Keycole get married part 6

Author : kikyuzaraaa

Main cast : Key, Nicole

Support cast : SHINee and KARA member

Genre : romance

ratting : PG

*just fanfiction.. Gak bermaksud apapun. Suka silakan baca, gak suka gak usah baca! NO BAShING!!

Summary : “bagaimana rasanya menikah dengan seorang KEY SHINee?”

******

Key memacu mobilnya dengan cepat kembali ke dorm Kara. Saat ini ia benar2 mencemaskan nicole.

Ada apa dengan nicole? Mengapa suaranya ditelepon tadi terdengar ketakutan?

Saat key sampai didorm kara. Ia melihat nicole jongkok meringkuk diantara tanaman2 yang ada didepan dorm. Begitu melihat key datang nicole segera menghampirinya.

“ada apa??”. Tanya key cemas.

“sepertinya didalam ada perampok!”. Nicole terlihat panik.

“tunggu sebentar”. Key kembali kemobilnya. Ia mengeluarkan sebuah pemukul baseball dari dalam mobilnya.

Key dan nicole masuk kedalam dorm kara. Nicole bersembunyi dibalik badan key, ia ketakutan. Pelan2 mereka membuka pintu. Saat mereka masuk keruang tengah mereka melihat seseorang sedang tiduran disofa depan TV.

Mereka menghampiri orang itu. Key siap dengan pemukul baseballnya, siap memukul.

“KYAAAAAAAAAA…..”. Orang itu berteriak saat melihat key hendak memukulnya. Key tidak jadi memukul, ia sadar siapa orang yang dikira perampok itu.

“jokwon oppa?”. Nicole bicara dari balik badan key. “kenapa oppa bisa ada disini??”.

leader 2AM itu bangkit berdiri. Ia menatap nicole dengan tatapan bersalah, lalu melirik key dengan tatapan takut. Key sendiri masih waspada dengan pemukul baseball ditangannya.

“jangan salah sangka dulu”. Kata jokwon sambil melirik pemukul baseball ditangan key yang masih dalam posisi siap memukul.

“Begini.. Tadi pagi aku datang kemari. Saat itu member kara yang lain baru mau berangkat berlibur. Aku ingin bertemu nicole, hara bilang kau sedang pergi. Aku mengatakan pada mereka bahwa aku ingin mengatakan sesuatu yang penting padamu. Lalu gyuri menyuruhku masuk, dan menunggu didalam sampai kau datang”. Jelas jokwon.

“lalu kenapa tadi oppa masuk kekamar hara?”.

“itu karena hara bilang dikamarnya ada makanan. Aku boleh mengambilnya jika aku lapar, hara sengaja tidak mengunci pintu kamarnya”.

Nicole mengangguk mengerti.

“jadi ada urusan apa hyung dengan nicole?”. Tanya key, ia terlihat tidak menyukai jokwon.

“nah itu dia, kita perlu bicara berdua cole”. Kata jokwon, ia melirik key.

“baiklah oppa.. Key kau tunggu disini”. Nicole mengajak jokwon kekamarnya. Lalu nicole menutup pintu kamarnya.

Key yang terlalu penasaran, berusaha menguping dari balik pintu.

“ada apa oppa?”.

“ini soal jinwoon”. Kata jokwon. Ekspresi wajah nicole langsung berubah begitu nama jinwoon disebut.

“kenapa dengan jinwoon?”.

“jinwoon sekarang seperti mayat hidup cole. Dia seperti tidak punya semangat hidup lagi. Hanya makan sedikit, menyanyi seperlunya, tapi entah dimana pikirannya berada. Ia seperti orang gila”. Jokwon menceritakan dongsaengnya itu dengan wajah sedih. “dia butuh kau”. Lanjut jokwon.

“aku sudah tidak ada hubungan apa2 dengannya. Lagi pula sekarang aku punya calon suami, kami akan segera menikah”. Nicole bicara sambil menunduk, berusaha menyembunyikan perasaannya.

