SHINee bakery VS KARA bakery part 2

author: kikyuzaraaa

cast : SHINee KARA member

genre: family, romance

ratting: G

Hara terus memperhatikan Jiyoung yang sedari tadi melamun sambil tersenyum sendiri. Ada yang tidak beres dengan adik bungsunya ini.

“kenapa sih jing?”. Hara menepuk bahu jiyoung, menyadarkannya dari lamunan.

“aah.. Eonnie kau membuatku kaget!”. Kata jiyoung terkesiap.

“kau kenapa? Salah minum obat?”. Hara terus menatap jiyoung curiga. Sikap jiyoung memang tidak seperti biasanya. Ia jadi agak sedikit centil sejak pulang sekolah tadi. Dan kalau diperhatikan, Jiyoung juga tidak berhenti tersenyum. Benar-benar mengkhawatirkan.

“eonnie”. bukannya menjawab jiyoung malah memeluk Hara. “mau kuberitahu rahasiaku?”. Bisik jiyoung ditelinga Hara.

“rahasia apa?”. Tanya Hara penasaran. Jiyoung terus bergelut manja pada kakaknya itu. Tapi bibirnya masih tetap tersenyum.

“aku jatuh cinta”. Jiyoung berbisik ditelinga Hara.

“mwo?? Siapa laki-laki yang berhasil menggoda adikku ini?”. Hara menatap jiyoung tidak percaya. Baru kali ini jiyoung mengaku sedang jatuh cinta. Dan sikap jiyoung berubah drastis. Siapapun orangnya pasti telah berhasil merayu jiyoung. Padahal Hara berani taruhan, tidak mudah mendekati jiyoung yang polos. Ia sama sekali tidak mengerti cinta. Dulu pernah ada seorang pemuda bernama Dongho yang menyatakan cintanya pada jiyoung lewat sebatang cokelat dihari valentine. Dengan senang hati jiyoung menerima cokelat pemberian Dongho, ia sama sekali tidak menyadari bahwa Dongho mengharapkan balasan cinta darinya. Dan akhirnya sampai sekarang Dongho jadi menjauhi Jiyoung karena merasa ditolak. Sementara jiyoung sampai saat ini tidak mengerti alasan Dongho menjauhinya. Hara tahu, adiknya ini tidak bermaksud menolak Dongho. Hanya saja jiyoung sama sekali buta soal cinta. Ia tidak tahu apapun tentang cinta. Ia bahkan tidak tahu makna dari sebatang cokelat valentine.

Dan sekarang jiyoung mengaku sedang jatuh cinta. Itu sangat luar biasa bagi Hara.

“Dia pangeranku.. Dia tampan sekali. Eonnie pasti akan jatuh cinta kalau melihatnya”.

Hara masih menatap adiknya itu dengan tatapan tidak percaya. Ia senang akhirnya Jiyoung bisa merasakan jatuh cinta. Tapi ia khawatir Jiyoung akan sakit hati. Hara sama sekali tidak ingin siapapun melukai adik kecilnya ini.

 

******

Seungyeon duduk melamun menatap jendela. Tatapannya tidak terfokus. Pikirannya sedang tidak bersatu dengan raganya. Ia masih memikirkan pemuda yang ditemuinya ditoko buku tadi. Pemuda itu menyebut namanya. Ia tersenyum kepadanya, tapi seungyeon tidak mengerti maksud dari senyumannya.

“eonnie.. untung kau beli buku ini. Aku akan membutuhkannya untuk menghadapi pemuda bernama Key itu”. Nicole sebenarnya sedang bicara dengan Seungyeon. Tapi yang diajak bicara justru malah melamun, Nicole jadi seperti bicara pada dirinya sendiri.

“aku tidak suka dengan teman pemuda tadi. Siapa namanya?”. Gyuri yang baru saja selesai menutup toko roti, masuk dan langsung menyambar bicara dengan nicole.

“temannya key? Jonghyun namanya. Dia bukan temannya, tapi hyungnya”. Jelas nicole pada gyuri.

“aku tidak suka dengan pemuda bernama jonghyun itu. Dia menatapku seakan ingin memakanku”.

