Romeo Juliette

Author : kikyuzaraaa

Cast : Han Seungyeon, Lee Jinki (onew)

Genre : romance, family, sad

Ratting : PG

-seungyeon pov-

Lagi-lagi kuperhatikan ia menyulut rokoknya. Ini sudah rokok ke 5 sejak kami berdua duduk ditepi sungai Han. Ia seperti tidak menghiraukan kehadiranku. Padahal jelas ia yang memintaku datang kemari.

“jinki tolong stop!”. Aku memegang tangannya, mencegahnya menghisap rokok yang baru ia nyalakan.

“kenapa nunna? Nunna takut aku mati karena rokok? Aku memang ingin mati!”. Katanya, ia menepis tanganku. Dan mulai menghisap rokok dalam2. Hatiku sakit melihat pemandangan ini. Aku tidak ingin Jinki jadi seperti ini.

Ini semua karena takdir. Jinki tidak bisa menerima takdirnya yang ternyata kami adalah saudara kandung.

Aku dan Jinki, berpacaran sejak Jinki baru masuk SMA. Saat itulah cintaku padanya tumbuh. Bukan sebagai seorang kakak tapi selayaknya seorang kekasih aku mencintainya. Dan masalah itupun datang. Jinki membawaku kerumahnya. Aku bertemu dengan kedua orangtua Jinki. Begitu aku menyebutkan namaku kedua orang Jinki langsung diam membisu, seakan mereka takut rahasianya terbongkar. Ibu Jinki mulai menangis, ia lalu memelukku. Berulangkali ia membisikan kata maaf. Aku sendiri awalnya tidak mengerti. Sampai akhirnya ayah Jinki bercerita. Bahwa aku adalah anak kandung mereka.

Hatiku sakit mendengarnya. Terlebih lagi setelah mereka mengakui bahwa mereka membuangku. Aku adalah anak haram mereka yang tercipta dari hubungan tanpa ikatan pernikahan. Mereka membuangku kepanti asuhan dan memberiku nama ‘Han Seungyeon’ persis dengan marga ibuku sebelum ia menikah dengan ayah.

Jinki marah besar. Ia tidak mau menerima takdirnya. Ia sudah terlanjur mencintaiku sebagai kekasihnya. Sekarang mana bisa ia mengubah rasa cintanya menjadi cinta seorang adik kepada kakaknya. Ia depresi, Jinki benar2 seperti kehilangan arah hidupnya. Dan aku sangat sedih karenanya.

“kalau mau mati, kita mati sama2 saja”. kataku lirih. “tega sekali kau meninggalkanku. Aku juga sama sepertimu. Aku tersakiti karena ulah kedua orangtua kita!”.

Jinki membuang rokoknya yang sudah berukuran pendek. Ia menghampiriku. Tangannya merangkulku dan mendekapku dalam pelukannya.

“kau mau kita mati sama2? Seperti romeo dan juliette”. Jinki terkekeh. “mau mati dengan cara apa? minum racun? Atau gantung diri?”.

Aku diam saja dalam pelukan jinki. Aku sendiri takut membayangkan bunuh diri. Tapi sepertinya tidak ada jalan lain untuk masalah kami.

“Apa saja, yang penting tidak sakit”. Aku bergumam dalam pelukannya.

Jinki tertawa hambar. “mati yang tidak sakit ya?? Minum racun saja kalau begitu”.

“bodoh! Minum racun itu menyakitkan. Harus tersiksa dulu sebelum mati. Aku tidak mau minum racun”.

“lalu dengan cara apa?”.

“biar kupikirkan dulu”. Kataku. Aku melepaskan pelukan Jinki, lalu kutatap matanya. Matanya.. Aku benci matanya. Dulu aku selalu menyukai fakta bahwa bentuk mata kami berdua mirip. Teman-temanku bilang bahwa kami berjodoh karena kami sangat mirip satu sama lain. Tapi sekarang aku benci fakta bahwa bentuk mata kami sama. Karena justru itulah penegas bahwa kami memang adalah saudara kandung. Mata kami mirip, wajah kami mirip, senyum kami mirip. Aku benci mirip dengannya.

******

-Jinki pov-

“Jinki, Seungyeon masuk rumah sakit”. Suara ibuku terdengar samar2. Apa yang ibu katakan? Seungyeon masuk rumah sakit?

“Jinki.. Apa kau masih tidur?”. Kudengar ibu mengetuk pintu kamarku. “kau harus kerumah sakit sekarang! Seungyeon kritis”.

Seungyeon kritis???? Secepat kilat aku bangkit dari tempat tidurku dan mengganti pakaianku.

Aku,ibu, dan ayah segera meluncur kerumah sakit tempat seungyeon dirawat. Aku tidak mengerti, apa yang terjadi dengannya? Apa dia benar2 bunuh diri?

‘kau jahat nunna, kau bilang kita akan mati sama2. Tapi mengapa kau malah mendahuluiku’

Aku terduduk lemas saat mendengar dokter menjelaskan kondisi seungyeon. Seungyeon positiv mengidap penyakit Kanker darah atau Leukimia stadium akhir dan menurut dokter Seungyeon tidak akan bisa bertahan hidup.

Aku tidak percaya. Selama ini memang aku sering memergoki seungyeon sedang menyeka hidungnya yang berdarah. Tapi seungyeon selalu bilang, itu karena ia kecapean. Dan aku dengan mudahnya percaya.

Sekarang seungyeon sekarat. Usianya tidak akan lama lagi. Ia akan benar2 meninggalkanku.

“apa tidak ada cara untuk menolongnya?”. Tanya ayah.