“kumohon cole, kau bicaralah dengannya. Hibur dia cole, buat dia kembali seperti dulu lagi. Aku yakin hanya kau yang bisa melakukannya”. Pinta jokwon.

Nicole diam, rasanya ia ingin menangis.

“mian oppa, aku tidak bisa”. suara nicole terdengar serak karena menahan tangis.

“baiklah.. Aku tidak akan memaksamu. Tapi tolong kau pertimbangkan cole”. Kata jokwon, “hanya itu yg ingin kukatakan, aku pamit pulang”. Jokwon keluar dari kamar nicole. Sementara nicole terduduk disamping ranjangnya dan mulai menangis.

Key yang tadi menguping hanya diam. Ia mengerti apa yang nicole rasakan saat ini.

Setelah jokwon pulang, key mendekati nicole yang masih menangis. Key menarik nicole kedalam pelukannya. Ia membiarkan nicole menangis dipelukannya.

“kibum”. Nicole bergumam dalam pelukan key. “aku jahat”.

Key mengelus rambut pendek nicole dengan lembut, berusaha menenangkannya.

Meskipun key tidak bisa berkata apa2 untuk menghibur nicole. Namun nicole merasa lebih baik dalam pelukan key.

******

“cole, lebih baik kau ikut aku saja. Tidak baik sendirian disini”. Kata key begitu nicole sudah berhenti menangis.

“tidak mau, lagipula itu dorm laki2. Masa aku menginap ditempat laki2. Apa kata orang?”.

“dorm sedang kosong sekarang, member SHINee yang lain sedang pergi berlibur juga. Kau ini sekarang calon istriku, kau tanggung jawabku sekarang!”. Kata key tegas.

“tetap aku tidak mau!”. Nicole keras kepala.

“baiklah kalau begitu aku yang akan menginap disini”.

“ANDWAE!!! Ini dorm wanita, kau tidak boleh menginap disini”. Kata nicole keras.

“pokoknya aku akan menginap disini. walaupun kau tidak mengijinkannya, aku akan tetap disini menjagamu”. key berkata dengan tulus. Hati nicole luluh dengan ucapan key, akhirnya ia mengijinkan key menginap.

Hari sudah mulai malam. Nicole pergi mandi, saat ia keluar dari kamar mandi ia tidak mendapati key dimana2.

Ternyata key tertidur dikamar hara dan jiyoung. Ia tidur diatas ranjang milik Hara.

“key..”. Nicole membangunkan key.

key mengerjapkan matanya.ia terbangun.

“hmmp”. Gumam key.

“jangan tidur disini babo!”. nicole merasa tidak suka key tidur diranjang hara.

key tidak bereaksi ia justru malah memejamkan matanya lagi. Nicole menarik2 baju key agar pria itu terbangun lagi.

“cole! Kau ini berisik sekali!!”. Bentak key kesal.

“Ya!! kau tidak boleh tidur diranjang Hara. Bangun key… Kau harus pindah. Jangan tidur disitu!”. Nicole menarik2 baju key.

Akhirnya key menyerah, ia bangun lalu duduk.

“apa maumu sih??”. Kata key kesal.

“kau tidur disofa ruang tamu saja. Jangan disini!!!”.

“mwo?? Kau tega sekali menyuruhku tidur disofa. Aku tidur disini saja, lagipula Hara juga tidak akan keberatan”.

“tetap tidak boleh!!!”. Kata nicole galak.

“begini saja cole, aku mau tidur disofa. Tapi kau juga harus tidur disofa menemaniku. Bagaimana??”.

Nicole menatap key tidak percaya dengan usul key yang aneh itu.

“enak saja! Ada kasur ngapain tidur disofa!”.

“yasudah, tidak mau kan?”. Key kembali tiduran dikasur Hara.

Nicole menatap key sebal, sepertinya ia memang harus membiarkan key tidur dikamar Hara.

Nicole kelaparan, dikulkas tidak ada makanan.Sementara Key tertidur lagi dikamar Hara.

