only you

 

author : @kikyuzaraaa

cast: Goo Hara, Choi Minho, Jung Nicole

genre : angst, sad, romance

 

******

Cinta itu Menyakitkan

Cinta itu membuat kita menjadi seperti orang bodoh

Cinta itu benar2 sulit ditebak

Cinta itu pengorbanan

Cinta itu penantian

Tapi sampai kapan pengorbanan dan penantian cinta ini akan berakhir

Hara membaca ulang tulisan yang ia tulis sendiri didalam buku diary nya.

Lalu tangannya bergerak mengambil spidol berwarna merah dan menulis satu nama diatas tulisan yang baru ia tulis itu.

 

Choi Minho

 

Nama yang ia tulis diatas puisi cintanya itu. Nama yang selalu membayanginya. Nama seorang yang paling ia cintai didunia ini. Nama seorang yang ia selalu tunggu kedatangannya.

“kapan kau pulang minho? Aku tidak kuat lagi menahan rasa kangenku”. Hara bicara sendiri seperti orang gila.

Dia memang gila, gila karena terlalu mencintai laki2 bernama minho. Laki2 yang sudah 3 tahun meninggalkannya ke amerika, laki2 yang selama 4 tahun ini menjadi pacarnya, laki2 yang bahkan tidak pernah menghubunginya sejak kepergian ke amerika.

Hati Hara terasa sakit saat mengingat minho. ia benar2 mengharapkan kehadiran minho.

Choi Minho, satu nama yang akan selalu ia cinta.

 

******

 

Hara melangkah gontai keluar dari ruang kelasnya. Hari ini mood nya sedang tidak baik, ia benar2 merindukan kekasihnya, Choi Minho.

Dosennya tadi menegurnya karena ia terus melamun sepanjang pelajaran, namun Hara tidak peduli. Yang ia pedulikan hanyalah Minho!.

 

Hara bahkan tidak menyadari seseorang sedang memperhatikannya. Ia benar2 seperti hidup dalam dunianya sendiri.

 

******

Sakit! satu kata itu tidak cukup mengungkapkan apa yang sedang dirasakan oleh Hara. Hatinya perih saat melihat seseorang yang sangat dicintainya menggandeng perempuan lain.

Ia melihat kejadian itu dengan matanya sendiri. Bahkan rasanya kejadian itu tampak jelas dimatanya meskipun saat itu pandangannya mengabur karena air mata yang terus keluar dari matanya.

Choi minho bermesraan dengan perempuan lain, didepan rumahnya sendiri.

“Hara”. Minho tersenyum menyapa Hara. “akhirnya kau pulang, aku menunggumu daritadi”.

Kalau saja minho mengatakan itu disaat disamping tidak berdiri seorang gadis yang sedang dirangkulnya, pasti Hara sudah berlari memeluk Minho. Tapi ini lain, Minho merangkul gadis berambut pendek itu dan mereka terlihat mesra.

Hara tidak mampu berkata apa2, tangisnya pecah. Ia berlari melewati Minho dan masuk ke dalam rumahnya.

 

******

Kematian, mungkin itu yang Hara harapkan dari hidupnya. Ia lebih menginginkan mati daripada harus melihat kekasihnya dengan wanita lain. Selama ini ia selalu setia menunggu Minho, tapi mengapa saat pemuda itu muncul justru malah melukai hatinya.

Ia benar2 tidak sanggup untuk meneruskan hidupnya.

“Minho kau jahat!!!”. Hara melempar bingkai foto yang membingkai fotonya bersama Minho. Ia tidak peduli lagi dengan kenangan pada foto itu. Ia benar2 benci Minho!

 

*flash back*

Minho diam2 menghampiri Hara yang sedang duduk sendirian ditaman, ia menutup mata Hara dengan tangannya.

“tebak siapa aku?”. Bisik Minho ditelingan Hara. Hara tersenyum, bagaimana mungkin ia tidak mengenali suara kekasihnya sendiri. Bahkan dari jarak jauh pun ia sudah bisa merasakan kehadiran Minho dari aroma tubuhnya.