“sebenarnya ada, tapi agak sulit. Kita bisa melakukan operasi pencakokan sumsum tulang belakang. Namun itu sangat beresiko, dan agak sulit menemukan sumsum tulang belakang yang cocok”.

“aku adik kandungnya. Apakah aku bisa mendonorkan sumsum tulang belakangku”. Ini adalah kali pertama aku mengakui diriku sebagai adik kandungnya. Aku tidak peduli lagi, yang penting seungyeon bisa sembuh.

“kami akan lakukan pemeriksaan dulu untuk mencocokannya”. Kata dokter.

Hari itu juga aku menjalani serangkaian pemeriksaan. Dan hasilnya ternyata cocok. Aku akan segera melakukan operasi untuk menolong seungyeon.

“nunna.. dulu aku ingin kita mati sama2. Tapi justru sekarang aku mau kita hidup sama2. Kau harus sembuh nunna”. Kataku pada seungyeon sebelum masuk ruang operasi.

Aku berbaring diranjang yang persis diletakan disamping ranjang seungyeon. Sebelum dibius aku sempat menatap wajah seungyeon. Ia seperti tertidur, wajahnya sama imutnya seperti dulu meskipun agak pucat. Dan entah mengapa saat itu air mataku menetes.

******

-author pov-

Kedua orangtua itu duduk bersimpuh disampin gundukan tanah yang mengubur jasad kedua anak mereka. Mereka menangisi kepergian kedua anak mereka yang pergi bersamaan.

Si adik yang tadinya akan mendonorkan sumsum tulang belakangnya untuk sang kakak justru tidak pernah bangun lagi setelah dokter membiusnya. Ia meninggal. Dan selang beberapa menit alat mendeteksi jantung si kakak menunjukan keadaan kritis. Pelan2 garisnya menjadi lurus menandakan bahwa si pemilik jantung telah tiada.

Mereka berdua meninggal didalam ruang operasi. Sungguh pukulan berat bagi kedua orangtua mereka.

Lee Jinki

14 des 1989 – 07 nov 20**

Han Seungyeon

24 juli 1988 – 07 nov 20**

”bukankah ini yang kau mau? Mati bersama seperti romeo dan juliette?”.

_end_

Dont forget leave your comment!

Iklan

16 thoughts on “Romeo Juliette

  1. shin hyun-rim berkata:

    sad..it kata pertm hbs bc fic ini

    jinki kyk org depresi…tau bhwa seungyeon it kakak kndgnya,
    bnr bgtz jinki-seungyeon it mirip,,,aplg kalo lg ketawa,ekspresi ktwanya mirip bgtz..
    Truz mrka it sama2 pinter,,dua2nya pnya suara yg keren..

    Di fanfic ini mrka meninggal smua..rasanya it adil,dr pd mrka hdup tp trsiksa,dgn kenyatan pht bhwa mrka it saudara kandung..
    Nice fic,ditngu fic onyeon slnjtnya..

  2. Tifadut05 berkata:

    Romeo&juliet versi onew ^^

  3. oktaphan berkata:

    Ni ff menyayat hati bgd. G rela klo mreka sodara. . Tp yg mendukung merek. Jd kyak sodra itu emang wjah mreka mirip.

  4. keiriangel_ berkata:

    Horor.. O.O
    ENding nya horor kak! >.<
    ”bukankah ini yang kau mau? Mati bersama seperti romeo dan juliette?”.
    Huuuaaa.. X( Horor bener dah.. x(
    nah loh.. si nyunyu ntu bilang kalo mereka harus hidup bersama, tapi malah dia yang mati duluan.. -____-
    nyunyu~ nyunyu~
    Semoga nyunyu~ and hammie bisa bahagia di alam sana yaa.. #plakk
    kekeke~

  5. _biepearl berkata:

    Set dahhh…
    Eonnie….
    Kenapa ending-nya jadi begini?Ternyata OnYeon kalo dibikin FF yang kayak begini >.< aku tak terima.
    Tapi dari ceritanya , aku suka , kerasa gimana frustasinya si Onew . Kenapa larinya ke rokok sih ? Rokok ga sehat dubudubu -.-
    Nice fic eonni 🙂
    Share more .

  6. Liamvp berkata:

    Ngeri….nyesek…..
    Ff nya pendek thor sangat to the point
    nice ff

  7. Liamvp berkata:

    Ngeri….nyesek…..
    Ff nya pendek thor sangat to the point
    nice ff 🙂

  8. hsy berkata:

    nyesek bgt baca’a.
    akhir yg tragis!
    ampe nangis gw baca’a. 😥

  9. yuniarharyanti berkata:

    huhuhuu sedih bacanyaa ONYU OPPA 😦

  10. Yoojin Dongsaeng berkata:

    Onyeon couple is d’best…. hiks hiks

  11. yutakayan berkata:

    Hi zahra! ini Yutaka yg di twitter 😀
    FF nya bagus!!! two thumbs up!! ini FF Onyeon pertama yg aku baca ga happy end dan ending yg tragis! amat tragis! uwaaah daebak!!

  12. […] TagsLee Jinki, Onew Romeo Juliette […]

  13. Kwon_QueenAAS berkata:

    Ini baru namanya fanfic keren B-)

  14. seul95 berkata:

    Awalnya sempet ngakak itu pas mereka ngerencanain mau bunuh diri pake cara apa.,konyol banget tuh 2 orang bunuh diri yg gak sakit XD
    orang mau bunuh diri ya pasti sakit dulu lah bru mati XD
    eh tp kesini makin kesini ngenes banget nasib onyeon gara2 kaka-adik jadi gak bisa sama2
    ujung2nya mati jg…:(

  15. nunaa nduzz berkata:

    Kok cuma dkit min,, critanya bagus,, sampek nangis min 😥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s