SHINee bakery VS KARA bakery part 1

author: kikyuzaraaa

cast : SHINee KARA member

genre: family, romance

ratting: G

Pagi menjelang siang. Suasana disebuah rumah terlihat kacau. Mendadak semua pelayan sibuk membangunkan majikan mereka yang masih tertidur pulas.

“Deoryeonnim bangun..”. Pelayan wanita paruh baya itu mengguncang tubuh anak tertua majikannya agar ia terbangun.

Jinki pelan2 membuka matanya. Semalam ia mabuk, jadi kepalanya masih terasa pusing.

“KENAPA KAU MEMBANGUNKANKU?”. Ia membentak pelayannya.

“Lee Sajangnim memanggil anda”. Kata pelayan itu pelan.

Jinki mau tak mau bangkit dari tempat tidurnya. Ayahnya memanggilnya? Ada apa memangnya?

Jinki agak heran saat masuk keruang ayahnya ia mendapati ke 4 adiknya juga ada disana. Mereka duduk melingkari meja besar diruangan itu, terkesan seperti sedang rapat.

“kau anak tertua, tapi kau yang paling buruk!”. Ayahnya menatap Jinki tajam. Tatapan yang selalu ditakuti Jinki dan adik2nya.

Jinki mengambil tempat duduk persis disamping Key adik ke 3nya. Ia tidak mengerti mengapa mereka dikumpulkan disini.

“baiklah, semua sudah berkumpul. Aku ingin memberi pengumuman penting. Dengarkan baik2!”.

Ke 5 pemuda itu mendengarkan ayah mereka dengan seksama. Perasaan mereka agak sedikit tidak enak.

“Karena usiaku yang semakin tua, aku memutuskan untuk pensiun. Dan menghabiskan masa tuaku di Amerika. Semua bisnisku kuserahkan kepada orang kepercayaanku sampai kalian siap untuk menggantikanku. Kecuali SHINee bakery. Aku serahkan kepada kalian. Kalian kuberi wewenang penuh untuk mengurus SHINee bakery. Aku ingin lihat tanggung jawab dan kerja sama kalian dalam mengelola SHINee bakery”. Soo man menatap ke lima putranya satu persatu.

“Jinki!”. Jinki langsung terkesiap begitu ayahnya menyebut namanya. “karena kau yang paling tua, kaulah yang kutunjuk sebagai pemimpin dari keempat adikmu dalam mengelola SHINee bakery. Berhenti mabuk dan bertanggung jawablah pada tanggung jawabmu!”.

Jinki tidak berani menatap wajah ayahnya, ia menunduk.

“Jong Hyun! Kau harus menggunakan otakmu untuk hal yang lebih bermanfaat! Hilangkan kebiasaan burukmu menonton video2 tidak berguna”.

“Key Bum! belajarlah untuk menghargai perasaan orang lain. Kau harus bisa menghargai orang lain agar kau dihargai oleh orang lain”.

“Minho! Berhentilah mempermainkan wanita, gunakan waktumu untuk hal yang lebih bermanfaat!”.

“Taemin! Berhenti merengek! Jadilah dirimu sendiri, jangan cengeng. Kau harus bisa bersikap dewasa”.

Soo man memperhatikan raut wajah kelima putranya itu. Mereka tampak terkejut dengan keputusannya menyerahkan SHINee bakery pada mereka. Namun inilah caranya mengajari kelima putranya itu agar bisa lebih bertanggung jawab.

*******

Hari itu juga Soo Man berangkat ke Amerika. Kini Jinki dan adik2nya berkumpul diruang keluarga setelah mengantar ayah mereka ke bandara.

Jinki terlihat tidak bersemangat, tanggung jawab yang diserahkan ayahnya padanya sungguh berat dan ia merasa tidak mampu.

“baiklah”. Jinki menghirup udara dalam2 untuk merilekskan tubuhnya. “sekarang kita mulai mengatur strategi untuk mengelola SHINee bakery”.

Jinki mengambil berkas yang diberikan oleh ayahnya sebelum ia pergi. Berkas yang berisi data penting tentang SHINee bakery.

“aku sudah membaca ini. Omset penjualan menurun drastis sejak sebulan terakhir. Dan setelah diselidiki penyebabnya adalah sebuah toko roti yang baru saja didirikan. Toko roti bernama KARA bakery”. Jinki berusaha menunjukkan wibawanya saat bicara. Bagaimanapun juga sekarang ia adalah pemimpin adik2nya.

