Listen my heart part 3 (the rose flowers after story)

 

author : kikyuzaraaa

cast : choi minho, goo hara

genre : romance

 

aku menengok mencari sumber suara. Mataku melebar saat kulihat choi minho duduk disalah satu bangku dibelakangku. “silakan duduk disini nona manis”. Ia berdiri dan mempersilakanku duduk dibangkunya.

Aku membuang muka, berharap ia tidak menggangguku lagi.

tapi ia justru malah menghampiriku dan berdiri dibelakangku. Karena saat itu bus penuh, tubuh kami jadi saling bersenggolan.

“goo hara”. Ia berbisik memanggil namaku. Aku berpura2 tidak mendengar.

“hari ini kau ada acara apa?”. Ia tetap tidak mau menyerah, ia terus menggangguku.

“apa maumu sebenarnya choi minho??!”. Kataku dengan agak membentak membuat orang2 dalam bus memperhatikan kami.

“aku cuma mau dekat denganmu”. jawabnya enteng seakan tidak peduli dengan tatapan orang2 didalam bus.

“jangan ganggu aku minho, kumohon”.

“begini saja. Aku janji tidak akana mengganggumu lagi, bahkan aku takana muncul lagi dihadapanmu. Tapi dengan satu syarat”. Minho menatapku tajam .”berikan aku waktu sebentar bersamamu. Ijinkan aku mengajakmu kesuatu tempat”.

Aku berfikir sejenak, tidak ada salahnya menerima tawaran minho, setelah ini aku akan terbebas darinya.

“baiklah, kapan?”. Kataku akhirnya. Minho menyunggingkan senyuman kemenangannya. ia pikir ia sudah menang.

“hari minggu, aku akan menjemputmu”. Kata minho, masih dengan senyum lebarnya.

“sampai jumpa goo hara”. Minho melambai padaku sebelum ia turun dari bus. Aku masih berdiri didalam bus, melihat bayangan minho yg berjalan turun dari bus. masih satu halte lagi sebelum aku turun.

“apa yg harus aku lakukan oppa?”. Kataku lirih pada diriku sendiri.

—–

Minho benar2 datang kerumahku pada hari minggu. ia datang pagi2 sekali.

“kita mau kemana?”. Tanyaku dengan malas.

“pokoknya ikut saja”. Kata minho bersemangat.

Dengan terpaksa aku ikut dengannya. Minho menggandeng tanganku, aku tidak keberatan karena setidaknya setelah ini minho tidak akan menggangguku lagi.

Ternyata minho membawaku kesebuah taman bermain. Taman bermain tempat pertama kali aku berjumpa dengan jinki oppa.

“kenapa?”. Tanya minho saat aku tiba2 menghentikan langkahku. Aku tidak mau masuk ketaman bermain itu, terlalu banyak kenanganku dengan jinki oppa disana, aku tidak sanggup.

“kita ketempat lain saja”. Kataku menatapnya. “pleasseee”. Aku memohon.

“kenapa sih? Disini kan asik banget. Ada danau kecil diujung taman ini”.

“pokoknya aku tidak mau”. Kataku tegas.

“ingat perjanjian kita?. Kau harus menepati janjimu”. Kata minho. Ia tidak peduli dengan tampangku yg sekarang hampir menangis.

minho menarik tanganku, membawaku masuk kedalam taman itu. Aku pasrah dan memejamkan mata. Benar2 tidak ingin melihat setiap sudut taman bermain.

“duduklah”. Kata minho pelan. Aku membuka mataku. minho membawaku kesebuah bangku dipinggir danau. Bangku itu adalah bangku tempatku berkenalan dengan jinki oppa. Mengapa bisa kebetulan begini???

“aku tidak mau minho”. Kataku mulai menangis. “sungguh aku tidak mau”.

“kau harus menepati janjimu hara!”. Minho menatapku. Ia mendekat dan memelukku. “uljima”. Bisiknya ditelingaku.

“aku tidak sanggup”. Kataku sambil terisak dalam pelukan minho.

“tenanglah, duduk dan tenangkan dirimu”. Minho menuntunku dan mengajakku duduk dibangku itu. Walaupun dengan ragu, aku tetap menurut dan membiarkan minho membawaku duduk dibangku itu.

“aku belikan kau minuman dulu ya”. Kata minho, ia lalu berjalan cepat meninggalkanku sendirian dibangku itu.

“oppa.. Aku tidak sanggup lagi. Aku rindu padamu oppa”. Aku mulai berbicara sendiri seakan bicara pada jinki oppa.

Kupejamkan mataku..

*flash back*

 

“apakah tempat duduk ini kosong?”. Seorang pemuda menghampiriku. Ia menunjuk tempat kosong pada bangku panjang yg aku dudukki.

Aku hanya menjawab pertanyaan pemuda itu dengan anggukan. lalu pemuda itu duduk disampingku.

“kau mau soda?”. Tanyanya sambil memberikan sekaleng minuman soda padaku. “ambillah”. Katanya.

Dengan ragu aku mengambil kaleng soda itu.

“gumawo”. Kataku pelan dan membuka botol soda itu. Lalu… Croooottttt .. Soda dalam kaleng itu memuncrat kemukaku saat aku membukanya. Membuat wajah dan baju seragamku basah.

“aissshh.. Kau tidak apa2?”. Pemuda itu segera mengeluarkan sapu tangannya dan mengelap wajahku dengan sapu tangannya. Usapan pemuda itu terasa lembut, hatiku bergetar saat pemuda itu mengusap wajahku dengan sapu tangannya.

“gwaechana”. Kataku pelan.

Pemuda itu pasti merasa tidak enak padaku karena bajuku jadi kotor semua karena soda yg ia berikan.