“Choi Minho, siapa lagi laki2 yang akan datang menghampiriku secara diam2”.

Minho tertawa, ia duduk disamping Hara.

“Kau terlambat Minho!”. Hara memasang wajah cemberutnya. Minho memang datang terlambat dari waktu janjian mereka, dan Hara tidak merasa heran. Belakangan ini Minho memang sering terlambat datang jika mereka janjian.

“Mianhae chagiya”. Minho mengelus rambut Hara dengan sayang.

“kau harus dihukum!”. Hara tersenyum licik.

“apapun itu, aku rela dihukum oleh gadis cantik sepertimu”.

“gendong aku mengelilingi taman ini”. Hara mengedipkan sebelah matanya.

“ya tuhan, cuma itu?”. Minho lalu berjongkok didepan Hara, dan Hara naik kepunggungnya. “kalau hanya dihukum seperti ini setiap hari, lebih baik aku datang terlambat setiap hari”. Kata Minho sambil tertawa.

Minho benar2 membawa Hara berputar2 taman. Hara tidak bisa menghentikan senyumannya, ia terlalu senang. Mereka bahkan tidak peduli pada tatapan orang2 yang menertawakan tingkah mereka.

Dan saat itulah Hara mengeluarkan handphone nya. Ia menjulurkan tangannya sampai kamera Handphonenya bisa menangkap gambar wajah Minho.

 

*flashback end”

 

******

Seminggu telah berlalu, Hara masih hidup dalam kesedihannya. Matanya sudah seperti mata panda, ia hanya tidur 2 jam dalam sehari. Hara tidak ingin tidur, karena setiap kali ia tertidur ia akan memimpikan Minho.Dan ia benar2 tidak ingin memimpikan Minho.

Hara mendengar pintu kamarnya diketuk. Siapa yang mengganggunya? Hara tidak punya siapapun dirumahnya yang memperhatikannya. Kedua orang tuanya adalah pengusaha super sibuk yang sama sekali tidak peduli padanya, dan pembantunya sudah ia peringatkan untuk tidak mengganggunya. Siapa yang berani mengetuk pintu kamarnya?

Hara bangkit dari tempat tidurnya, ia membukakan pintu kamarnya. Tapi begitu melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya, Hara langsung membanting pintu kamarnya kembali dan menguncinya.

yang mengetuk pintu kamarnya adalah gadis yang seminggu lalu bermesraan dengan Minho didepan rumahnya.

“Hara.. Tolong dengarkan aku”.

Hara menutup telinganya dengan bantal, tidak mau mendengar ocehan gadis itu.

“TOLONG HARA.. MINHO KRITIS!! DIA INGIN BERTEMU DENGANMU UNTUK TERAKHIR KALINYA”. Suara gadis itu masih bisa Hara dengar meskipun telinganya telah ia tutupi dengan bantal.

“MINHO MEMBUTUHKANMU, IA MENUNGGUMU. TOLONG PERCAYALAH PADAKU..”. Gadis itu sepertinya terisak.

Hara tidak mengerti maksud ucapan gadis itu. Tapi akhirnya ia putuskan untuk membuka pintu kamarnya dan mendengar apa yang gadis itu ingin katakan.

“minho sakit..”. Gadis itu terisak dihadapan Hara. “kanker otak”. Katanya tersedu2.

Hara tidak mempercayai pendengarannya, otaknya belum mau mencerna kata2 gadis itu.

“kumohon ikutlah denganku”. Ia memohon dihadapan Hara.

 

Sekeras apapun hati Hara, tapi ia tetap mempunyai hati. Dan dihatinya Minho masih menempati posisi teristimewa.

Hara menurut saja pada gadis itu, ia tahu gadis itu tidak berbohong.

 

“minho terkena kanker otak sejak 3 tahun yang lalu, orang tuanya mengirim Minho berobat di Amerika. Ia tidak bisa menghubungimu disana, karena ia dalam pengawasan ketat dokter. Kondisinya tidak kunjung membaik. Bahkan disaat usianya tinggal beberapa bulan lagi, Minho memaksa untuk kembali kekorea. Ia ingin bertemu denganmu. Ia tidak tahan menahan rasa rindunya untuk bertemu denganmu”. Gadis itu menjelaskan disaat mereka sedang dalam perjalanan kerumah sakit.