Nicole tertawa mendengar ucapan gyuri. Pemuda bernama jonghyun itu harus hati-hati berhadapan dengan kakak tertuanya ini. Tidak mudah berhadapan dengan seorang goddess seperti gyuri.

“pokoknya aku harus menang melawan key. Entah mengapa firasatku mengatakan jika aku kalah darinya kita akan hancur”. Kata nicole lirih.

“maksudmu?”. Tanya gyuri tidak mengerti.

“entahlah, yang jelas aku harus menang”.

 

******

 

Minho menghampiri Taemin yang sedang sibuk mengerjakan PRnya.

“bagaimana tadi?”. Tanya minho pada taemin.

Taemin terus mengerjakan PRnya seakan tidak mempedulikan kehadiran minho.

“apa kau berhasil merebut hati Jiyoung?”. Tanya minho lagi, ia belum menyerah. Ia ingin tahu hasil kerja Taemin hari ini.

“lumayan”. Jawab taemin datar.

“lumayan? Lumayan bagaimana?”.

“pokoknya aku sudah kerjakan sesuai dengan yang hyung ajarkan”. Kata taemin agak kesal karena minho mengganggu konsentrasinya mengerjakan PR.

“ceritakan padaku detailnya”. Minho sama sekali tidak menyadari adiknya itu sedang tidak ingin diganggu.

“Hyung!!! Aku sedang sibuk! Nanti saja ceritanya!”. Kata taemin kesal.

Minho tersenyum melihat ekspresi wajah adik bungsunya itu. Taemin walaupun sedang kesal tetap saja terlihat imut.

 

******

“Ya.. Kalian ini sedang apa sih??”. Key berkata keras begitu masuk keruang keluarga ia mendapati jinki sedang meminum bir sementara jonghyun sedang asik menonton film dewasa lewat laptopnya.

“hyung!! Itu apa? Kau kan sudah janji pada appa tidak akan mabuk lagi”. Kata key galak pada jinki.

“cuma satu botol, lagipula satu botol tidak membuatku mabuk”. jinki membela diri.

“kau juga sedang nonton apa hyung?”. kali ini key bertanya pada jonghyun yang sedang menikmati filmnya.

“isshh.. Kalian ini menjijikan! Kalian itu yang tertua disini. Kasih contoh yang baik untuk kami”. Key mulai mengomel.

“sekali ini saja key, sungguh film ini bagus sekali. Pemeran utamanya mirip dengan gyuri”. Kata jonghyun dengan wajah mesum.

Key menatap kedua kakak tertuanya itu tidak percaya. Kalau begini terus ia sangsi SHINee bakery bisa mengalahkan KARA bakery.

 

******

Gyuri dan Seungyeon, keduanya berjalan menyusuri pertokoan tempat mereka biasa berbelanja bahan pokok untuk toko roti. Hari masih pagi, namun mereka berdua sudah terlihat repot dengan barang yang harus mereka beli. Untung saja hari ini seungyeon sedang tidak kuliah, jadi ia bisa menemani gyuri berbelanja sementara Nicole saat ini sedang berada didapur dan berusaha menciptakan resep roti baru untuk KARA bakery.

“Ham kau pergi beli telur sementara aku beli terigu”. Kata gyuri pada seungyeon. Mereka harus membagi tugas agar semua barang yang mau dibeli bisa terbeli sebelum waktunya membuka toko roti.

 

Gyuri membawa banyak plastik berisi terigu ditangannya. Matanya mencari sosok seungyeon. Harusnya seungyeon sekarang sudah menyusulnya ditoko terigu, tapi seungyeon belum muncul. Gyuri jadi kebingungan.

“ada yang bisa kubantu nona cantik!”. Seseorang bicara pada gyuri, gyuri mengenalinya. Pemuda itu adalah pemuda yang kemarin datang ke toko roti, kalau tidak salah namanya jonghyun.

“tidak terima kasih!”. kata gyuri ketus, ia memang tidak menyukai jonghyun sejak pertama kali bertemu dengannya.

Gyuri mengeluarkan handphonenya bermaksud menelpon seungyeon.

“kau dimana?”. Tanya gyuri pada seungyeon begitu seungyeon mengangkat teleponnya.

