Winter magic

jongri

 

Author : @kikyuzaraaa

Cast : Park Gyuri, Kim Jonghyun, Key, Nicole Jung

Genre : romance

Ratting :  NC

Baca lebih lanjut

Iklan

Nunna neomu yeoppeo part 1

Author : kikyuzaraaa

Cast : kim jonghyun, park gyuri, kim hyun joong, lee jinki .

Genre : romance

-jonghyun pov-

Lagi2 aku melihat yeoja chingu hyun joong hyung menangis didepan rumah. Ada apa dengan hyungku itu? Mengapa ia selalu membuat pacarnya menangis.

“hyung, ada apa dengan gyuri nunna?”. Kataku menghampiri hyun joong hyung yg sedang tiduran dikamarnya tanpa peduli pada kekasihnya yg sedang menangis didepan rumah.

“jangan ikut campur! Urusi saja urusanmu sendiri”. Katanya membentakku.

Aku menyerah, akhirnya aku menghampiri gyuri nunna yg masih menangis terisak didepan rumahku.

“nunna, gwaechana?”. Tanyaku pelan.

Gyuri nunna menghapus air matanya saat ia menyadari kehadiranku.

“apakah kakakmu ada?”. Tanyanya dengan suara serak.

“nunna ingin bertemu dengan hyung? Sepertinya hyung tidak bisa diganggu. Mianhae nunna”. aku jadi merasa tidak enak, bagaimana mungkin aku mengatakan pada gyuri nunna kalau hyun joong hyung tidak peduli padanya.

“tidak apa2, kalau begitu aku pulang dulu ya”. Gyuri nunna berbalik, tapi aku mencegahnya, aku memegang tangannya.

“nunna, biar aku antar”. Kataku.

Aku mengambil motorku, lalu mengantar gyuri nunna sampai kerumahnya.

Rumah gyuri nunna tidak jauh dari rumahku.

“gumawo jonghyun-aa”. kata gyuri nunna saat ia sudah turun dari motorku.

“jangan sungkan”. Kataku sambil tersenyum.

“kau sangat berbeda dengan kakakmu”. Ia tersenyum miris saat mengatakannya.

“aku memang berbeda dengannya. Ia lebih tampan!”. Kataku sambil tertawa.

Gyuri nunna menggeleng, “tidak, bukan itu. Kau sangat baik, berbeda dengan kakakmu”. Ia berkata dengan sedih.

“nunna, jangan sedih! Kalau nunna butuh sesuatu, nunna bisa menghubungiku. Aku akan selalu ada untuk nunna.”.

“gumawo”. Ia tersenyum padaku.

Saat itu aku merasakan sesuatu yg berbeda pada diri gyuri nunna. Ia terlihat cantik saat tersenyum, aku jarang sekali melihatnya tersenyum karena setiap ia datang kerumah pasti ia menangis.

kurasakan handphone dikantong celanaku bergetar.

Jinki calling

“YA!kim jonghyun!! Kau dimana sekarang???”. Jinki langsung berteriak saat aku mengangkat teleponnya.

“pelankan suaramu”.

“kau dimana sekarang? kami sudah lama menunggumu. Apa kau lupa hari ini kita latihan untuk pensi?”.

Astaga! Aku benar2 lupa.

“aku segera kesana sekarang”.

Setelah pamit pada gyuri nunna aku langsung pergi ketempat latihan.

Aku merasa tidak enak pada teman2 sebandku yg lain. Mereka pasti sudah menungguku daritadi.

“mianhae, aku benar2 lupa”. Kataku merasa tidak enak karena saat aku datang teman2ku sudah ada diposisi mereka masing2. Hanya aku yg belum siap.

“jangan ulangi lagi. Kami tidak bisa memulai latihan tanpa leader vokal”. Kata jinki padaku. Ia terlihat santai, berarti ia tidak marah padaku.

—–

“jadi siapa yg akan kau ajak ke acara pensi nanti?”. Tanya jinki padaku. Saat itu kami baru selesai latihan, teman2 kami yg lain sudah pulang, hanya aku dan jinki yg masih duduk mengobrol diruang latihan.

“memang wajib ya?”.

“tentu saja wajib! Itu tradisi sekolah kita. Kita wajib membawa pasangan ke acara pensi nanti”. Kata jinki bersemangat. Tentu saja ia bersemangat, ia pasti tidak sabar mengajak pacar barunya ke acara pensi nanti.

