Friend and love part 2

 

Author : kikyuzaraaa

Cast : Key, Jung Jinwoon, Nicole Jung, Choi Minho, Goo Hara, Seohyun

Genre : friendship, romance

”he is my marriage partner??”

*****

Nicole berdiri didepan sebuah altar gereja. Disampingnya berdiri ayahnya yang mengapit tangannya membawanya mendekat pada seorang pemuda. Mata Nicole terbelalak begitu ia menyadari siapa pemuda yang menunggunya didepan altar.

Key.. ia mengenakan tuksedo berwarna putih dengan dasi berbentuk pita mengapit kerah kemejanya. Dan spontan Nicole menunduk, melihat pakaian yang ia kenakan. Ia syok saat menyadari bahwa dirinya kini sedang memakai gaun pernikahan.

Nicole ingin kabur dan berlari pergi, tapi ayahnya menggandeng tangannya terlalu keras sehingga ia tak berdaya.

Akhirnya Nicole sampai didepan altar, Key dan seorang pendeta sudah menunggu disana. Wajah Key cemberut, sama sekali tidak ada senyuman di wajahnya.

”Kim KiBum.. Apa kau bersedia menikahi Nicole Jung?”. Tanya sang pendeta pada Key.

Key melirik Nicole sepintas, wajah Nicole sudah tegang. Ini benar-benar pernikahannya.

”aku mau menikahinya asal dia sudah bisa membaca dan menulis hangul”. Kata Key sambil tersenyum sinis.

”cepat belajar hangul!!!”. Key tiba-tiba mengeluarkan banyak buku untuk belajar hangul entah darimana. ”CEPAT BELAJAR COLA!!!”.

”COLE..”

”COLE..”.

Teriakan key berubah menjadi suara teriakan ibunya.

”COLE.. KAU SUDAH KESIANGAN! CEPAT BANGUN”.

Tunggu dulu.. Bangun? Berarti ini mimpi.

Nicole membuka matanya, lalu secepat kilat bangkit duduk dikasurnya. Ya tuhan.. semalam ia mimpi menikah dengan Key dan Key memintanya untuk bisa membaca dan menulis hangul sebagai syarat pernikahannya. Nicole bergidik mengingat mimpinya semalam. Menikah dengan Key? Cowo arogan yang seenaknya saja itu?? Iihh.. TIDAK!!!

******

Nicole kesiangan, ia terlambat masuk sekolah. Dan saat ia mencapai pintu gerbang sekolahnya, pintunya sudah ditutup.

”oh my god. Aku sial karena Key!!”. Umpat Nicole dalam hati.

”ssshhtt..”. Mendadak ada yang berbisik ditelinganya. ”ikuti aku”.

Nicole menengok pada orang yang berbisik ditelingannya. Pemuda yang bernama Minho, yang kemarin bicara dengannya dihalte buslah yang bicara padanya.

”kemana?”. Nicole teringat ucapan Key, bahwa Minho itu buaya darat yang suka mempermainkan wanita.

”aku tahu jalan rahasia masuk kesekolah tanpa lewat pintu gerbang”.

Minho menggandeng tangan Nicole, berjalan membawa Nicole kebelakang sekolah. Nicole dibelakangnya hanya mengekor pasrah. Ia benar-benar berharap Minho memang tahu jalan rahasia masuk kesekolahnya.

Mereka kini berada dibelakang sekolah, Minho mengorek diantara semak-semak yang tinggi. Dan setelah semaknya disingkirkan, terlihat jelas sebuah lubang kecil yang cukup untuk satu orang.

”ayo masuk..”. Kata Minho pada Nicole yang masih bengong melihat apa yang Minho lakukan.

dengan ragu Nicole mengikuti apa yang Minho suruh, ia masuk kedalam lubang itu dan benar saja kini ia berdiri didalam sebuah ruangan yang seperti gudang.

Minho menyusul dibelakang Nicole, ia tersenyum melihat wajah Nicole yang tidak percaya ternyata jalan rahasia itu benar-benar ada.

”cepat masuk kelas”. Minho menyadarkan Nicole bahwa ia harus cepat masuk kelas.

”ah.. Ne. Gumawo”. Nicole membungkuk sesaat pada Minho sebelum ia berlari pergi kekelasnya.