Hara diam saja, kata2 gadis itu belum mau ia terima. Ia tidak mau menerima fakta bahwa Minho sekarat dan ternyata ia masih mencintainya.

“namaku Nicole”. Gadis itu tersenyum disela2 tangisnya. “aku adalah sepupu Minho. Aku tahu kau membenciku karena kejadian seminggu yang lalu. Saat itu Minho memohon padaku untuk mengantarnya menemuimu, tapi ia bilang aku harus berpura2 menjadi pacarnya. Aku tidak mengerti jalan pikiran Minho, tapi ia hanya ingin kau membencinya dan melupakannya.” nicole menghapus air mata dipipinya. “apa kau tahu minho juga telah mengawasimu selama beberapa hari? Ia terus memandangimu dari jauh tanpa berani mendekatimu.”

Hara sudah tidak sanggup lagi menahan tangisnya. Ia terisak, bahkan lebih hebat dari isakan nicole.

Minho, Minho bodoh!!! Kenapa ia tidak jujur saja padanya. Kenapa ia harus menyakiti hatinya sendiri. Kenapa ia membiarkan Hara berpikir bahwa ia telah berselingkuh? Minho benar2 bodoh.

 

******

Onew kakak Minho langsung berdiri dari duduknya saat ia melihat Hara datang. Ia tahu Hara adalah gadis yang paling dicintai oleh adiknya itu. Ia melirik nicole dan membisikan kata terima kasih karena Nicole telah membawa Hara bersamanya. Onew tahu yang diharapkan Minho saat ini hanyalah Hara. Dan ia sangat bersyukur Hara mau datang untuk menjenguk Minho.

 

Hara tidak percaya dengan apa yang ia saksikan. Minho, laki2 yang biasanya terlihat gagah itu kini terbujur lemah dan ia sekarang hidup dengan mengandalkan alat2 medis yang dipasang disekujur tubuhnya.

Hara tidak tahan lagi untuk melihatnya, saat ia hendak berbalik keluar, tiba2 pandangannya gelap dan Hara pingsan.

 

******

Dimana ini? Apakah ini surga? Mengapa semuanya serba putih?

Hara tidak mengenali tempat ia berdiri saat ini.

“Hara”. Suara itu memanggil namanya, suara yang sangat ia rindukan. Hara menengok ke arah sumber suara.

Ia dapat melihat sosok Minho berjalan menghampirinya. Minho terlihat berbeda, ia terlihat lebih tampan.

“apa kabar?”. Sapanya pada Hara.

Hara tidak tahan lagi, ia langsung memeluk tubuh Minho erat.

“jangan pergi.. Jangan tinggalkan aku”. Hara mulai terisak dalam pelukan Minho.

“maafkan aku Hara, aku tidak bisa menolak takdirku”. Minho mengelus kepala Hara dengan lembut.

“bawa aku bersamamu”. Pinta Hara.

“tidak bisa, takdir kita berbeda. Kau harus hidup baik2”.

“aku tidak mungkin bisa hidup tanpamu”. Tangisan Hara semakin kencang.

“kau BISA! Yakinlah pada dirimu sendiri”.

“jangan.. Jangan pergi Minho”. Air mata Hara terus mengalir kepipinya.

“aku tidak benar2 pergi. Aku masih selalu berada disini”. Minho menunjuk dahi Hara, “dan disini”. Ia menunjuk dada Hara.

“aku masih akan selalu ada dipikiran dan dihatimu. Jangan sedih Hara”.

“Minho”. Hara menatap wajah kekasihnya itu, Hara menyadari saat itu Minho benar2 terlihat berbeda. Ia lebih tampan daripada biasanya, dan Hara benar2 menyukai Minho yang seperti ini.

“aku harus pergi”. Minho melepaskan pelukan Hara. “Jeongmal saranghae Goo Hara”. Minho tersenyum, senyuman yang belum pernah Hara lihat sebelumnya. Lalu ia berbalik, dan dalam sekejap menghilang.