“gyul, mianhae. Aku sudah ada dirumah. Tadi perutku sakit jadi aku buru-buru pulang”.

“aissh!! Kau bagaimana sih. Lalu bagaimana caranya aku membawa pulang terigu sebanyak ini?”.

“naik taksi saja”. Saran seungyeon.

“ya sudah kalau begitu”. Gyuri mematikan sambungan teleponnya. Ia agak kesal dengan seungyeon.

“sepertinya kau butuh bantuanku”. Pemuda bernama jonghyun itu ternyata menguping pembicaraan gyuri. Tanpa disuruh ia mendekat lalu membawa beberapa pelastik belanjaan gyuri ditangannya.

“Ya!!! Siapa yang menyuruhmu menyentuh barang belanjaanku!”. Kata Gyuri galak.Bukannya takut, Jonghyun malah tersenyum. Ia pikir Gyuri jika sedang marah terlihat lebih seksi.

“nunna diam saja, aku antar dengan mobilku”. Jonghyun dengan percaya diri memasukkan barang belanjaan Gyuri kedalam mobilnya. Gyuri jadi semakin kesal karenanya.

“apa maumu sebenarnya? Aku bahkan tidak mengenalmu!”. Nada bicara Gyuri meninggi.

“kalau begitu kita kenalan dulu. Namaku Jonghyun”. Lagi-lagi Jonghyun tersenyum dengan percaya diri. Sementara Gyuri membuang muka. Ia benar-benar jengkel dengan pemuda dihadapannya ini.

Jonghyun tidak mempermasalahkan sikap Gyuri padanya. Ia terus melanjutkan pekerjaannya, memasukkan barang belanjaan Gyuri kemobilnya.

“nunna, sampai kapan kau mau berdiri terus? Ayo naik!”. Kata Jonghyun tanpa rasa bersalah.

Gyuri menghentakkan kakinya ditanah keras, dengan kesal dan terpaksa ia menaiki mobil Jonghyun.

 

******

 

Jiyoung dan Sulli sedang berada di perpustakaan. Mereka sedang mencari bahan untuk tugas makalah mereka.

“jing, gimana nih. Otakku buntu tidak ada ide untuk bahan makalah biologi kelompok kita”. Kata Sulli putus asa.

Jiyoung memutar otaknya. Mencari ide untuk bahan makalah mereka. Buku-buku diperpustakaan ini sama sekali tidak membantu.

“gimana kalau kita buat penelitian tentang kupu-kupu?”. Saran Jiyoung setelah lama berpikir.

“kau atur saja deh. Aku tinggal tunggu perintahmu”. Kata Sulli enteng. Inilah sikap Sulli yang paling tidak disukai Jiyoung. Sulli sering angkat tangan dan tidak bertanggung jawab dengan tugas-tugasnya.

 

Sepulang sekolah Jiyoung mengajak Sulli ke taman belakang sekolah. Ia bermaksud menangkap kupu-kupu yang ada dibelakang sekolah untuk bahan makalah.

“Mianhae Jing, aku harus les piano”. Kata Sulli saat Jiyoung mengajaknya.

Jiyoung hanya bisa mengiyakan saja, dan akhirnya pergi kebelakang sekolah sendiri. Dalam hati sebenarnya ia agak kesal dengan Sulli yang tidak bertanggung jawab.

Jiyoung berusaha menangkap seekor kupu-kupu yang ada ditaman. Tapi ternyata sulit, terlebih lagi jiyoung tidak membawa alat. Setelah hampir 1 jam berjuang sendiri menangkap kupu-kupu, akhirnya Jiyoung menyerah. Ia terduduk dipinggir taman, kelelahan karena usahanya tadi menangkap kupu-kupu.

“kau haus?”.

Jiyoung mencari sumber suara, dan jantungnya langsung berpacu cepat saat melihat pangerannya. Taemin sedang mendekat ke arah Jiyoung. Ia mengulurkan botol minuman pada Jiyoung.

“aku tahu kau pasti haus”. Taemin tersenyum pada Jiyoung.

Dengan tangan gemetar Jiyoung menerima minuman yang diberikan Taemin lalu meminumnya.