“huh, tapi aku tidak punya yeoja chingu”. Kataku pelan.

“tidak harus pacar. Kau bisa ajak teman wanitamu”.

Teman wanita? Siapa teman wanitaku? Aku bahkan jarang sekali dekat dengan seorang wanita.

Gyuri nunna, entah mengapa aku jadi malah memikirkannya. tapi mana mungkin ia mau menemaniku datang ke acara pensi nanti.

—–

Aku pulang kerumah larut malam. lampu ruang tengah masih menyala saat aku datang. Kudengar ada suara berisik dari arah ruang tengah.

Aku mendapati Hyun joong hyung sedang bermesraan dengan seorang gadis berpakaian seksi diruang tengah. Mereka duduk disofa dengan posisi yg menjijikan.

“siapa dia? Tidak tahu malu!”. Kataku sinis.

“kenapa baru pulang?”. Tanya hyungku. Ia tidak peduli dengan sindiranku.

“sejak kapan kau mengurusi urusanku?”. Kataku ketus.

“ya! Kim jonghyun. Aku ini kakakmu”. ia membentakku.

aku menatapnya dengan tatapan jijik. “rubah dulu sikapmu baru aku akan menghormatimu”. Kataku sambil berjalan masuk kekamar, tidak peduli dengan kata2 kasar yg diucapkan hyungku.

Sial! Lagi2 laki2 itu membawa wanita lain kerumah. Aku sungguh kasihan pada gyuri nunna, kakakku terus menerus mempermainkannya.

—–

pagi2 sekali sebelum berangkat sekolah aku sudah berada didepan rumah gyuri nunna. Aku memencet bel rumahnya, beberapa detik kemudian gyuri nunna muncul membukakan pintu untukku.

“annyeong nunna. Apa kau berangkat kuliah pagi ini?”. Tanyaku sambil tersenyum.

Saat itu Gyuri nunna sudah mengenakan pakaian rapih.

“kenapa kau..” .

“tentu saja aku tahu. Aku kan penggemarmu. Aku bahkan tahu jadwal kuliahmu”. Kataku dengan senyum menggoda. “kalau begitu tunggu apa lagi? Ayo naik nunna”. Kataku.

Gyuri nunna masih memandangku dengan heran, tapi ia menurut dan naik kemotorku.

“jong, sungguh kau membuatku terkejut”. Gyuri nunna bicara ditelingaku saat kami dalam perjalan menuju kampus.

“ini memang kejutan”. Kataku agak berteriak agar ia bisa mendengarnya.

—–

_to be continue_

Dont forget leave your comment ^^

from concert with love (jonghyun gyuri part)

author : kikyuzaraaa
cast : jonghyun, gyuri
genre : romance

-gyuri pov-

“molla???otokhae??”. jiyoung berkata dengan aegyonya. “aku grogi kalau harus berpasangan dengan minho oppa”. Katanya seperti ingin menangis.

“tenang jing, minho baik kok”. Kata hara mencoba menenangkan jiyoung. Kami semua tahu jiyoung sedang takut karna ia akan dipasangkan dengan minho untuk sebuah konser SHINee feat kara.kami tahu jiyoung pernah berkata bahwa ia menyukai minho, dan jelas ia panik saat harus berpasangan dengan minho.

“santai saja jing, kan kita nanti dikenalkan dulu dengan member SHINee jadi ada kesempatan untuk mengenal minho terlebih dahulu. Kau tidak perlu khawatir”.kataku sambil membelai lembut rambut jiyoung, ekspresi wajah jiyoung tidak berubah.

“yang aku tahu minho itu sangat sopan pada wanita”. Kata seungyeon ikut menenangkan jiyoung.

“oh.. kalian tidak paham sih. Aku itu pernah keceplosan bilang disebuah wawancara kalau minho oppa adalah tipe cowo idealku. Pasti minho oppa sudah tahu kalau aku menyukainya”. Kata jiyoung dengan nada putus asa.