Nicole panik, gurunya sudah berada didalam kelas. Dan pintu kelasnya tertutup. Dari jendela, Nicole dapat melihat Key yang sedang mencatat dengan serius.

”ya tuhan.. Aku benar-benar mati sekarang”. Nicole menepuk jidatnya sendiri, kini ia benar-benar kehabisan akal.

Tapi ternyata saat itulah Key menatap ke arah jendela, dan tatapannya beradu dengan Nicole.

Key menggerakan bibirnya seperti mengucapkan kata ‘babo’ pada Nicole.

”sial! Aku terlambat juga karenamu. Karena kau datang kemimpiku”. Umpat Nicole.

Didalam kelas, Key merasa harus menolong Nicole. Ia mencari akal, sampai akhirnya…

”seosangnim, aku mau kekamar mandi”. Kata Key sambil mengacungkan tangannya. Setelah gurunya memberi ijin, Key cepat keluar dari kelas.

”ya pabo.. Kau ini baru sehari bersekolah disini sudah berani datang terlambat”. Key langsung mengomel begitu bertemu Nicole.

Nicole diam saja, melihat key membuatnya teringat akan mimpinya yang mengerikan semalam.

”sekarang kau tunggu disini, nanti kalau park seosangnim keluar dari kelas. Kau cepat sembunyi dan masuk kelas begitu ia meninggalkan kelas. Mengerti?”.

Nicole hanya mengangguk pelan sebagai jawaban.

Key berdehem, membereskan baju seragamnya yang sebenarnya tidak berantakan. Lalu ia membuka pintu kelas.

Nicole segera bersembunyi dibalik sebuah pot tanaman yang cukup besar untuk menutupi tubuhnya.

”seosangnim, ada yang mencarimu diruang piket”. Nicole dapat mendengar suara Key. Rupanya Key berbohong untuk menolong dirinya.

Beberapa detik kemudian guru yang sedang mengajar dikelas keluar dari kelas, dan Key segera memberi kode pada Nicole untuk cepat masuk kekelas saat gurunya sudah menjauh.

Suasana dikelas sepi karena murid-murid sedang sibuk mencatat. Itu bagus untuk menyelundupkan Nicole masuk kekelas. Tapi ternyata Jinwoon menyadari itu, ia tersenyum sambil menggelengkan kepala melihat sahabatnya yang baru saja menyelamatkan Nicole.

”gumawo”. Kata Nicole pada Key begitu mereka sudah duduk dibangku mereka.

”simpan ucapan terima kasihmu untuk nanti, karena selanjutnya kau pasti masih membutuhkan bantuanku”. Key mengulangi kata-katanya yang kemarin.

Tanpa disadari oleh Nicole, ia sedaritadi menatap wajah Key sambil berpikir tentang pernikahannya. Apa benar cowo ini jodohku?.

”aku tahu aku tampan, tapi kau tidak perlu menatapku seperti itu”. Key tiba-tiba menengok kearah Nicole, membuat Nicole salah tingkah dan langsung menunduk.

Bayangan menikah dengan Key lagi-lagi berkelebat diotak Nicole, membuat Nicole bergidik ngeri. Ahh.. Tidak..

*****

Jam pelajaran olah raga, Nicole sedang mengobrak abrik tasnya mencari baju olahraganya. Sementara Key memperhatikannya.

”lama sekali, cepat!!”. Bentak Key pada Nicole.

”kenapa kau menungguku? Aku mau ganti baju, jangan-jangan kau mau mengintipku ya?”.

”isshh.. Aku tidak napsu mengintip cewek sepertimu!”. Ujar Key sengit, ”aku mau menunjukkan ruang ganti padamu. Kau tidak tahukan dimana ruang gantinya?”.

Key benar juga, Nicole memang tidak tahu dimana ia harus mengganti pakaiannya. Ternyata Key cukup perhatian juga.

”aku tunggu dilapangan”. Kata Key pada Nicole setelah mereka sampai didepan ruang ganti wanita.