“apa gunanya dia disini?”. nicole bicara pada dirinya sendiri.

akhirnya nicole memutuskan pergi ke supermarket yang letaknya jauh dari dorm kara. Hanya supermarket itulah satu2nya toko terdekat dari dorm kara.

Hujan turun saat nicole keluar dari supermarket setelah selesai belanja. Nicole lupa membawa payung. Terpikir olehnya untuk menelpon key, meminta pria itu menjemputnya tapi saat nicole mencari handphonenya, ternyata handphonenya tidak ada, rupanya tertinggal dirumah.

“sial benar aku”. Umpat nicole.

Akhirnya nicole menerobos hujan mencari taksi.

Tubuhnya basah kuyup. setelah menunggu dibawah derasnya hujan kira2 selama 10 menit akhirnya nicole mendapatkan taksi yang kosong.

Nicole sampai dirumah dalam keadaan sangat basah. Saat ia turun dari taksi key langsung menyambutnya sambil membawa payung.

“babo!! Kemana saja kau?”. Kata key cemas. Key membantu nicole membawakan barang belanjaannya sambil terus memayungi nicole.

“di..ngin”. Kata nicole sambil menggigil.

Begitu masuk kedorm, nicole langsung mengganti pakaiannya. Sementara key menyiapkan coklat hangat untuknya.

“ini untukmu”. Kata key sambil menyerahkan secangkir coklat hangat pada nicole.

Nicole meminum coklat hangat yang key buatkan untuknya, rasanya enak.

Key memperhatikan wajah nicole yang pucat, tubuhnya masih menggigil kedinginan. Key menaruh telapak tangannya didahi nicole.

“panas sekali.. Kau demam cole”. Key terlihat cemas.

“aku lapar..”. Kata nicole manja.

“kau tunggu istirahat disini. Aku akan buatkan makanan untukmu”. Kata key . Sebelum pergi kedapur ia menyelimuti nicole.

“gumawo”. Bisik nicole sambil tersenyum. Ternyata key benar2 baik, ia calon suami yang bisa diandalkan.

******

Sakit nicole semakin parah. Malam harinya nicole demam tinggi sampai ia tidak bisa tidur. Keringat dingin terus keluar dari tubuh nicole membuat baju tidur yang ia kenakan basah.

Key dengan setia mengompres dahi nicole, memberinya obat agar demamnya turun. Key terus menemani nicole sepanjang malam.

“cole, kita ke dokter saja”. Kata key, ia benar2 tidak tega melihat nicole sakit seperti ini.

“anni.. Aku tidak mau”. Bisik nicole parau.

Key tidak tidur semalaman, ia terus menemani nicole. Sementara nicole sudah mulai tertidur karena pengaruh obatnya.

pagi harinya nicole terbangun. Ia merasa tidak nyaman memakai baju tidur yang setengah basah karena keringat. Nicole melirik key yang tertidur bersandar dikursi yang ada disamping ranjangnya. Nicole bangkit berdiri. Tubuhnya masih lemas, namun sudah lebih baik.

Nicole menyelimuti key. Ia tersenyum menatap key.

“gumawo key”. Nicole mengecup kening key pelan.

******

“nicole!!!”. Key mencari nicole. Nicole tidak ada diranjangnya saat ia bangun. Ia berjalan keluar kamar. Terdengar suara orang sedang memasak didapur. key menghampiri suara itu.

Dilihatnya nicole sedang memasak. Wajah nicole masih merah, mungkin demamnya belum sembuh.

“cole!! Kenapa kau memasak??harusnya kau istirahat”. Kata key galak. Ia mengahampiri nicole, menyuruh nicole minggir dari pekerjaannya, key menggantikan nicole memasak.

“tidak apa2 kibum. Aku sudah sembuh”. Kata nicole.

“andwae! Kau duduk saja, tunggu makanannya matang”. Perintah key. Nicole menurut ia duduk menunggu key dimeja makan sambil memperhatikan key yang sedang memasak.