“jadi kita punya saingan?”. Key menyimpulkan.

“berarti langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menyingkirkan saingan kita”. Jonghyun memberi pendapatnya.

“apa kalian ada ide?”. Jinki menatap ke empat adiknya itu.

“apa ada informasi tentang siapa pemilik KARA bakery?”. Key bertanya pada Jinki.

“pemiliknya adalah lima orang gadis bersaudara. Gyuri, Seungyeon, Nicole, Hara, Jiyoung”. Jinki membaca tulisan tentang pendiri KARA bakery yang ada diberkasnya.

“dekati mereka”. Suara bass minho akhirnya terdengar setelah lama ia hanya diam. “dekati mereka, ambil hatinya”. Sifat keplayboyannya belum hilang.

Key merebut berkas dari tangan Jinki. Ia membaca profil pendiri KARA bakery satu persatu.

“aku ada ide!”. Seru key. Empat pasang mata langsung menatapnya serius. “Taemin, kau harus dekati jiyoung. pemilik termuda KARA bakery. Ia sangat polos dan gampang dihasut. Kau harus bisa mendekatinya dan mempengaruhinya”.

Taemin menatap hyungnya tidak mengerti. “gimana caranya?”.

“pindah kesekolah jiyoung, kau bisa mendekatinya disekolah”.

“mwo?? Tidak mau!!! Enak saja”. Taemin yang dari kecil home schooling tentu saja menolak mentah2 sekolah disekolah umum yang baginya tidak elite.

“ayolah taemin, menurut data dialah yang paling gampang terhasut”. Key memohon.

“ide key sangat bagus! Kau harus mau melakukannya Taemin. Ingat pesan appa, kau harus ubah sifatmu!”

Taemin tertunduk lemas. Sepertinya ia tidak bisa menolak lagi permintaan kakak2nya.

“lalu apa yang aku kerjakan?”. Jonghyun bertanya pada key. Key tersenyum pada mereka, senyuman yang sulit ditebak.

“5 pemuda 5 gadis. Sepertinya aku tahu rencanamu key. Siapa jatahku?”. Minho melirik key. Ia tahu rencana Key, mereka akan mendekati para pendiri KARA bakery secara halus dan merebut hati mereka. Lalu pelan2 menghancurkan KARA bakery, bagai musuh dalam selimut.

Minho merebut kertas yang berisi profil pendiri KARA bakery. Lalu ia menatap key dan saudaranya yang lain. “aku pilih dia. Dia yang paling menarik”. Minho tersenyum, tangannya menunjuk pada bagian foto dan profil seorang gadis yang tercetak dikertas yang dipegangnya. Foto itu menampakkan wajah seorang gadis cantik yang menyerupai barbie.

”Hara, gadis cantik yang misterius. Dia jatahku!”. Minho tersenyum licik.

Jonghyun tidak mau kalah. Ia merebut kertas itu dari tangan minho.

“kalau begitu aku Gyuri. Dia seksi”. jonghyun menunjukkan wajah mesumnya. Gadis seksi memang selalu menarik bagi jonghyun.

Kini tinggal jinki dan key yang belum menentukan target mereka.

Key menatap jinki, menunggu jinki memilih diantara 2 gadis yang tersisa.

“aku terserah saja”. Kata jinki pada key.

“baiklah, kalau begitu aku pilih Nicole si aneh”. Key tersenyum pada jinki.

“Seungyeon, dia targetku!”. Jinki tersenyum licik. “mari kita bekerja keras”. Ia berkata keras.

******

Nicole dan Gyuri pagi2 sudah sibuk didapur rumah sekaligus toko roti mereka. Mereka harus membuat banyak roti untuk dijual di KARA bakery. Meskipun toko roti mereka masih tergolong baru tapi pembelinya sangat banyak. Mereka harus bekerja keras membuat roti yang enak untuk memuaskan pelanggan.