“percayalah, dia pasti berpura2 tidak tahu”. nicole yang semula hanya diam dan membaca bukunya ikut berusaha meyakinkan jiyoung. “aku pernah bertemu minho, dia agak cuek dengan hal seperti itu. cewe yang suka sama dia itu banyak. Jadi dia sudah biasa”. kata nicole meyakinkan.

nicole memang dekat dengan member SHINee, terutama dengan key. Bahkan mereka sering pergi bersama, fans curiga bahwa nicole dan key sebenarnya lebih dari teman.aku sendiri tidak tahu ada apa diantara mereka berdua.

“tetap berusaha yang terbaik jing, buat minho kagum padamu”. Aku berusaha membuat jiyoung bersemangat lagi. Tapi sepertinya sia2, ia tetap terlihat seperti ingin menangis.

-jonghyun pov-

Aku benar2 tidak tahu apa yang harus kulakukan. Jujur saja aku senang saat manajer mengumumkan bahwa SHINee akan berpasangan dengan kara, tapi aku tegang saat mendengar aku akan dipasangkan dengan leader kara.

Bagaimanapun usia gyuri lebih tua dariku, dan ia benar2 keren. Aku merasa minder harus berpasangan dengannya.

Untuk menghilangkan rasa minderku, aku berusaha mengetahui lebih banyak soal gyuri.

Malamnya aku menghabiskan waktu didepan laptop, mencari info tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan gyuri. Dan hasilnya, ia benar2 mengagumkan. Aku jadi semakin tertarik padanya, terutama pada sosok leadernya yang keibuan itu. Oh.. Aku benar2 tidak akan bisa tidur memikirkannya.

“akh.. Siallll”. Minho membanting stick PSnya membuat semuanya kaget.aku melirik kearahnya, sepertinya mood minho sedang tidak bagus.

“ada apa?”. Tanya onew hyung.

“hmmpp, tidak”. Kata minho, lalu ia masuk kedalam kamar.

“key sudah malam jgn menelpon terus, jonghyun matikan laptopmu, taemin kau harus kencing sebelum tidur karna kau meminum banyak sekali susu pisang, semuanya ayo tidur.pekerjaan menunggu kita besok”. onew hyung memerintahkan kami. Dengan enggan kumatikan laptop dan masuk kekamar.

Aku mencoba memejamkan mata, tapi tidak bisa. pikiranku benar2 dibayangi dengan wajah gyuri.

*tempat latihan*

“mianhae kami telat. Tadi agak macet dijalan”. Kata onew hyung mewakili kami.

“gwaechana”. Kata gyuri sambil tersenyum. Ukh senyumnya benar2 manis, membuatku tidak bisa berhenti memandangi wajahnya.

“hyung! Jangan bengong begitu. Ayo ganti baju dulu”. Taemin menarik tanganku.

Setelah mengganti pakaian dengan kaos yang biasa kupakai untuk latihan. Aku berkumpul dengan yang lain, memperhatikan koreografer kami yang sedang mempraktekan gerakan yang harus kami lakukan.

“gerakannya indah”. Kata gyuri berbisik ditelingaku, kami memang duduk bersebelahan.

aku tersenyum padanya sebagai balasan.

“kita bisa melakukan yang lebih baik”. Katanya lagi padaku. Aku mengangguk tanda setuju.

Latihan dimulai, gyuri benar2 profesional. Ia mengajakku berdansa seperti yang diajarkan koreografer kami dengan lincah, ia bahkan tidak canggung memelukku.

Pelukan gyuri membuatku berdebar, tapi segera dapat kuatasi rasa grogiku.

-gyuri pov-

~dorm kara~

Lelah sekali rasanya. aku dan para dongsaengku baru saja sampai didorm setelah seharian latihan dengan member SHINee.

Baru saja masuk kekamar, jiyoung tiba2 memelukku dari belakang. Aku mengelus rambutnya dengan lembut, sambil bertanya apa ada yang salah dengannya.

“entahlah eonnie.. Aku benar2 tidak tau apa yang kurasakan sekarang”. kata jiyoung pelan dalam pelukanku.

aku tahu tadi terjadi insiden ditempat latihan, jiyoung terkurung dikamar mandi lalu taemin menolongnya. Mereka sedang berpelukan saat kami menyusul mereka kekamar mandi.jiyoung pasti merasa tidak enak karna ketahuan berpelukan dengan taemin.

“hei maknaeku jangan lemas begitu dong.ngomong2 apa kau sudah berterimakasih pada taemin?”.

“belum”.