“apa yang sedang kau cari disini?”. Mata Taemin terus memperhatikan Jiyoung, itu membuat Jiyoung merasa tidak nyaman. Ia gugup setiap kali menyadari Taemin sedang menatapnya.

“aku mencari kupu-kupu untuk bahan makalah”. jawab Jiyoung pelan.

“kau ini bodoh atau apa sih? Masa menangkap kupu-kupu tanpa alat? Itu sangat mustahil”. Taemin tertawa, dan tawanya itu berhasil membuat Jiyoung seperti melayang.

“lalu aku harus bagaimana? Aku memang tidak punya alat untuk menangkapnya”. Jiyoung bisa merasakan wajahnya panas, dan pasti saat ini wajahnya sudah sangat memerah.

“aku punya buku tentang kupu-kupu lengkap dengan foto dan informasi proses metamorfosisnya”.

“jinja?? Hmmp.. Boleh aku pinjam bukunya”. Tanya Jiyoung ragu.

“tentu saja boleh, besok aku bawakan untukmu”. Taemin mengedipkan sebelah matanya pada Jiyoung, dan Jiyoung tidak mengerti apa maksudnya tapi yang jelas Taemin benar-benar keren saat melakukannya.

 

Besoknya, Taemin mendatangi Jiyoung dikelas. Teman-teman Jiyoung langsung gempar. Mereka langsung menggosipkan Taemin dan Jiyoung.

“buku yang kumaksud kemarin”. Kata Taemin pada Jiyoung sambil menyerahkan buku tebal tentang kupu-kupu.

Sulli yang duduk disamping Jiyoung tidak mempercayai penglihatannya. Taemin pujaan hatinya datang menemui Jiyoung, dan mereka terlihat akrab.

“gumawo oppa”. Jiyoung tersenyum manis pada Taemin.

“lain kali kalau kau butuh bantuan katakan saja padaku. Aku siap membantumu”. Taemin membalas senyuman Jiyoung.

Mulut sulli masih menganga saat Taemin meninggalkan kelas Jiyoung. Ia tidak percaya Taemin dan Jiyoung terlihat begitu dekat.

“Jing!!! Kenapa kau tidak cerita padaku kalau kau kenal dekat dengan Taemin oppa?”. Kata Sulli kesal.

“dekat apanya sih? Aku juga baru kenal kok”.

“apa kau menyukainya?”. Tanya sulli spontan. Ia benar-benar tidak rela kalau Taemin dan Jiyoung saling jatuh cinta.

Jiyoung mengigit bibirnya, ia bingung harus menjawab apa. Haruskah ia jujur pada Sulli bahwa ia menyukai Taemin.

“Taemin oppa milikku. Kau tidak boleh merebutnya!!!”. Kata Sulli dengan tegas. “kalau kau merebut Taemin oppa dariku, persahabatan kita putus selamanya!!!”.

Jiyoung meringis mendengar peringatan Sulli. Ia jadi bingung harus berbuat apa.

 

******

Nicole sedang sibuk melayani pelanggan yang datang ke toko rotinya. Sementara Gyuri sedang membersihkan dapur, Nicole mengambil alih melayani pelanggan.

“apakah disini ada strawberry cake??”. Seorang pelanggan yang baru datang bertanya pada Nicole. Pelanggan itu mengenakan topi sehingga Nicole tidak dapat melihat jelas wajahnya.

“maaf strawberry cakenya sudah habis”. Jawab Nicole ramah, hari ini KARA bakery ramai seperti biasanya. Banyak roti yang sudah habis terjual padahal hari masih siang.

Pelanggan itu membuka topinya, dan Nicole mengenali siapa dia. Key.. Pemuda yang menantangnya lomba masak.

“sayang sekali, padahal aku ingin mencoba strawberry cake buatanmu”. Key tersenyum sinis, dan Nicole mengartikannya sebagai senyuman mengejek.

“kau bisa mencoba cake kami yang lain”. Nicole berusaha bersabar menghadapi Key.

“bagaimana kalau aku mau membelimu??”.

PLAK

Sebuah tamparan melayang ke pipi Key. Pemuda itu meringis, dan memegangi pipinya yang terasa perih.