Sementara itu, seungyeon duduk dimeja makan. Matanya terfokus pada buku pelajaran didepannya. Hari ini ia ujian, dan ia benar2 stres dibuatnya. Seungyeon memang yang terpintar diantara saudara2nya. Ia paling mementingkan pendidikannya melebihi apapun. Ia berusaha keras mencari beasiswa untuk kuliah karena kedua orangtuanya tidak cukup mampu membiayai kuliahnya. Sekarang seungyeon sudah berada diakhir tahun kuliahnya. Ia sedang disibukkan dengan berbagai ujian dan skripsi.

Hara keluar dari kamarnya ia sudah berpakaian rapih, siap pergi kuliah. Selain seungyeon, Hara juga termasuk beruntung karena bisa melanjutkan pendidikkannya sampai jenjang perguruan tinggi. Itu semua dikarena bakat Hara dalam menari ballet. Ia terpilih mendapatkan beasiswa untuk pendidikan tari ballet disebuah perguruan tinggi setelah melawati seleksi ketat.

Tidak lama kemudian Jiyoung si bungsu muncul. Rambutnya masih basah, rupanya ia baru selesai mandi namun ia sudah mengenakan seragam sekolahnya.

Dari ke 5 bersaudara itu. Hanya Nicole dan Gyuri yang tidak disibukkan oleh urusan sekolah. Mereka berdua tidak seberuntung seungyeon dan hara yang mendapatkan beasiswa. Meskipun begitu mereka sangat mensyukuri hidup mereka. kini mereka bekerja keras membangun KARA bakery, toko roti yang dibangun dari hasil warisan kedua orangtua mereka yang sudah meninggal. Sebenarnya Seungyeon, Hara, dan Jiyoung pun ikut andil didalam mendirikan KARA bakery. Namun karena mereka sibuk dengan pendidikkan mereka, jadi mereka hanya bisa membantu diwaktu senggang dan dihari minggu.

Hara mengantar Jiyoung kesekolah. Jiyoung belum cukup berani pergi kesekolah sendirian, padahal usianya sudah beranjak 16 tahun. Mereka berdua berjalan kaki seperti biasanya. Udara pagi terasa sejuk disetiap helaan napas mereka. membuat hati menjadi lebih baik.

“eonnie..”.

“hmmp”.

“bagaimana rasanya jatuh cinta?”.

Hara terkejut mendengar pertanyaan Jiyoung yang tidak biasa.

“rasanya..”. Hara sedikit ragu. “sakit”.

“kenapa sakit? Apa cinta itu semacam virus?”. Jiyoung berkata dengan polos. Ia memang tidak mengerti cinta.

“nanti kau akan mengerti sendiri pada waktunya”. Hara merangkul pundak Jiyoung.

Setelah mengantar Jiyoung kesekolahnya. Hara berjalan ke halte bus, menunggu bus yang akan membawanya ke kampus. Namun saat bus datang, orang2 berdesakkan masuk sehingga tubuh Hara yang kecil terdorong dan jatuh kepinggir trotoar.

Saat Hara hendak berdiri, seseorang mengulurkan tangannya membantu Hara berdiri.

“gumawo”. Kata Hara pada pemilik tangan itu. Hara mendongak dan melihat siapa si pemilik tangan yang menolongnya itu.

Matanya tidak berkedip sesaat saat menatap wajah si pemilik tangan. Seorang pemuda tampan, dengan senyuman yang benar2 mengagumkanlah yang menolongnya.

Hara merasa otot2nya kaku, ia bahkan tidak tahu harus berbuat apa.

“gwaechana? Ada yang sakit?”. Pemuda itu terlihat khawatir.

Hara baru ingin menjawab bahwa ia baik2 saja, namun saat itu ia menyadari bus yang ingin ditumpanginya tadi sudah berjalan meninggalkannya.

“ya tuhan bus nya!”. Hara panik, ia ingin berlari mengejar bus itu. Tapi tangan pemuda tampan itu menahannya.

“biar aku antar kau kekampus”. Katanya dengan suara berat, suara yang terdengar khas.

Sebenarnya Hara bukan tipe gadis gampangan yang dengan mudah menerimana ajakan seorang pemuda, namun kondisinya sekarang sedang tidak memungkinkan untuknya bersikap jaim . Akhirnya Hara menerima tawaran pemuda itu.

*******

Jiyoung baru saja mau duduk ditempat duduknya saat mendadak suasana jadi gaduh. Bahkan sulli teman sebangkunya yang tadi ia lihat sedang sibuk mengerjakan PR, sekarang ikut berhambur keluar.