Nicole hanya mengangguk sebagai jawabannya. Ia lalu masuk kedalam ruang ganti. Ruangan itu penuh karena banyak anak perempuan yang mengganti pakaiannya dengan pakaian olahraga seperti Nicole. Nicole merasa canggung, karena dari sekian banyak anak perempuan disana, tidak ada satupun yang dikenalnya. Itu membuat Nicole tersadar bahwa dari kemarin ia hanya bergaul dengan anak laki-laki, terutama Key.

Saat Nicole berjalan menuju salah satu bilik yang kosong, tiba-tiba seseorang menabraknya dan membuat baju olah raga ditangan Nicole terjatuh kelantai. Gadis yang menabraknya itu tampaknya buru-buru karena ia tidak meminta maaf pada Nicole, melainkan langsung pergi begitu saja.

Nicole memungut baju olah raganya yang terjatuh, untung saja tidak kotor.

”gwaechana?”. Seorang gadis mendekatinya. Ia membantu Nicole memungut celana olah raganya. Gadis itu berwajah cantik dan ramah, ia tersenyum pada Nicole.

”ne”. Jawab Nicole pelan.

”Seohyun pasti terburu-buru”. Gadis itu menatap gadis yang tadi menabrak Nicole yang kini sedang berjalan cepat keluar dari ruang ganti.

”oh.. Aku lupa belum memperkenalkan diri. Namaku Goo Hara”. Ia tersenyum manis pada Nicole.

”Nicole Jung”.

”lebih baik kau cepat ganti baju, sebentar lagi olahraga dimulai”. Hara mengingatkan Nicole.

Setelah Nicole selesai mengganti seragam sekolahnya dengan pakaian olah raga, ia agak terkejut mendapati Hara masih menunggunya didepan ruang ganti. Mereka berjalan kelapangan bersama-sama.

Lapangan sudah ramai, Nicole mencari sosok Key. Dan matanya menemukan Key sedang berdiri disudut lapangan sambil mengobrol dengan seorang gadis. Gadis itu adalah gadis yang menabrak Nicole diruang ganti, kalau tidak salah namanya Seohyun.

Nicole terlalu serius memperhatikan Key dan Seohyun, sampai ia tidak menyadari sebuah bola basket melayang kearahnya.

Brukkk

Nicole jatuh terduduk, hidungnya terasa perih tertimpa bola basket.

”nicole..”. Hara mengamati Nicole yang masih terduduk. ”hidungmu berdarah”. Kata Hara panik.

”Nicole.. Gwaechana?”. Seorang pemuda mengulurkan sapu tangan pada Nicole untuk menyeka darah dihidungnya. Tadinya Nicole berharap pemilik sapu tangan itu adalah Key, tapi ternyata bukan, Jinwoon lah yang memberikan sapu tangan itu.

Nicole berusaha berdiri dibantu Hara. Ia merasa baik-baik saja, hanya saja hidungnya terus berdarah.

”aku mau kekamar mandi”. Ujar Nicole, ia menolak saat Hara menawarkan diri untuk mengantarnya ke kamar mandi.

Dikamar mandi Nicole berusaha menghentikkan pendarahan dihidungnya dengan air. Tapi hidungnya terus berdarah.

”pakai ini untuk menghentikan pendarahannya”.

Nicole agak terkejut karena Key mengulurkan seplastik es batu padanya. Tidak seharusnya key berada disini.

”ini kamar mandi wanita. Kenapa kau masuk?”. Tanya Nicole pada Key.

”ini darurat. Sudah cepat taruh es itu dihidungmu”. Key tidak berubah, nada suaranya tetap tinggi dan terdengar ketus. Tapi Nicole menurut saja, ia menaruh es yang key berikan dihidungnya.

”sakitkah?”.

”anni, hanya terasa perih”.

”dasar ceroboh, bisa-bisanya kau tidak menyadari ada bola datang kearahmu”. Sindir Key.

Nicole mengumpat dalam hati ”aku begini karena aku sedang melihatmu mengobrol dengan perempuan lain, bodoh!!”.

”kalau darahnya sudah berhenti cepat kembali kelapangan”. Kata Key sebelum ia pergi meninggalkan Nicole yang masih mengompres hidungnya dengan es batu.

Kalau dipikir-pikir, Key sangat perhatian pada Nicole. Apa Key tahu tentang perjodohan mereka? Apa Key tahu bahwa Nicole adalah calon istrinya? Apakah karena itu Key sangat baik padanya?