“apa tujuanmu sebenarnya??”. Kata Nicole emosi. Kesabarannya sudah habis menghadapi pemuda menyebalkan dihadapannya ini.

Key tersenyum, senyuman yang menyebalkan bagi Nicole.

“kau marah seperti ini jadi lebih terlihat manis”.

Nicole membuang muka. Benar-benar sebal diperlakukan tidak sopan seperti ini oleh pemuda yang baru dikenalnya.

“aku datang kemari sebenarnya hanya ingin memberikan ini”. Key mengulurkan selembar kertas pada Nicole. Kertas berisi formulir pendaftaran untuk mengikuti lomba memasak. “minggu depan kita bertemu lagi. Ingat konsekuensinya jika kau kalah kau harus menuruti semua permintaanku”. Lagi-lagi key tersenyum licik. Lalu tanpa pamit ia pergi.

 

******

 

Seungyeon sedang duduk dikelasnya sambil membaca buku pelajarannya. Dosennya terlambat masuk, jadi ia menghabiskan waktu menunggunya dengan membaca.

Karena terlalu serius membaca Seungyeon sampai tidak menyadari seseorang duduk disampingnya dan terus memperhatikannya.

Sampai akhirnya dosen masuk, dan memulai pelajaran.

“siapa kau?”. Dosen itu menunjuk ke arah seungyeon. Seungyeon jadi bingung sendiri.

“aku?? Aku Jinki”. Pemuda disamping seungyeon menjawab. Rupanya dosen itu tidak bicara pada seungyeon melainkan dengan pemuda yang duduk disampingnya. Dan seungyeon mengenali siapa pemuda itu.

“kau bukan muridku, kenapa berada disini?”.

Pemuda bernama Jinki itu tersenyum seakan tidak merasa bersalah.

“Mian.. Aku hanya ingin bicara sebentar dengan salah satu muridmu”. Jinki melirik Seungyeon. Lalu ia mendekatkan bibirnya ke telinga Seungyeon. “aku menunggumu ditempat kemarin”. Bisiknya ditelinga seungyeon. Jinki tersenyum pada Seungyeon, senyuman penuh arti seperti yang kemarin ditunjukannya. Lalu dengan percaya diri ia keluar kelas tanpa rasa bersalah.

 

Seusai kuliah, Seungyeon menunggu Taeyeon didepan kelas Taeyeon. Sampai akhirnya sahabatnya itu muncul.

“tumben sekali kau menungguku, ada apa?”. Tanya Taeyeon yang kaget melihat Seungyeon menunggunya didepan kelas.

“aku butuh bantuanmu”.

Seungyeon menjelaskan pada Taeyeon soal pemuda bernama Jinki yang saat ini sedang menunggunya ditoko buku. Ia meminta Taeyeon menemaninya menemui Jinki.

“kau lucu sekali hammie, masa kau tidak sadar sih?? Pemuda bernama Jinki itu menyukaimu. Dan aku tidak mungkin menemanimu menemuinya. Ia ingin berduaan denganmu”. Taeyeon menertawakan sahabatnya, Seungyeon terlalu kaku dalam hal percintaan. Diotak Seungyeon hanya ada buku dan pelajaran. Ia sama sekali belum pernah berpacaran. Dan Taeyeon jadi geli sendiri melihat Seungyeon kebingungan saat seorang pemuda berusaha mendekatinya.

 

Dengan paksaan dan dukungan dari Taeyeon akhirnya Seungyeon menemui Jinki sendirian ditempat yang sudah dijanjikan. Jinki terlihat sangat senang begitu melihat Seungyeon datang.

“kau datang”. Jinki tersenyum, lagi-lagi senyuman itu.

“kau mau apa sebenarnya?”. Tanya seungyeon agak ketus.

“apa kau suka nonton film??”. Jinki malah balik bertanya.

Seungyeon diam saja, tidak menjawab pertanyaan Jinki.

“kalau kau diam saja, berarti kau tidak menolak”. Jinki menarik tangan seungyeon mengajaknya pergi.

“menolak?? Kau mau apa sebenarnya??”. Seungyeon berusaha memberontak tapi Jinki memegang tangannya terlalu erat sehingga ia tidak bisa melepaskannya.