‘sepertinya aku mulai menyukaimu’ kata nicole dalam hati.

******

Nicole memaksa untuk tetap pergi kebutik meskipun key sudah melarangnya dengan alasan nicole masih sakit.

“ini tugasku kibum! Aku harus ke butik hari ini”. Kata nicole keras kepala.

Akhirnya key menyerah dan membiarkan nicole pergi.

Key dan nicole sampai disebuah butik mewah. Butik ini langganan para artis,harga baju2 disini sangat mahal, jadi tidak heran kalau butik ini hanya dikunjungi oleh orang2 ternama.

“nicole~ssi.. Key~ssi..”. salah seorang pegawai dibutik itu menyambut nicole dan key dengan ramah.

pegawai butik itu membawa mereka kebagian pengepasan. Ia memberikan nicole beberapa contoh gaun pernikahan.

“ini pilihan manajermu nicole~ssi .Ini semua model terbaru dari butik kami”.

Nicole melihat contoh gaun pernikahan didepannya. Ia langsung menunjuk satu gaun yang paling simple.

“aku mau yang ini”. Kata nicole.

“baiklah, silakan dicoba dulu. Kalau ukurannya tidak pas akan kami buatkan yang baru”. Kata pegawai butik itu ramah.

Nicole mengepas gaunnya. Saat ia keluar dari ruang pas, key yang menunggu nicole diluar menatap nicole kagum.

“kau cantik cole!”. Seru key.

“yang ini sudah pas kan?”. Nicole meminta pendapat key. Key mengangguk dengan semangat. Calon istrinya ini benar2 terlihat cantik dengan gaun pernikahannya.

“key~ssi, sekarang giliranmu. Silakan kau pilih tuksedonya”.

key memilih tuksedo yang paling dekat dengannya. Tuksedo itu tampaknya cocok dengan gaun yang nicole kenakan.

Key memakai tuksedo tersebut. Nicole tersenyum melihat bayangan dirinya dan key yang tepantul dicermin.

“kalian terlihat serasi”. Komentar pegawai butik, ia melihat kedua pasangan didepannya itu dengan kagum.

Nicole tersenyum, dalam hati ia senang. Dulu waktu kecil nicole sering bermimpi memakai gaun pernikahan dan bersanding dengan pangerannya. Ia sama sekali tidak menyangka, bahwa key lah yang akan menjadi pangerannya.

******

Key dan nicole pergi makan siang bersama. Lama kelamaan mereka menyadari bahwa hubungan mereka semakin akrab. Mereka jadi semakin bisa menghayati peran mereka masing2 sebagai calon pengantin.

“key..”. Panggil nicole pada key yang sedang sibuk dengan makanannya.

“hmmp”.

“apakah kau..”. Pertanyaan nicole terputus oleh suara dering dari handphonenya. Tadinya nicole ingin bertanya, ‘apakah kau mencintaiku?’ .tapi pertanyaan itu urung ia katakan.

“yeobosseo”. Sapa nicole pada si penelpon.

“Nicole, kau dimana sekarang? Bisa kebandara? mom dan dady sudah ada dibandara sekarang”. Suara ibunya terdengar dari telepon. Nicole menggigit bibirnya panik, kedua orangtuanya sudah ada dikorea sekarang.

“tunggu aku mom, aku segera kesana”. Kata nicole. Ia buru2 mematikan teleponnya lalu bangkit berdiri.

“kita harus pergi!”. Nicole berkata pada key. Key menatap nicole tidak mengerti. “orang tuaku menungguku dibandara”. Lanjut nicole.

Key menurut, ia meninggalkan makanan yang tadi sedang ia santap dan mengikuti nicole.

******

“oh my god!! My baby cole.. kau sekarang semakin cantik”. Kata ibu nicole dengan aksen amerikanya. Ia memeluk putrinya itu dengan erat. “sudah hampir 2 tahun kita tidak bertemu”.

pandangan ibu nicole menangkap sosok Key yang berdiri didekat mereka dengan kikuk.