*****

Seperti yang sudah dijanjikan, sepulang sekolah Key mengantar Nicole pulang. Nicole agak heran karena kali ini Key tidak banyak bicara padanya. Ia juga diam saja sepanjang perjalanan pulang.

”jangan lupa belajar hangul!”. Pesan Key saat ia menurunkan Nicole didepan rumahnya. ”besok aku akan mengetesmu”. Dan tanpa mengucapkan ‘sampai jumpa’ seperti kemarin Key pergi begitu saja.

Nicole masuk kedalam rumahnya. Kepalanya agak sakit, mungkin pengaruh pendarahan dihidungnya tadi. Rumahnya sepi sekali, biasanya ibu Nicole duduk diruang tengah sambil menonton TV. Tapi kini rumah benar-benar sepi seperti tidak berpenghuni.

Nicole menemukan catatan kecil yang ditempel didepan pintu kamarnya. Pesan dari ibunya.

Mom pergi menemui teman lama, jangan lupa makan siang!

Nicole mendengus sebal. Ia benci kalau harus sendirian dirumah. Apalagi ini korea, tidak banyak yang bisa dilakukan Nicole disini. Menonton TV juga tidak berguna karena Nicole tidak mengenal artis-artis korea.

”jangan lupa belajar hangul!”. kata-kata key terngiang dipikiran Nicole.

”kenapa dia selalu ada dipikiranku sih??”. Ujar Nicole kesal. Ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri, bahwa sejak kemarin dipikiran Nicole hanya ada Key dan Nicole tidak mengerti kenapa bisa begitu.

Nicole membuka buku pelajaran hangul yang dibelikan Key untuknya. Ia sama sekali tidak mengerti apa yang tertulis disana, lama-lama Nicole jadi depresi dan menyerah.

”apa yang harus kulakukan sekarang?”. Nicole berceloteh sendiri.

Key.. Nama itu lagi-lagi terlintas dipikiran Nicole. Kenapa ia tidak minta bantuan Key untuk mengajarinya tulisan hangul.

Nicole meraih handphonenya, dengan semangat mencari nomor handphone key diantara deretan nomor dikontaknya. Dari semua teman disekolah barunya, Nicole hanya memiliki nomor Key. Benar-benar miris kalau dipikir-pikir.

”yeobosseo”. Yang menjawab adalah suara seorang perempuan.

”eh.. Apa benar ini nomor key?”. Nicole bicara ragu takut salah sambung.

”iya, sebentar..”. Perempuan itu seperti sedang memanggil Key karena tidak lama kemudian Key yang menjawab teleponnya.

”cola!”. Suara Key terdengar seperti biasa saat menyebut nama Nicole.

”aku butuh bantuanmu untuk belajar hangul”.

”aku tahu kau akan melakukan ini. Tunggu aku dirumahmu”. Dan Keypun menutup teleponnya, membuat Nicole agak kesal. Lagi-lagi dia seenaknya saja.

Dalam 10 menit Key sudah berada didepan rumah Nicole. Sementara Nicole ingin mempersilakannya masuk, namun Key justru menyerahkan helm yang biasa dipakai Nicole.

”pakai helmnya”. Kata Key pada Nicole.

”loh? Kita belajar dirumahku saja”.

”rumahku sedang tidak ada orang. Jangan cerewet, cepat pakai helmnya”. Key bicara dengan nada galak seakan tidak mau ditolak.

”rumahku juga tidak ada orang”.

”kalau begitu cepat kunci pintu rumahmu!!!”.

Nicole mendengus sebal, Key itu manusia paling menyebalkan, dia suka sekali mengatur hidup Nicole. Nicole sendiri merasa aneh mengapa ia mau saja diatur oleh Key.

Sampai dirumah Key, Nicole benar-benar canggung. Ini pertama kalinya ia datang kerumah Key, rasanya menegangkan apalagi Key bilang dirumahnya sedang tidak ada orang, berarti mereka hanya berdua.

”hmmp key.. Tadi siapa yang mengangkat teleponmu?”. Nicole masih penasaran dan ingin tahu, ia juga mencari topik pembicaraan agar bisa menutupi rasa canggungnya karena berduaan dengan Key.