Jiyoung penasaran, ia ikut keluar kelas dan melihat apa yang sebenarnya terjadi sampai teman2 sekelasnya begitu heboh.

“ada apa sih?”. Tanya jiyoung pada sulli yang berdiri disampingnya.

“sebentar lagi dia lewat!”. Sulli terdengar bersemangat.

“dia? Dia siapa?”. jiyoung tidak bisa menyembunyikan ekspresi tidak mengertinya. Namun sulli tidak menjawab pertanyaannya. Karena saat itulah orang yang tadi disebut ‘dia’ lewat didepan kelas mereka.

Dia adalah seorang pemuda berbadan kurus, wajahnya sangat imut dan tampan. Bahkan sekali lihat jiyoung langsung tahu pemuda itu pasti anak orang kaya. Penampilannya sangat berbeda dari murid laki2 biasanya. Ia terlihat seperti seorang pangeran.

“kyaaa!!! Tampan sekali!!!”. Seru salah seorang teman sekelas jiyoung. Jiyoung memang mengakui pemuda itu tampan, tapi ia tidak mengerti mengapa teman2nya jadi gila seperti itu saat melihat pemuda yang baru lewat tadi. Jiyoung sendiri bersikap biasa2 saja.

“dia tampan kan jing? Dia anak pengusaha terkaya di korea! Namanya Lee Taemin. Ia baru pindah sekolah dan sekarang kelas 2”. Sulli seperti lupa menarik nafas saat menjelaskan tentang pemuda itu pada jiyoung saking semangatnya .

“seperti pangeran”. Kata2 itu terucap begitu saja dari mulut jiyoung.

“iya!!! Seperti pangeran!!”.

Kehebohan karena kedatangan Taemin tidak mereda begitu saja. Pada jam istirahat semua anak perempuan (kecuali jiyoung yang bersikap biasa saja) sibuk berdadan dan menunggu Taemin di kantin. Mereka yakin sekali Taemin akan datang kekantin.

“sulli, sampai kapan kau mau memoles wajahmu dengan bedak?”. kata jiyoung polos. Ia perhatikan sahabatnya itu daritadi sibuk memoles wajahnya dengan bedak yang ia bawa, Padahal saat ini mereka sedang berada dikantin.

“Taemin oppa sebentar lagi datang. Aku harus terlihat cantik!”. Kata sulli bersemangat.

Benar saja, beberapa menit kemudian suasana dikantin langsung gempar dengan kedatangan Taemin. Jiyoung yang sedang sibuk menyantap kotak bekalnya yang berisi nasi goreng buatan nicole tetap cuek seakan tidak peduli dengan kehebohan disekitarnya. Padahal sulli yang duduk disampingnya terus menginjak2 kakinya.

“boleh aku duduk disini?”. Suara pemuda mengusik keasikkan jiyoung. Ia mendongak, dan menyadari siapa yang bicara padanya. Lee Taemin. Tentu saja semua mata memandang kearahnya. Mereka semua berharap Taemin mendatanginya, namun Taemin justru menghampiri tempat duduk yang ditempati 2 gadis polos dan lugu.

Jiyoung tahu sulli sudah membeku disampingnya dengan mulut menganga, akhirnya jiyoung lah yang menjawab.

“tentu saja boleh”. Kata jiyoung ramah. Bukan karena Taemin adalah seorang pangeran tampan, Jiyoung tidak pernah membeda2kan status orang. Tapi ia berlaku hormat pada Taemin, karena Taemin adalah kakak kelasnya, lagipula tempat duduk didepan mereka memang kosong.

“kau sedang makan apa?”. Tanya Taemin pada Jiyoung. Jiyoung sadar Taemin tidak membawa kotak bekal, ia tidak memakan apapun dan hanya duduk memandanginya.

“nasi goreng, buatan kakakku”.

Taemin terus memandangi jiyoung yang sedang menyantap nasi gorengnya. Dan itu membuatnya tidak nyaman.

“hmmp.. Oppa mau?”. Jiyoung menawarkan. Karena ia tidak enak hati terus menerus diperhatikan oleh Taemin.

Sulli yang tersadar dengan apa yang diucapkan jiyoung, berbisik ditelinga jiyoung. “babo.. Dia pangeran. Mana mungkin makan gituan”.