“ini pasti.. Key”. Ibu nicole menghampiri key. Dengan hormat key menunduk memberi salam pada ibu key.

“kau tampan”. puji ibu nicole pada key.

“mom, dady dimana?”. Tanya nicole, ia tidak melihat ayahnya sedari tadi.

“oh, ayahmu sedang kekamar mandi”.

Tidak lama, ayah nicole datang. Nicole langsung memeluk ayahnya itu, ia benar2 merindukan ayahnya.

“ukh.. My princess”. Kata ayah nicole sambil mengelus rambut pendek nicole dengan sayang. “mana calon suamimu?”.

Nicole melepaskan pelukannya. Ia menggandeng tangan ayahnya, membawanya pada key.

“ini kibum”. Kata nicole sambil tersenyum senang. “dia calon suamiku dad”.

Ayah nicole memperhatikan key dari atas sampai bawah. Ia lalu menggeleng.

“apa yang kau suka darinya cole?”. Tanya ayah key. Key cemberut mendengar pertanyaan ayah nicole tersebut.

Nicole tertawa, “dia baik dan sangat perhatian”. Jawab nicole. “dia agak jutek”. Tambah nicole sambil berbisik ditelinga ayahnya.

Ayah nicole tersenyum. Ia tahu putrinya ini akan bahagia hidup dengan key. Mereka tampak cocok.

“mom, kenapa tidak tinggal didorm kami saja?”. Tanya nicole sambil merajuk. Orang tuanya bilang mereka akan menginap dihotel selama mereka berada dikorea. “kalian bisa tidur dikamarku. Lagipula sekarang dorm sedang kosong”.

“tidak nicole, kami tidak ingin merepotkanmu”. Kata umma nicole.

“lagipula kau kan pasti sibuk menyiapkan pernikahanmu”. Tambah ayah nicole.

“ohh.. Aku benar2 kaget saat manajermu mengatakan kalian akan menikah minggu depan. Sungguh mendadak, tapi kami senang. Semakin cepat semakin baik”. Ibu nicole terlihat bersemangat. Tingkah lakunya terlihat persis seperti nicole.

Nicole dan key mengantar kedua orangtua nicole ke hotel. Hotel itu letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, dan cukup dekat dengan dorm kara.

“kalian pulanglah, pasti kalian sedang sibuk sekarang”. Kata ayah nicole.

“anni.. kami sedang santai”. jawab nicole.

“cole.. Bagaimana kalau nanti malam kita adakan acara makan malam bersama. Apa kau bisa?”. ibu nicole memberi usul.

“tentu!!!”. Kata nicole bersemangat.

Key dan nicole pamit pulang. Mereka harus bersiap untuk acara makan malam bersama kedua orangtua nicole.

“kau kenapa sih diam begitu?”. Tanya nicole, semenjak tadi key hanya diam.

“tidak apa2. Hanya tidak menyangka pernikahan kita sudah sangat dekat”. Jawab key sambil terus menyetir mobilnya.

Nicole diam, sebenarnya nicole juga merasakan hal yang sama. Ia benar2 tidak mengira akan menikah secepat ini.

******

Acara makan malam bersama orangtua nicole berjalan dengan lancar. Kelihatannya kedua orangtua nicole setuju dengan rencana pernikahan key dan nicole.

Dalam hati nicole merasa senang. Karena seperti tidak ada lagi masalah yang harus mereka lewati.

“cole! Malam ini aku tidak menginap ya. Tidak apa2 kan?”. Kata key begitu mereka sampai didorm kara setelah selesai makan malam.

“oh.. Ne”. Jawab nicole. Sebenarnya ia ingin key menginap.

“jangan lupa menelponku jika terjadi sesuatu”. pesan key sebelum ia pergi.

Nicole menghela napas. Sepertinya hatinya sudah mulai bisa menerima kehadiran Key.

******

Nicole duduk diruang tengah. Tubuhnya lelah setelah seharian beraktivitas. Ia duduk disofa, merenggangkan tubuhnya.