”itu Seohyun”.

Hampir saja Nicole menabrak pagar rumah Key ketika mendengar jawaban Key. Seohyun?? Ada hubungan apa Key dengan Seohyun. Tanpa Nicole sadari sebenarnya ia agak cemburu. Ia pikir Key hanya perhatian dengannya, tapi ternyata Key juga dekat dengan gadis lain.

Kekagetan Nicole tidak berakhir sampai disitu, karena saat ia masuk kerumah Key diruangan tengah rumahnya terpampang jelas foto Seohyun. Difoto itu Seohyun terlihat sangat fresh, dia cantik sekali.

Rupanya Key menyadari tatapan tanda tanya diwajah Nicole, karena Key berkata.. ”Seohyun itu adik tiriku”.

”hah?”. Nicole terkejut, tidak menyangka Key dan Seohyun ternyata saudara tiri. Mereka tidak terlihat akrab dikelas, Seohyun terlihat pendiam, dan hanya satu baru kali Nicole melihat Key bicara dengan Seohyun.

”sudahlah jangan berkomentar”. Kata Key galak. Nicole langsung menciut dan menekuk wajahnya, sebal terus terusan diperlakukan kasar oleh Key.

Key menyuruh Nicole duduk menunggu diruang tengah sementara Key masuk kedalam rumahnya. Rumah Key lumayan besar, ternyata dugaan Nicole tidak salah, Key cukup kaya.

”Kibum.. Kau harus menonton film ini!!”. Seorang pemuda masuk kerumah Key tanpa mengetuk pintu, ia agak berteriak sehingga membuat Nicole kaget. Dan Nicole memerlukan waktu beberapa detik untuk mengenali pemuda tersebut adalah Jinwoon karena Jinwoon tampak berbeda dengan baju santainya.

”eeh?? Kenapa bisa ada kau disini?”. Tanya Jinwoon yang juga terkejut melihat Nicole.

Sebelum Nicole menjawab, Key muncul dan mengambil alih. ”dia harus belajar hangul!”.

Jinwoon tertawa, ”sejak kapan Kibum peduli pada orang lain? Kau beruntung cole, kau satu-satunya gadis yang begitu diperhatikan oleh kibum”.

”diam kau Jinwoon!!”. Key melempar bantal kursi kearah Jinwoon membuat tawa Jinwoon terhenti.

”kalau begitu aku lebih baik tidak mengganggu kalian. Hmmp..”. Jinwoon kembali berjalan keluar rumah Key, tapi Key memanggilnya.

”ooiii”. Key menyusul Jinwoon dan meninggalkan Nicole sendirian lagi. Tapi tidak lama karena beberapa menit kemudian Key muncul lagi.

”apa aku mengganggu acara kalian?”. Tanya Nicole yang merasa tidak enak.

”anni justru dia yang mengganggu kita, Jinwoon hanya sedang kesepian orangtuanya sedang tidak ada dirumah. Kebiasaan dia, datang kerumahku seenaknya. Mentang-mentang rumah kami berdekatan”.

Nicole mengangguk mengerti, lalu ia mengeluarkan buku ‘belajar hangulnya’.

”aku mau lihat sejauh mana kau sudah belajar”. Key menatap Nicole galak, Key merebut buku dari tangan Nicole lalu membukanya. ”coba baca halaman ini”. Kata Key sambil menunjuk salah satu halaman dibuku yang berisi full tulisan hangul.

”eh?”. Nicole bengong saja, sejujurnya ia tidak bisa membaca tulisan itu.

”tidak bisa?”. Tanya Key galak. Key menggelengkan kepalanya, seperti seorang guru yang kecewa pada muridnya yang bodoh. ”kau tidak belajar ya dirumah?”.

”belajar kok”. Nicole membela diri. ”hanya saja aku tidak mudah menangkap apa yang diajarkan dibuku itu”.

Key berpikir sejenak, memutar otak mencari cara jitu untuk mengajarkan Nicole membaca dan menulis hangul.

”kau suka baca novel?”.

”lumayan”.