“ini enak kok!”. Kata jiyoung pada sulli tanpa berbisik sehingga Taemin dapat mendengarnya, dan sulli langsung menginjak kaki jiyoung. Mengapa sahabatnya ini gak tau malu banget sih, kata sulli dalam hati.

“boleh kucoba bekalmu?”.

Jiyoung perlu memasang telinganya baik2. Apa benar tadi ia mendengar Taemin berkata ‘boleh kucoba bekalmu?’.

“tolong suapi aku”. Pinta Taemin. Dibibirnya terus tersungging senyuman.

“suapi?”. Tanya jiyoung memastikan. Taemin mengangguk mengiyakan.

Tangan Jiyoung agak bergetar saat ia mengarahkan sendok kemulut Taemin. Ia sadar betul saat ini semua mata wanita yang melihatnya menatapnya dengan iri. Dan detik itu juga jiyoung merasakan jantungnya berdetak tidak karuan.

“enak”. Kata Taemin sambil mengunyah makanan dimulutnya.

Dan lalu bel berbunyi, tanda mereka harus masuk kelas. Entah apa yang terjadi. Jiyoung tiba2 merasa benci pada bunyi bel yang mengganggunya itu.

“sampai besok gadis cantik!”. Taemin berdiri, dan sebelum beranjak pergi ia tersenyum pada Jiyoung.

“sadarkan aku jing! Benarkah tadi dia menyebutmu ‘gadis cantik’ ?”. Sulli tidak mempercayai telinganya. Ia menatap kepergian Taemin dengan tatapan nanar.

Jiyoung hanya tersenyum. Ia terus tersenyum bahkan saat mereka sudah berada dikelas.

Bagaimana ini? Apa ia sedang jatuh cinta?

******

Nicole dan Gyuri sedang benar2 sibuk di toko roti. Toko roti mereka sedang ramai. pengunjung keluar masuk secara bergantian.

“eonnie, tolong layani 2 pemuda itu”. Nicole menunjuk 2 pemuda yang baru masuk dan duduk dimeja yang letaknya memojok.

“ne”. jawab gyuri. Ia segera mengambil daftar menu.

“ada yang bisa kubantu?”. Tanya gyuri pada 2 pemuda itu. Salah seorang dari mereka menatap Gyuri dari atas sampai bawah. Seakan sedang menikmati memandangi tubuh Gyuri yang seksi. Gyuri jadi merasa tidak nyaman karenanya.

“aku ingin bertemu orang yang membuat roti disini”. Kata pemuda yang lainnya.

“kami membuatnya bersama2”. Jawab gyuri, ia merasa tidak suka dengan 2 pemuda dihadapannya ini. Mereka sepertinya bukan pengunjung biasa.

“kalau begitu aku ingin bertemu dengan Jung Nicole. Dia yang menciptakan resep roti disini kan?”.

Gyuri lalu berjalan kedapur. Ia memanggil Nicole yang sedang sibuk mengolah adonan roti.

“kedua pemuda itu ingin bertemu denganmu”. Kata gyuri pada nicole.

“aku??”. Nicole menunjuk dirinya sendiri. Gyuri mengangguk.

Nicole menghampiri kedua pemuda itu.

“kalian mencariku?”. Katanya pada mereka.

“kau jung nicole?”. Tanya salah seorang dari mereka. Ia berdiri dari tempat duduknya lalu menjulurkan tangannya. “Kibum. Kau bisa memanggilku Key dan ini hyungku Jonghyun”. Pemuda bernama key itu menunjuk kearah pemuda yang masih duduk ditempatnya dan hanya tersenyum pada nicole.

Nicole menyambut uluran tangan pemuda itu tanpa ragu. “jung nicole”. Kata nicole sambil tersenyum. “ada yang bisa kubantu?”.

“aku ingin menantangmu!”. Key mengeluarkan selembar kertas dari kantung celananya. “lomba masak yang akan diadakan disebuah mall”.

Nicole mengambil kertas dari tangan key dan membacanya.

“kau melawan aku?”. Tanya nicole memastikan.

“ya, kau lawan aku! jika aku menang kau boleh meminta apapun dariku tapi jika kau yang kalah kau harus menuruti permintaanku”.

Nicole masih tidak mengerti maksud pemuda yang tiba2 menantangnya itu.