Nicole menyalakan TV. Matanya langsung terpaku dengan apa yang diberitakan diTV.

“Jung Jinwoon segera dilarikan kerumah sakit. Menurut kabar ia pingsan saat konser live. Saat ini fans berdatangan kerumah sakit. Mereka mengkhawatirkan keadaan jinwoon”. Suara reporter diTV bagaikan pukulan bagi nicole.

Nicole menggigit bibirnya keras, ia menahan tangis. Ini semua salahnya, ia adalah penyebab jinwoon jadi seperti itu.

Handphone nicole bergetar. Ia mengambil handphonenya dengan lemas. Satu panggilan video call dari jiyoung. Nicole mengusap matanya sebelum menekan tombol ‘answer’ memastikan tidak ada air mata disudut matanya.

“eonnie~ya … .” . wajah jiyoung muncul dilayar handphone nicole, disamping jiyoung ada member KARA yang lainnya.

“Nicole, apa2an ini? benarkah kau akan menikah kurang dari seminggu lagi?”. Tanya gyuri to the point.

Nicole memaksakan tersenyum. Ia benar2 rindu pada member KARA yang lain. Saat ini ia benar2 membutuhkan mereka.

“ne.. Eonnie”. Jawab nicole pelan.

“ya! Kenapa mendadak sekali sih? Kau tahu kami semua tidak percaya saat manajer memberitahu kami.” kali ini seungyeon yang bicara.

“nicole, tidak ada masalahkan?”. Kata hara dengan tatapan curiga.

“annio.. ini sudah keputusan kami. Lagipula keluarga kami sudah setuju, semakin cepat semakin baik”. Nicole berusaha terlihat senang. Namun tetap saja, wajahnya tidak bisa berbohong.

“eonnie, gwaechana? Kau terlihat pucat”. Tanya jiyoung.

“ne.. Aku hanya agak lelah, seharian ini banyak yang kukerjakan”.

“cole, kami akan pulang 2 hari sebelum pesta pernikahanmu. Itu berarti lusa. Kami harus menyiapkan gaun untuk datang kepestamu”. Kata gyuri, ia terlihat tidak sabar.

“tidak kusangka kau akan mendahuluiku cole…”. Kata Seungyeon .

“eonnie~ya.. Mau oleh2 apa?? Nanti kami belikan”. Kata jiyoung dengan gaya aegyonya seperti biasa.

“tidak usah, aku hanya butuh kalian disini”. Nicole lagi2 memaksakan diri untuk tersenyum.

“baiklah kalau begitu cole, sudah dulu ya. sudah malam, kau juga perlu istirahat”. Kata hara.

“iya eonnie.. Bye..”. Jiyoung melambaikan tangannya.

“Byeee..” seungyeon dan gyuri berkata bersamaan.

Nicole menutup flip handphonenya. Hatinya kacau sekali. Rasanya ia benci pada dirinya sendiri. Sekarang nicole merasa telah mengkhianati orang2 yang dicintainya, dan itu membuat ia merasa sangat bersalah.

******

“cole, gwaechana? Kau terlihat pucat”. Kata key cemas. Pagi harinya key datang menjemput nicole. Hari ini mereka akan bertemu dengan menajer mereka. Ini pasti menyangkut persiapan pernikahan mereka.

“na gwaechana”. Jawab nicole pelan. Key tidak yakin nicole baik2 saja, ia tahu ada sesuatu yang nicole pendam dalam hatinya.

Sepanjang pertemuan dengan para manajer. Nicole hanya diam, sementara key juga hanya menjawab seperlunya saja.

“baiklah, semuanya sudah beres. Undangan akan disebar hari ini dan berita pernikahan kalian juga sudah diberitakan sejak semalam”. Kata manajer nicole.

“kalian hanya tinggal bersiap. Harinya sudah dekat”. Tambah manajer key.

Key melirik nicole, gadis itu hanya diam saja tidak seperti biasanya.