”kalau begitu tunggu sebentar”. Key lagi-lagi masuk kedalam, dan keluar lagi dengan membawa buku tebal ditangannya, ia memberikan buku itu pada Nicole.

”apa ini?”. Tanya Nicole tidak mengerti.

”aku menugaskanmu membaca novel itu sampai selesai. Setelah itu kau harus ceritakan padaku isi novel itu”.

”setebal ini?”. Nicole menatap novel tebal ditangannya ngeri. Tidak terbayang bagaimana nasibnya kalau harus membaca novel tebal dengan bahasa korea ini.

”kuberi waktu satu bulan untuk membacanya”. Key bicara tanpa peduli penolakan Nicole.

Nicole lagi-lagi hanya bisa menghela napas. Key selalu seenaknya saja.

Nicole tidak lama berada dirumah Key, karena ibunya menelpon dan menyuruhnya untuk segera pulang. Key mengantar Nicole pulang ke rumah, dengan oleh-oleh sebuah novel tebal yang kini dibawa Nicole ditangannya.

”ingat cola, aku hanya memberi waktu sebulan”. Key memperingatkan Nicole sebelum ia pergi, dan Nicole hanya bisa mengangguk pasrah.

*****

”cole! Kemana saja kau?”. Ibu Nicole langsung menegur putrinya itu begitu Nicole masuk kerumah.

”aku belajar dirumah teman”. Tadi Nicole ingin iseng menjawab ‘aku belajar dirumah calon suamiku’ tapi urung ia katakan. Bagaimana kalau Key bukan cowok yang dimaksud ibunya?

”kau harus ikut mom sekarang, kita pergi belanja”.

”Aku capek, mau tidur”. Keluh Nicole. Ibunya bukan seorang shoping holic, tapi sekalinya belanja pasti akan memakan waktu yang lama sekali dan Nicole tidak mau membuang waktunya untuk menemani ibunya belanja.

”kau harus ikut. Tadi mom habis bertemu dengan calon mertuamu, dan akhirnya kami memutuskan untuk mempertemukanmu dengan anak mereka malam ini. Makanya kau harus ikut belanja pakaian untuk nanti malam”.

”aku sudah kenal dia kok”. Nicole keceplosan bicara. Yah.. Sepertinya memang dugaan Nicole tidak salah. Cowok itu pasti Key, apalagi tadi orangtua Key juga sedang tidak berada dirumah, mereka pasti bertemu dengan ibunya.

”kau sudah tahu siapa orangnya?”. Ibu Nicole agak kaget mendengar jawaban Nicole.

”yes”. Jawab Nicole malas.

”kalau begitu bagus! Apa pendapatmu tentangnya cole?”. Ibu Nicole terlihat sangat bersemangat.

”hmmp.. Agak.. Lumayan”. Nicole menjawab dengan setengah hari. Kalau boleh jujur ia tadi ingin menjawab ‘dia mengerikan seperti monster’ tapi tidak jadi ia katakan, takut membuat ibunya marah.

Ibu Nicole tidak banyak bertanya lagi. Ia menyuruh Nicole cepat bersiap untuk belanja.

Dengan malas Nicole menuruti kata-kata ibunya. Ia diam saja saat ibunya memilih gaun malam untuknya. Nicole tidak mengerti, mengapa ia harus seformal ini hanya untuk bertemu dengan KEY.

Malampun tiba, Nicole dan ibunya diantar oleh supir mereka ke restoran yang akan menjadi tempat pertemuan Nicole dengan jodohnya. Sebenarnya Nicole gugup, bagaimana kalau pemuda itu bukan Key??

Saking gugupnya sampai Nicole sakit perut, begitu turun dari mobil ia minta ijin pada ibunya untuk pergi ke toilet. Ibu Nicole hanya mengiyakan sambil berusaha bersabar menghadapi kelakuan putri semata wayangnya ini.

Nicole lama berada dikamar mandi, sebenarnya ia sengaja mengulur waktu. Ia belum siap bertemu dengan Key.. Ia terlalu gugup. Tapi akhirnya setelah 15 menit dikamar mandi, Nicole merasa tidak tega membiarkan ibunya menunggu dan akhirnya ia keluar dari kamar mandi. Saat itulah pandangannya menangkap sosok yang tidak asing sedang berada didepan kamar mandi laki-laki. Sosok itu juga menyadari keberadaan Nicole, ia menghampiri Nicole.