“kenapa kau menantangku?”. Tanya nicole.

“karena aku ingin mengalahkanmu”. key menatap nicole tajam.

“baiklah! Aku terima”. Kata nicole akhirnya. Bagaimanapun juga nicole merasa tertantang untuk mengalahkan pemuda bernama key ini.

“nanti aku akan datang kesini lagi setelah tanggalnya sudah ditetapkan”. Key lagi2 menatap nicole tajam, dan entah mengapa nicole merasa tidak suka pada cara key menatapnya.

Setelah itu key dan jonghyun pamit pulang. Namun sebelum jonghyun pergi, ia sempat berbisik pada nicole.

“salam untuk kakak seksimu ya”. Katanya sambil mengedipkan sebelah matanya.

******

Seungyeon sedang berjalan keluar kelasnya. Matanya tertarik saat membaca poster yang tertempel dimading.

‘Buku rahasia membuat roti karangan pembuat roti terkenal dari perancis. Limited edition’

Otaknya langsung berpikir untuk membeli buku tersebut. Siapa tahu KARA bakery membutuhkannya.

Dengan cepat ia melangkahkan kakinya menuju toko buku yang menjual buku limited edition tersebut. Begitu sampai ditoko buku seungyeon langsung menghampiri rak tempat buku tersebut dijajakan. Tapi saat tangannya hendak mengambil buku yang hanya tersisa satu itu, sebuah tangan memegang tangannya.Seungyeon menengok kearah sipemilik tangan yang berdiri disampingnya itu.

“maaf nona, ini milikku”. Kata pemuda yang berdiri disampingnya. Pemuda itu tersenyum pada seungyeon.

“maaf tapi aku benar2 membutuhkan buku ini”. Kata seungyeon tegas.

tapi si pemuda itu dengan cepat mengambil buku itu sebelum seungyeon sempat menggapainya.

“sorry, tapi ini sudah jadi milikku!”.

Seungyeon tidak bisa terima begitu saja. Ia berusaha merebut kembali buku tersebut dari tangan pemuda menyebalkan itu. Namun badan seungyeon yang kecil tidak bisa menggapai buku tersebut dari tangan pemuda yang ukurannya lebih besar darinya itu.

“seungyeon!”. Sebuah suara memanggil namanya. Seungyeon hafal sekali siapa pemilik suara tersebut. Kim Taeyeon, sahabatnya.

Rupanya taeyeon menyadari sahabatnya itu sedang butuh bantuan. Ia menghampiri seungyeon yang masih berebut buku dengan pemuda asing itu. Lalu secepat kilat Taeyeon menyambar buku dari tangan pemuda itu, saat ia sedang terfokus pada seungyeon. Rupanya pemuda itu tidak menyadari kedatangan Taeyeon.

“aku dapat!”. Kata taeyeon pada seungyeon sambil mengacungkan buku itu tinggi2.

Seungyeon tersenyum pada Taeyeon, ia lalu melirik pemuda didepannya yang masih menatap buku ditangan Taeyeon dengan tatapan nanar.

“sorry boy.. Aku dapatkan bukuku”. Kata seungyeon sambil tersenyum puas.

Seungyeon menghampiri Taeyeon. Ia mengajak sahabatnya itu kekasir untuk segera membayar buku limited edition itu. Tapi saat itulah si pemuda yang tadi berebut buku dengannya memanggilnya dengan namanya.

“Seungyeon”. Katanya, spontan seungyeon menengok kearah pemuda itu.

“namaku jinki, salam kenal”. pemuda itu tersenyum dan seungyeon sama sekali tidak mengerti arti dari senyumannya.

_ToBeContinue_

dont forget leave your comment!!