Setelah pertemuan selesai. saat key hendak membukakan pintu mobil untuk nicole, mata key melihat ke sebuah tulisan headline majalah yang ada ditoko majalah tidak jauh dari mobilnya.

‘jung jinwoon dirawat dirumah sakit’

Sekarang key tahu penyebab nicole menjadi diam seperti ini.

******

Key tidak mengantar nicole pulang. Melainkan key memarkir mobilnya diparkiran rumah sakit.

“key.. Ini..”. Nicole menatap key heran.

“aku tahu cole. Kau harus menjenguk jinwoon”.

“aku tidak mau”. Kata nicole pelan.

“kau harus! Ini soal perasaan, aku tahu kau sedang merasa bersalah. Kau harus menengok jinwoon dan memastikannya baik2 saja”.

“aku tidak sanggup”. Ujar nicole lirih, nicole hampir menangis.

“ada aku cole, aku akan mendampingimu”. Key menggenggap tangan nicole. Gadis itu merasa tangannya hangat didalam genggaman key.

Akhirnya nicole mau menengok jinwoon. Key tidak melepas genggaman tangannya pada tangan nicole, mereka terus bergandengan.

“nicole!!! Akhirnya kau datang!”. Seru jokwon terlihat senang dengan kedatangan nicole.

“dimana jinwoon?”. Tanya nicole pelan.

“dia didalam cole, sampai saat ini dia belum mau menyentuh makanannya”.

Nicole melirik key yang berdiri disamping. Key mengangguk, meyakinkan nicole.

Nicole menghela napas panjang. Lalu pelan ia membuka pintu kamar jinwoon. Key terus mendampinginya, ia masih terus menggenggam tangan nicole.

Jinwoon sedang duduk diatas ranjangnya, matanya menatap keluar jendela yang terbuka. Ia belum menyadari kedatangan nicole.

“jinwoon~aa”. Panggil nicole pelan. Ragu2 ia melangkahkan kakinya mendekati jinwoon.

Jinwoon menengok, tapi begitu ia melihat nicole ia langsung membuang mukanya.

“ngapain kau kesini?”. Tanya jinwoon ketus. “aku tidak membutuhkanmu lagi!!”.

Nicole menggigit bibirnya, lagi2 ia merasa ingin menangis. Tangan key meremas tangan nicole, memberi kekuatan pada nicole.

“mianhae”. kata nicole pelan, suaranya terdengar seperti bisikan.

“Pergi kau! PERGI!!!”. Teriak jinwoon.

Bukannya pergi nicole malah berlari menghampiri jinwoon. Ia melepaskan tangan key yang menggandeng tangannya. Nicole memeluk tubuh jinwoon erat, tidak peduli meskipun jinwoon memberontak.

“mianhae..”. Bisik nicole ditelinga jinwoon. “mianhae.. Mianhae..”. Nicole terus berkata seperti itu.

Nicole mulai menangis terisak. Jinwoon sudah tidak memberontak, ia membiarkan nicole memeluknya.

“aku tidak sanggup melihatmu seperti ini. Kumohon jangan begini”. Kata nicole sambil terisak.

Jinwoon juga mulai menangis. Ia tidak tahu harus berkata apa pada gadis yang dicintainya ini.

“jangan begini jinwoon.. Kumohon..”.

“kenapa? Apa pedulimu? Aku matipun kau tidak akan rugi”. Kata jinwoon lirih.

nicole menangis semakin terisak. Hatinya sakit mendengar ucapan jinwoon tadi.

“kau tetaplah orang terpenting dalam hidupku jung jinwoon! Kau sahabat terbaikku”.

Jinwoon diam, lalu ia meringis.

“sahabat kau bilang? Jadi aku ini hanya sahabat?”. Jinwoon tertawa datar.

“aku tidak peduli lagi dengan persahabatan kita! Pergi kau dari sini!!!”. Jinwoon mendorong tubuh nicole, sampai nicole jatuh terduduk.

Key segera menghampiri nicole, membantu nicole berdiri.

