelah sekali tapi demi menyelesaikan masalahku dengan hye ri aku menahan rasa lelahku.

Kuketuk pintu rumah hye ri. Tidak ada jawaban dari dalam.

“hye ri chagiya.. Ini aku”. Kataku sambil terus mengetuk. Aku yakin hye ri ada didalam. Ia bukan tipe wanita yg sering keluar malam.

Hye ri tidak membukakan pintu, mungkin kali ini ia benar2 marah padaku.

Aku sadar aku sangat keterlaluan padanya. Tadi pagi aku menyuruhnya datang ke gedung SM ent, awalnya aku ingin mengajaknya makan siang setelah latihan, tapi ternyata kami disuruh latihan sampai sore dan dilarang keluar dari ruang latihan sampai latihan selesai, jadi dengan terpaksa aku menyuruh onew mengantarkan kado yg tadinya mau kuberikan langsung pada hye ri.

Hye ri pasti menganggapku tidak peduli pada ulang tahunnya. Padahal aku sangat ingin merayakan ulang tahun nya.

“hye ri, aku tahu kau mendengarku. Mianhae chagiya.. Kumohon jangan marah. Aku ingin bertemu denganmu”.

—–

-hye ri pov-

“hye ri, aku tahu kau mendengarku. Mianhae chagiya.. Kumohon jangan marah. Aku ingin bertemu denganmu”.

Aku mendengar donghae oppa berbicara dibalik pintu, ia terus mengetuk pintu rumahku.

“mianhae, aku sedang tidak ingin bertemu denganmu oppa”. Kataku dalam hati.aku sebenarnya masih kesal dengan donghae oppa karena perbuatannya tadi pagi. Aku kecewa padanya, ia seakan2 tidak peduli dengan ulang tahunku.

lama suara ketukan diluar sudah tidak terdengar, sepertinya donghae oppa sudah pulang.

aku ingin pergi tidur, tapi handphoneku terus berdering.

Teukie oppa calling

Aku menatap layar handphoneku heran, tidak biasanya teukie oppa menelponku, apalagi sekarang sudah malam.

“yeobosseo”. Aku mengangkat telponnya.

“hye ri!!!”. Teukie oppa agak berteriak. “akhirnya kau mengangkat telponku. Apa kau sedang bersama donghae?”.

“annio oppa, aku tidak bersama donghae oppa”. Kataku pelan, hatiku agak tidak tenang mendengar teukie oppa yg sepertinya sangat khawatir.

“lalu dimana dia sekarang??? Oh tuhan! Ini sudah malam”. Katanya terdengar sangat cemas.

“tadi dia kesini, tapi sepertinya sudah pulang”. Kataku berusaha tetap tenang. Mungkin donghae oppa masih dijalan, jarak dari rumahku ke dorm suju memang lumayan jauh. Tapi kalau dipikir2 seharusnya donghae oppa sekarang sudah sampai.

“donghae tidak mengangkat teleponku. Ada apa dengan dia??”.

“aku..”. ucapanku terpotong oleh suara gaduh diluar.

“HYE RI.. Ada orang pingsan didepan rumahmu!”. Seseorang berteriak dari luar.

Pikiranku langsung melayang ke donghae oppa, mungkinkah itu dia. Aku segera berlari keluar rumah. Dan ternyata benar, donghae oppa pingsan didepan rumahku.

Para tetanggaku membawanya masuk ke dalam rumahku.

“gumawo”. Kataku pada mereka.”biar sekarang aku atasi sendiri. Temanku ini hanya pingsan”. aku berusaha menyuruh mereka pulang sebelum mereka sadar bahwa laki2 yang pingsan ini adalah DONGHAE SUPER JUNIOR.

“kau yakin tidak ingin membawanya kerumah sakit?”. Tanya salah seorang tetanggaku.

“biarkan dia disini dulu”. Kataku. Bisa repot nanti kalau mereka membawa donghae oppa ke rumah sakit

Setelah yakin aku bisa mengurus sendiri, para tetanggakupun akhirnya pulang.

Aku menaruh telapak tanganku kedahi donghae oppa, dahinya panas sekali, ia demam. Segera aku mengompresnya.

“oppa, gwaechana?”. Kataku saat ia terlihat mulai membuka matanya.

“hye rin-aah, saranghaeyo. Aku cape sekali,tolong aku!!”. Donghae oppa mulai berkata yg tidak2, sepertinya ia tidak sepenuhnya sadar.

“tidurlah oppa, kau perlu istirahat”. Kataku sambil membelai rambutnya dengan lembut.

Aku menelpon teukie oppa. Ia dan rombongan anak super junior segera datang kerumahku. Untungnya hari sudah malam, jadi para tetanggaku tidak ada yg tau kedatangan mereka.

“donghae hyung sangat cemas saat kau marah tadi siang”. Kata kyuhyun. Kami sedang duduk berkumpul diruang tengah rumahku yang sempit sementara hyukie oppa menemani donghae oppa dikamar, kami saling duduk berdempetan, aku jadi merasa tidak enak pd mereka.

“hye ri, bolehkah aku minta tolong padamu? Karena untuk hal yg satu ini aku hanya bisa mengandalkanmu”. Kata teukie oppa, ia menatapku tajam.

“minta tolong apa oppa?”. Kataku pelan.

“tolong jaga donghae, ia hanya menuruti kata2mu. Donghae sering lupa makan, lupa meminum vitaminnya, dan ia tidak menjaga kesehatannya. Aku yakin jika kau yang menyuruhnya menjaga kesehatan, ia pasti menurut”.

“kenapa aku?”. Tanyaku tidak mengerti. Bukankah SUJU punya dokter gizi yg mengatur pola hidup mereka.

“karena dia mencintaimu, dia hanya mendengarkanmu”. Kali ini bukan teukie oppa yg menjawab, melainkan siwon oppa.

“aku mengerti oppa. Mulai sekarang aku akan menjaga donghae oppa”. Kataku pada mereka semua.

member super junior sudah pamit pulang. Mereka membiarkan donghae oppa menginap dirumahku.

Aku sedang menyelimuti tubuh donghae oppa, saat tiba2 tangannya memegang tanganku.

“mianhae”. Bisiknya, matanya masih terpejam.”aku selalu menyakitimu. Kau pasti benci sekali padaku”.

“oppa..”. Aku menggenggam tangannya. “saranghae..”.

Donghae oppa membuka matanya sedikit.

“na do chagiya”. Katanya sambil tersenyum. Ia lalu menarikku dalam pelukannya.

“oppa kau harus janji satu hal padaku”. Kataku ditelinganya.

“apa?”

“kau harus menjaga dirimu, menjaga kesehatanmu, jangan buat aku menangis karena mengkhawatirkanmu”.

Donghae oppa menatap mataku tajam.

“hye ri-aah aku berjanji”. Katanya sambil tersenyum. “tapi kau juga harus janji satu hal padaku”.

“apa itu?”.

“jangan pernah berhenti mencintaiku. Karena jika itu terjadi aku tidak tahu akan jadi apa hidupku nanti”. Katanya serius.

aku menarik jari kelingking tangan kanannya, mentautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingkingku.

“aku janji!”. Kataku. Donghae oppa mengeratkan pelukannya, lalu dengan pelan ia mengecup bibirku.

_end_

Das fanfic fuer meine eonnie, Choi hye ri ^^

Happy reading..

Dont be silent reader.!!