Iklan

8 thoughts on “SHINee bakery VS KARA bakery part 1

  1. shin hyun-rim berkata:

    part 1..bru crita pertemuan shinee-kara

    aduh,ini anak shinee idenya ada2 aj…cm bwt nglhn kara bakery,pake cra bgtu..
    Ya ampun,,,hara ,ngk ush smpe g2 liat playboy gila kyk minong..
    Jiyoung-taemin bkal jg sweet bgtz,dua2 msh polos..pzt unyu bgtz
    kyknya plg seru keycole – jongri,,,
    keycole mah selalu daebak..*ketauan dec gue fan brt mrka*

    kyaa..jonghyun,tau aj ce seksi nan menggoda kyk gyul,,*bhsa ap ini*
    jiah..onew tiba2 lngsg knl ma seungyeon..ngk hran seungyeon,jd kget g2..
    Next chap..ditngu,hehe

  2. MinHara.IS.Love berkata:

    Ewww Minho u gross..
    Whata player…
    Hara jgn mau kena tipu sm pesona busuk si Minho..
    Kalo Gyul sih kayaknya bkl susah nih kena godaan setan..
    Eh maksudnya kena godaan Jjong..
    Lah ini, model Hara sm Jing yg tipe2 pasrah begini yg mengkhawatirkan..
    Si Taem polos-polos begono ngerayunya jago bener..
    Anyway update soon… Hwaiting~

  3. Tifadut05 berkata:

    Bagus ^^

  4. oktaphan berkata:

    Lanjutin pliiiiiiis. . Ak mw lihat perkembangannya. . Si onew jgn terlalu fokus jg ngeliat seungyeon, entar mlah fallin’ in love lg. .
    Si taem taem oke puny tuh pdktenya. . Tmben g cengeng n ngerengek. Good job boy. .
    -_- jong sempet”ny berfikiran sperti itu? ? Ckckck. . Dasar ya. G bsa sbntaaaaaar aj g berfikiran cwek seksi.
    Key, hati” loh. . Nicole itu adalh master pis kokiny looooh. .
    Aduuh haraaaa. . Jgn terpesona dlu deh sma minho.

  5. Tiya Hazlee berkata:

    jahat yee ide anak2 shinee….kasihan anak2 kara…tapi best ye fanfic nye….thanks

  6. keiriangel_ berkata:

    OMONA~!!! MINONG ITU BENERAN MUSUH PEREMPUAN!!!!! >.<

    Apa-apaan sikapnya yang busuk itu? O.O #mintadibejek-bejekkayaknya! X(

    Nah loh.. Taem.. Dirimu kok jadi tukang Flirty kayak hyung lu si Jjong itu?? O.O

    And WTH banget gak sih lu jjong.. -___- Selalu dah ngeliatin cewek seksi ampe segitunya.. -___-

    and untuk Key Cole.. Gw tunggu Pertarungan masak kalian.. XD bakal seru kayaknya.. XD

    Onyeon.. Nyunyu~ muka mu jangan senyun" geje gitu deh.. jelek tau! 😛 Hammie manis banget pastinya.. XD

    Cepetan di update ya kak!! XD

  7. dini berkata:

    wah si minho mengeluarkan jurus andalannya…senyuman mematikan…moga ja hara g mudah tergoda…
    hati-hati key ntar kalo kalah ma nicole gmn…kebayang kalo dia ngomel abis-abisan…
    aduh taemin…kamu jangan ngikutin mas jjong donk…untuk jing semoga kamu g tergoda ya ma rayuan si taem…
    jjong..jjong..dimanapun selalu g lepas dari pikiran about sexy girl…moga ja si gyul g mempan ma rayuan jjong n jadinya malah jjong yang ngejar-ngejar gyul gara-garanya susah ditaklukkan…biar tau rasa si jjong…
    oh onew si kakak tertua…senyummu memang bisa membuat cewek terpesona padamu, tapi apakah akan berhasil pada seungyeon?…
    eng…ing…eng…siapa yang tahu (hanya authornya yang tau)
    i’ll be waiing for your next chapter..

  8. Jiah udah lamaaaaaaaaa bgt gakesini, eh banyak ff baru! Sesuatu! ><

    ahhhhh sukasukasuka bgt!!!!
    Minho minho, you're such a player -__- si hara jgn ampe dah kemakan mulut srigala bin buaya (?)

    hemm, taeminnie~ anakku tersayangg (?) kenape jadi jago flirt gitu? Diajarin siape?! Jjong nyari mati kalo sampe ngajarin -_-

    wow.. Jonghyun dirimu benarbenar yadongers. Liat cewek sexy aja udah…. -_-
    untungnya disini gyul gak gampangan tersepona XD

    Keycole, duo koki bertarung..
    Saya dukung nicole ah~ #menghianatikeybentar

    WTH bgt dah ni anak lima *nunjuk shinee* idenya jail bin evil ya -__-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s