 

******

Jinki mengajak Seungyeon menonton film dibioskop. Dan ini adalah kali pertamanya Seungyeon pergi menonton bioskop tidak dengan Nicole. Biasanya ia dan Nicole sering pergi menonton berdua setiap akhir pekan.

Seungyeon merasa tidak nyaman, terlebih lagi Jinki memilih film horor sebagai tontonan mereka. Seungyeon sangat membenci film horor. Itu bukan genre favoritnya.

 

Ditengah pertunjukan, seungyeon ketakutan setengah mati. Ia berkeringat dingin saking ketakutannya. Sementara Jinki yang duduk disampingnya dengan santai menikmati film yang sedang diputar. Saat adegan difilm menampakan sosok menyeramkan, seungyeon tidak sengaja meremas tangan Jinki yang berada disampingnya. Dan Jinki tersenyum karenanya.

“kau takut?”. Tanya Jinki.

“tidak usah ditanya!!!”. Jawab Seungyeon sebal. Wajahnya pucat sekarang.

“kau boleh meremas tanganku kalau kau takut”. Jinki melirik tangan Seungyeon yang masih meremas tangannya. Dan secepat kilat seungyeon langsung menarik tangannya. Ia sebal pada reaksi spontannya yang meremas tangan Jinki.

 

 

******

 

BRUK

 

Lagi-lagi Hara terjatuh saat melakukan salah satu gerakan ballet. Gerakan ini sangat sulit untuknya, itulah sebabnya sekarang ia berlatih sendirian diruangan yang biasa ia gunakan berlatih bersama teman-temannya. Hari sudah sore, tapi Hara masih terus berlatih. Ia harus menguasai gerakan ini. Karena gerakan inilah yang akan diujikan oleh gurunya. Jika Hara lulus ujian ballet ini, Hara akan tampil diacara khusus yang diselenggarakan kampusnya. Acara itu dihadiri pemballet terkenal, dan Hara bertekad untuk tampil diacara tersebut.

“sudah 5 kali kau terjatuh”. Suara bass terdengar diruangan yang sepi itu. Beberapa detik kemudian, sosok pemuda yang tidak asing bagi Hara muncul.

“kenapa kau ada disini?”. Tanya Hara pada pemuda itu.

“aku sedang menontonmu berlatih”. Pemuda bernama Minho itu tersenyum pada Hara.

Hara malu, Minho pasti melihatnya terjatuh dan melakukan banyak kesalahan tadi.

“kau hanya kurang tegak”.

“eh?”.

“gerakanmu tidak sempurna karena kau kurang tegak saat melakukannya”.

Hara tidak percaya Minho mengomentari gerakan balletnya.

“aku memang tidak pandai dalam hal tari ballet. Tapi aku sering melihat pertunjukkan ballet. Dan kupikir gerakanmu tadi kurang sempurna karena kau kurang tegak saat melakukannya”. Jelas Minho.

Hara tertunduk, ia benar-benar merasa malu.

“apa kau sudah cape?”. Minho memperhatikan Hara yang masih menunduk.

“aku tidak yakin aku bisa”. Jawab Hara lirih. “aku terlalu bodoh untuk gerakan ini”.

Minho menyentuh wajah Hara, menariknya pelan sehingga Hara menatapnya.

“kau tidak yakin???”. Minho menatap mata Hara dalam. “padahal aku mendukungmu sepenuhnya, kau membuatku kecewa”.

“kenapa kau mendukungku? Kau bahkan tidak terlalu mengenalku?”.

“karena dari awal aku melihatmu, aku yakin kau spesial”.

Hara membalas tatapan Minho. Tatapan itu terlihat meyakinkan. Minho berhasil menumbuhkan keyakinan dalam diri Hara.

“gumawo”. Kata Hara pelan.

Minho tersenyum, ia membantu Hara berdiri.

“semangat!!! Kau pasti bisa!”. Minho berkata keras berusaha menyemangati Hara.

Hara tersenyum pada Minho. Pemuda bernama Minho ini telah menumbuhkan keyakinan tersendiri pada dirinya.

 

_ToBeContinue_

 

aku mau vote nih, diantara couple diatas siapa yang paling kalian suka?? Dijawab ya..