”ngapain kau disini?”. Tanyanya, sementara Nicole hanya bengong. Oh.. God!!

_to be continue_

 

poster byYeonniaArt@KoreanChingu and kikyuzaraaa

Iklan

15 thoughts on “Friend and love part 2

  1. keiriangel_ berkata:

    pasti itu tunangannya bukan key kan? 😕
    Si minho atau si jinun nih tunangannya si cole? >.< Penasaraaaannn XD
    kak cepetan di post dong lanjutannya… :3

  2. KeyColeForever berkata:

    Nicole asik kepikiran Key tuh sampe sampe kebawa mimpi :3
    kayaknya Nicole udh mulai ada rasa sama Key,
    semoga mimpinya jadi kenyataan yaa >___<

    Seohyun adik tirinya Key ? syukur deh, kirain bakalan jadi orang ketiganya KeyCole ._.

    ituu TBC nya bikin gregetan 😐
    penasaran siapa sih yg dijodohin sama Nicole !

  3. myonewworld berkata:

    key bukan ya?? kalo beneran key gimana?? xd

  4. shin hyun-rim berkata:

    TBC nya bkn nyesek banget,banget,banget ..
    It tunangan’a siapa ????
    Gmana kalo bkn key.. #ngakrela

    shock pas tau si seohyun adik tiri key ,kirain bkal jd org ke 3 ..
    Neng honey udh muncul ,ntar bkal jd pcr nya mas belo’ ya .. #dijewerjunhyung

    Nicole lucu bgtz ,,kemana-mana yg dipkrn cm key ,,pdhl bru 2 hr ,tp udh sgt nya sma key ,,
    key ,jgn galak2 ya ..tmbh serem ntar ,ok !!!!

  5. rhaeFISHY 이동해 berkata:

    Huee itu cole uda mulai cemburu lalala
    Seohyun adik tiri key? O.o ga nyangka!
    Aku kira ada hubungan apa gitu sama si Key.
    Itu cowok yg dijodohin sama cole, key kan? Iya kan? Jangan yg lain ya (╥﹏╥)

  6. Mrs.Walcott berkata:

    d tnggu part 3 nyaa 🙂

  7. verrakim_ berkata:

    Oh god!
    Cole mikirin key sampe kebawa mimpi.
    Ckckck
    aku curiga tunangan cole bukan key,tapi jinwoon -_-a
    part3 nya dipost secepatnya ya unn 🙂

  8. oktaphan berkata:

    Ya tuhan. Ak ngebayangin kejadian d altar itu. . Yg key teriak cole hrus bljar n bsa bhsa korea dlu, bru dy rela nikah sma cole. .
    Asli, ak tersentuh sma tingkahny key, yg kliatan arogan, seenakny sndri, cuek, tp nyatany perhatian bgd.

  9. ully2107 berkata:

    kyaaaa~
    nimbrung yaa~ 😀
    kereeen ><
    aku tunggu part 3 nyaaaa …
    gak sabar nih -o-

  10. adelia berkata:

    siapa calon tunanganny????
    penasarn!!!
    semoga key! jgn jinwoon ato minho!

  11. diniFelicita berkata:

    OMG siapa yang dijodohin sama nicole???

    key bukan???

    #gigit jari

  12. cieee nicole mulai cemburu ecieee… btw aku nyesek banget pas terakhirnya…
    siapa tunangan nicole? jangan bilang jinwoon.. soalnya aku udah curiga kalo dia tunangan nicole…

  13. Michella berkata:

    aaah …
    nicole udah mlai cemburu ..
    jinwoon keliatannya bakalan suka sama nicole ..
    tapi, orang yang di restoran ini siapa ? key apa jinwoon yah ?
    lanjut 😀

  14. tanda-tanda Cole suka sama Key tuh, makanya mimpiin kalo dia nikah sama Key XD. Seohyun kok gitu amat sih sama Nicole? .-. lanjut ke next chap! XD

  15. hanyani98 berkata:

    kira-kirA siapa yaA cAlon sUamix nicolE??? jadi pEnasaraN,,,
    laNjuT part 3,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s