“PERGI!!! AKU TIDAK PERNAH PUNYA SAHABAT SEPERTIMU!”. Teriak jinwoon.

Tangisan nicole semakin menjadi2. Hatinya benar2 sakit mendengar setiap ucapan jinwoon.

Key memeluk nicole, membawa nicole keluar dari kamar jinwoon.

Jokwon yang sedang duduk menunggu diluar hanya melihat mereka berdua dengan tatapan tidak mengerti.

******

_ToBeContinue_

dikomen ya readers..

Aku butuh kritik dan saran kalian.

^^

Iklan

14 thoughts on “Keycole get married part 6

  1. ohh semakin seru !!!

    loh ayo doonnggg shinra pada kembali ke dorm mereka.. trus dateng ke nikahan keycole ><
    oh ya, kirim undangannya buat aku tak mbak nicole sama mas konci (?)

    itu Jinwoon kasian T_T tapi aku ajdi sebel juga deh U.U #PLEAK #labil
    tambahin nana dong .. biar seru #BLETAK *merusak ide cerita -_-*

    Lanjuttt !!!! FIGHTING!! XD

  2. Nossivip berkata:

    Key baik beut

  3. shin hyun-rim berkata:

    omg..trnyta it si jokwon yg mau ktmu cole bwt britahu keadaan jinun doank..kira’n siapa??
    Pnjahat,at aplh??
    Ampun dech,si jinun pth ht ampe sg2 nya…
    Nicole ampe di dor0ng g2..kshan..

    Aduh,keycole it bnr2 sesuatu bgtz..bkn geregtn,,key nya,sweet g2..nicole nya jg udh ska bnrn ma key..

  4. adelia berkata:

    pingin jd nicole,, dbikinin hot chocolate sma key..
    hwaaa!!! mupeng XD
    jinwoooooooooon!!!!
    whats wrong with U???!!!
    knp smpe depresi gtu sich,,
    sgitu cintanykah dy sma nicole???
    ya tuhan..

  5. keiriangel_ berkata:

    LOl XD si key bawa-bawa pemukul baseball di mobilnya.. XD Ngapain coba? XD

    btw, itu si jinun putus asanya parah banget yakk?? sampe aneh gitu..
    btw, Key suka gak sih sma Nicole?? knpa dia diam aja setelah ketemu ortunya Cori?? 😕
    Alurnya rada cepat ya chingu.. kalo misalnya lama-an dikit lagi ceritanya mungkin lebih bagus *menurut aku #plakk

  6. verrakim_ berkata:

    Jinwoon tega banget sama cole.
    Huaaa
    ternyata separah itu ya depresinya jinwoon sampai2 ktmu cole nggk mau
    ckckck

  7. ully2107 berkata:

    wuuuh~ KEY so sweeeeet bangeeet 😀
    KEYCOLE!!! 😀

    aigoo~ jinwoon ><

    baaik, lanjut lagi ke next chap xD

  8. Liamvp berkata:

    Lanjut ke next part

  9. ninamaliaa berkata:

    kyaa, konfliknya semakin mejadi saja 😦
    kasian cole didiorng ampoe jatoh :((

  10. choi hye"rynryn"kyo berkata:

    kasian nicole…..untung key mau ngerti, dan tetap ada di samping nicole…ceritanya makin seru…

  11. Michella berkata:

    wuw, jinwooon -_-
    key sabar juga yah sama jinwoon .
    padahal nicole udah di dorong sama jinwoon ..

    lanjutt.

  12. VayTeuKey berkata:

    wuuuuoooohhhh makin seru nih, tapi keliatannya hati mereka berdua udah saling menerima tanpa di sadari.

  13. chagyumin berkata:

    owalah jokwon toh. jinwoon nyesek tuh.

  14. Shina berkata:

    Itu Key sempet-sempetnya balik lagi ke mobilnya nyari pemukul baseball apa ga kelamaan tuh..padahal cari aja yg lebih dekat gitu seperti sapu atau apa ke yg ada di dormnya Kara..
    konfilknya makin seru neh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s