 

******

Perlahan Hara membuka matanya, ia dapat merasakan sudut matanya basah. Ia menangis.

“kau sadar?”. Suara Nicole menyambut Hara. Gadis itu tersenyum padanya.

“Minho?”. Ia mengkhawatirkan Minho, Hara bangkit dari ranjang rumah sakitnya. Ia ingin pergi menemui Minho dikamar rawatnya. Tapi tangan nicole menahannya.

“dia sudah pergi. Kau tahu? Ia pergi sambil tersenyum”. Nicole mengelus rambut Hara. Air mata Hara menetes lagi. Minho benar2 sudah pergi.

“aku yakin dia sudah pamit padamu? Tadi kau mengigau menyebut nama Minho. Apa dia menghampirimu dalam mimpi?”.

Hara mengangguk pelan, ia teringat mimpinya. Mimpinya yang sangat nyata. Minho mengatakan padanya bahwa ia tidak benar2 pergi, ia masih akan selalu ada dipikiran dan hatinya.

“Minho tidak benar2 pergi. Ia masih ada bersama kita. Ia akan selalu ada dihati dan pikiran kita”. Kata Hara lirih, namun senyuman tersungging disudut bibir Hara.

 

******

Hidup Hara berubah setelah kepergian Minho. Tapi ia merasa lebih baik dengan hidupnya yang sekarang.

Ia dan Nicole jadi bersahabat, dan entah hanya perasaannya saja atau benar2 nyata. Hara selalu merasa Minho ada disampingnya, menemaninya kemanapun ia pergi dan ia senang dengan fakta itu.

 

Cinta terkadang perih

Cinta memang menyakitkan

Tapi yang lebih menyakitkan adalah saat orang yang kita cinta pergi meninggalkan kita.

Hanya kaulah cinta yang dapat kurasakan

karena kau, aku belajar menghargai cinta.

Karena kaulah aku bisa mencintai cinta

i love you CHOI MINHO

 

_END_

 

please leave your comment!!! ^^

Iklan

10 thoughts on “only you

  1. MinHara.IS.Love berkata:

    Uuuhhh broken MinRa lagiii TT____________TT
    Dmn-mana selaluuuu aja broken MinRa…
    MinRa emang broken material bgt yahh…
    Kesian Honey..
    Honey yg tegar yah.. Hwaiting~
    Share more MinRa yah…

  2. myonewworld berkata:

    oke ^^
    sering2 main kesini ya.
    btw thanks buat first komennya (:

  3. widia berkata:

    kasian si Hara di tinggal sm Minho.. T.T
    keren2.. suka deh sm pasangan yg satu ini, walaupun akhirnya maut yg memisahkan..hehehehehe
    share more ttg MinRa yahhhhh,,coba MinRa gbung sm KeyCole,,kyknya seru tuh hehehehehe

  4. myonewworld berkata:

    cek ff coming soon ku ya . shinra ngumpul semua disitu ^^
    gumawo komennya (:

  5. Tifadut05 berkata:

    Kak ada sambungannya lg ga ceritanya?

  6. myonewworld berkata:

    yang ini kan udh tamat de (:

  7. diahmp berkata:

    >< Puhliiissss kenapa minho nya wafat? Aaaaaa ( ╥﹏╥)

  8. _biepearl berkata:

    yaoloh , udah terbiasa banget baca broken minra jadinya –‘
    nice fic kak .
    i love this fic ;D

  9. Tiya Hazlee berkata:

    kenapa banyak sangat orang yang membuat fanfic minra sedih….tapi ini terbaik…….thanks…buat lagi yee finfic minra….

  10. Cicicipta berkata:

    Aaaaaa sad ending lagiii!!! MINRA sad endiiing!! Broken minra selalu bikin gue nangis aaaaa sedih banget sedih kenapa minho harus mati? Kenapa? Kenapa? Kenapaaaaa??? *nangis di pojokan* TTT^TTT daebak nih.. Bikin mata sembeb aduduuh minra ❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s