“kalau begitu telpon taemin dan ucapkan terima kasih”. Kataku sambil terus mengelus rambut jiyoung.

“apa tidak apa2??”. tanyanya ragu, ia melepaskan pelukannya dan memandangku tajam.

“kenapa memangnya?”.

“aku takut eonnie”. Kata jiyoung dengan aegyo nya.

“ya sudah kalau begitu besok saja berterima kasihnya. Sekarang lebih baik kau tidur”. Kataku sambil tersenyum. Maknae yang satu ini memang benar2 menggemaskan, sifatnya masih kekanakan tapi membuatnya terlihat manis.

Jiyoung menurut, ia mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur.Lalu berbaring ditempat tidurnya. Dengan lembut aku membelai rambutnya agar ia tertidur.

Setelah memastikan bahwa jiyoung sudah tertidur, aku beranjak dari kamar. Diruang tamu kulihat nicole sedang sibuk didepan laptopnya sementara hara sedang duduk didepan tv sambil memainkan handphonenya, aku tidak melihat seungyeon disana.

“mana seungyeon?”. Tanyaku pada mereka.

“pergi dengan onew”. Kata nicole, ia menatapku. “apa eonnie berpikiran sama denganku?”. Tanyanya sambil tersenyum. Aku juga ikut tersenyum, jelas aku tahu apa yang ada dipikiran nicole. Seungyeon dan onew pergi bersama, pasti telah terjadi sesuatu.

“huh! Dia kekanak2an sekali sih!”.tiba2 Hara mengomel sambil membanting handphonenya kesofa.

“waeyo?”. Tanyaku padanya.

“dia membuatku kesal, masa dia ngambek sih hanya gara2 tadi aku tidak pamit pulang”. Kata hara kesal, aku tahu siapa yang hara maksud. Pasti choi minho, hara dan minho memang tidak berpacaran. Tapi cara mereka berteman sudah melebihi batasan, minho sangat posesiv pada hara, sementara hara cuek.

“masa sih minho begitu?”. kata nicole sambil tersenyum .”oh, ada apa sih sebenarnya dengan SHINee dan kara??”. Katanya sambil tersenyum lebar.

“kau bicara apa sih cori”. Kataku sambil melemparnya dengan bantal kursi. “paling tidak aku dan jonghyun tidak terjadi apa2”.

“belum!”. Kata nicole sambil tersenyum menggoda. “lihat saja nanti”.

malam itu kuputuskan menelpon ke dorm SHINee untuk mengucapkan terima kasih pada taemin yang sudah menolong jiyoung.

“yeobosseo”. Jawab orang diseberang, aku mengenalinya sebagai suara jonghyun.

“ini aku gyuri”. Kataku pelan, takut nicole mendengar aku bicara dengan jonghyun. “apa taemin ada?”. Tanyaku.

“hai.. Gyuri!”. Suara jonghyun terdengar bersemangat. “taemin ada dikamarnya. Dia sedang ngambek karna kami terus meledeknya. Dia tidak akan mau mengangkat telpon”.

“oh, yasudah kalau begitu. Annyeong..”. Aku baru mau menutup gagang telpon, tapi jonghyun berkata keras dari ujung telpon.

“gyurii.. Tunggu sebentar jangan ditutup dulu. Hmmp.. Aku ingin mengajakmu kencan besok. Apa kau mau?”.

Ajakan jonghyun mengagetkanku. Ia mengajakku kencan, apa aku tidak salah dengar.

“kita mau kemana?”. Tanyaku pelan, aku melirik kearah nicole memastikan bahwa ia tidak menguping.

“aku mau mengajakmu ketempat istimewa”. Katanya bersemangat. “ngomong2 kau tidak keberatan kan aku tidak memanggilmu nunna? Aku tidak mau kau terlihat lebih tua dariku.”.

Aku tersenyum mendengar ucapan jonghyun. Aku memang heran karna ia tidak memanggilku nunna, padahal onew saja memanggilku nunna. Tapi anehnya aku tidak keberatan, justru aku senang setiap kali mendengarnya memanggil namaku.

“gwaechana. Sampai ketemu besok”. Kataku sambil tersenyum.

“selamat malam”. Kata jonghyun sebelum telepon ditutup.

Sepertinya nicole benar, telah terjadi sesuatu antara SHINee dan kara.

_end_
please leave your comment ^^
no bashing!!