“baju seragammu kotor. dimana rumahmu?”. Tanyanya padaku.

“rumahku lumayan jauh dari sini”. Kataku.

“kau pulang naik apa?”.

“bus”.

pemuda itu melepaskan jaket yg menutupi baju seragamnya. Rupanya dia murid dari salah satu sekolah yg letaknya dekat dari sini.

“pakai jaketku untuk menutupi seragammu yg kotor”. Katanya sambil memberikan jaketnya padaku. Dengan ragu aku memakai jaketnya, jaket itu agak kebesaran ditubuhku yg kecil.

“mianhae.. aku tidak bermaksud..”. Ia merasa tidak enak.

“gwaechana”. Aku tersenyum padanya.

“siapa namamu?”. Ia bertanya padaku, matanya menatap mataku tajam. ukh wajah pemuda itu terlihat lembut.

“goo hara”. Jawabku.

“lee jinki”. Ia mengulurkan tangannya.

 

*flashback end*

 

“hara.. Gwaechana?”. Suara minho membangunkanku. Rupanya tadi aku tertidur dan memimpikan pertemuan pertamaku dengan jinki oppa.

“ne”. Jawabku pelan, lalu minho duduk disampingku. Ditempat dulu jinki oppa duduk.

“ini untukmu. Minumlah”. Minho memberiku sekaleng minuman soda.

Aku tidak mengambil minuman itu dan hanya menatapnya.

“kenapa? Tidak suka soda?”. Tanyanya.

Aku menggeleng. “aku tidak mau minum itu”. Kataku. semua yg minho lakukan hari ini hanya membuatku teringat pada jinki oppa, dan itu membuatku sangat sedih.

“yasudah kalau tidak mau. biar aku yg minum”. Lalu minho membuka segelnya dan.. Croooott… kaleng soda itu memuncratkan busanya ke wajah dan jaket yg minho pakai.

Tuhan.. Kejadiannya sama persis seperti dulu.

“kau bawa tisu?”.

Aku yg daritadi hanya menatapnya tersadar dan mengeluarkan tisu dari tasku. Dengan ragu aku membersihkan noda soda diwajah minho.

Deg… Perasaan ini sama seperti dulu. Mungkinkah ini Dejavu??

“wah bajuku kotor”. Kata minho. Ia melepas jaketnya yang kotor. “kau kenapa?”. Minho sadar bahwa aku sedari tadi hanya menatapnya.

“ahh.. tidak”. kataku langsung menunduk.

“kita jalan saja, disana pemandangannya indah”. minho berdiri dan berjalan pelan kearah danau sementara aku hanya diam dan menatapnya.

Entah apa yang terjadi saat itu aku melihat jinki oppa ada pada diri minho. ia tersenyum padaku dan menyuruhku menghampirinya. Tapi saat aku mendekatinya, bayangan jinki oppa kembali berubah menjadi minho. Dan saat itu kepalaku benar2 pusing… Lalu semua gelap.

 

—–

-minho pov-

 

Hara tersenyum padaku, ia mulai berdiri dan berjalan menghampiriku. tapi tiba2 ia berhenti, wajahnya terlihat pucat. Dan ia limbung..

Aku segera menghampirinya.

“hara..”. Aku menepuk pipinya, tapi hara tidak sadarkan diri. Segera aku membawanya kerumah sakit.

 

Dokter bilang hara kurang istirahat dan ia juga lemah karna kurang vitamin. Itulah sebabnya mengapa ia tiba2 pingsan.

Aku mengamati wajah hara yg masih tertidur diranjang rumah sakit. tangannya diinfus untuk memasukan sari makanan ketubuhnya.

“kau kenapa hara?”. Bisikku sambil mengusap rambutnya. “aku tidak tega melihatmu begini”.

perlahan kulihat hara membuka matanya.

“jinki oppa.. Kaukah itu”. Ia berbisik dan mulai mencari2.

“ini aku hara”. Kataku sambil memegang tangannya. Hara menatapku.

“mana jinki oppa?”. Tanyanya lagi. “apa jinki oppa benar2 sudah tidak ada?”. Hara mulai terisak. Aku benar2 tidak tega melihatnya.

“hara.. Tenanglah. Ada aku disini”. aku mencium tangannya dengan lembut.

Hara masih terus terisak. Aku baru sadar betapa kurus dan pucat wajahnya.

“tidurlah lagi”. Bisikku sambil mengusap rambutnya.

Aku mulai bernyanyi..

“Soni siryeowa sarangae giyeoki chagapge dagawa.

aryeo-onda ijaeneun deoisang neoreul bujunghago sipji aneun Nareul algo itjiman.. “.

Lagu ‘the name i loved’ yang kunyanyikan berhasil membuat hara kembali tertidur.

 

bagaimanapun juga aku benar2 mencintai hara. Aku akan membuat hara kembali ceria seperti dulu, seperti saat jinki masih ada.

 

-To Be Continue-

Please leave your comment ^^

Iklan

4 thoughts on “Listen my heart part 3 (the rose flowers after story)

  1. widia berkata:

    so sweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeettttt…. love this story ^^

  2. Tiya Hazlee berkata:

    sweet nye…..minho baik ye….thanks yaa

  3. Cicicipta berkata:

    Kyaaaaaa minhoo!! Ayo terus berjuang berjuang dan berjuang!! 😉 daebaaaakkk penasaran nih xD

  4. Cicicipta berkata:

    Yah kok part 4-nya belum ada??? 😦 ayo update part 4-nya dooong penasaran niiih, update soon yaaa.. Aku pasti nungguin hihihi hwaiting 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s