And dont forget leave your comment^^

Iklan

10 thoughts on “SHINee bakery VS KARA bakery part 2

  1. dini berkata:

    jjong harus berusaha untuk menaklukkan hati gyuri…gyuri mang g gampang ditaklukkan jjong…
    si minho mang suka diam-diam memperhatikan hara…di kehidupan nyata juga begitu…
    waduh…gawat si giant baby dah masuk perangkap ni….
    si onew bisaaa aja ngajakin ham nonton film horor dan memanfaatkan keadaan…
    g sabar nih nunggu pertarungan keycole (di arena dapur)…smg nicole menang…

  2. MinHara.IS.Love berkata:

    MINRA MINRA MINRA!!!!
    Plg suka MinRA..
    Wadhooo feeling aku ga enak nh…
    Kayaknya si Hara bkl cepet masuk perangkap Minho…
    Dan kayaknya Hara jg bkl patah hati bgt.. Soalnya kan Minhonya playboy gtu #samakayakaslinya
    Si Jing mlh terang-terangan udh fall in love sm Taemin…
    Sm kayak Hara. aku khawatir sm bocah ini…
    Ini kok Shinee ga ada yg bener yah.. Tingkahnya pd ga sopan semua…
    Si Onew kerjaannya teler mulu, si Key mau ngebayar Nicole. emang Nicole cwek apaan?? Dtg si Jjong, ms Goddes dsamain sm bintang bokep… Koplak bgt deh kelakuaannya…

    Nice fic by the way…
    Up date soon.. Hwaiting!!!

  3. keiriangel_ berkata:

    ckckck.. ==”
    Nyunyu~.. gak boleh minum-minum sendirian.. ==” ajak gw jga dong~ XD Byar berpesta pora kita.. XD

    btw, ntu ya alloh.. SHINee memberdeul.. ==” PARAH..
    jing jatuh sama rayuan gaje*menurutaku* Taem? O.O
    nah loh.. Hara malah kayaknya uda tersepona gitu sama playboy kodok minong.. O.O
    ntu si nyunyu jga.. ==” nyari” kesempatan *bejek-bejeknyunyu*
    jjong, selamat berjuang mendekati goddess gyul oke? O.<
    key aneh deh di sini.. =="

  4. Tiya Hazlee berkata:

    diantara semua couple diatas aku paling suka minra….mereka sweet sangat…thanks yaa kak….

  5. oktaphan berkata:

    G jd yg pertma ngomen. . 😦
    Psangan favorit, onyeon! ! N keycole! ! *dlam cerita ini*.
    Cz ak pnsran klo onew jd bad boy. Slama ini ceritany onyeon kan so sweet smua. N onew jg cwok baek” terus.nyu. .nyu. . Km klo lg mabok jgn ke seungyeon y. Bahaya.
    Biasany ak ska jimin stlah onyeon, tp d crita ini keycole menang! ! Key, jgn terlalu snis gtu ma cole.
    Jing, km terlalu polos y? ? Smpe mw d gituin ma sulli, wlopun dy shbatmu. Itu kan tgas bersma. Ckckckck

  6. Tifadut05 berkata:

    MinRa ~~

  7. femke_onyeon berkata:

    suka banget sama JIMIN dan ONYEON !!! couple mereka yang bikin aku tambah penasaran akhirnya kaya gimana hehehe seru banget ff nya ga sabar baca ff yang part 3 nya ^_^ ayooo dong eonni dipercepat part 3 nya yaaaa 🙂 hehehe

  8. waduh anak shinee bandel semua yak -___-
    aku takutnya nanti si hara ketipu ama pesonanya minho yang play to the boy -__- sama si jiyoung yang ,… ya ampun polos!

    aku paling suka onyeon disini! onewnya bad boy bener -_- terus si seungyeon juga ketus banget sama onew.. wakakaka!

  9. onyeon couple berkata:

    Hidup onyeon hahahaha bkin mrka happy ending..please..

    Especially onyeon hahaha

  10. onyeon couple berkata:

    Hidup onyeon hahahaha bkin mrka happy ending..please..

    Especially onyeon hahaha

    Bnyakin crta onyeonnya ya

    Sku suka gaya tulisanmu ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s