Romantic couple

Author : kikyuzaraaa

Cast : Nicole, Key, minho

Genre : romance

-key pov-

“chagiya.. hari ini aku latihan basket dengan minho. Kau pulang duluan saja ya”. kata nicole sambil berjalan cepat ke lapangan basket.padahal bel pulang baru saja berbunyi, tapi dia sudah terburu2 sekali.

“cori!!!”. Aku berteriak memanggilnya, tp nicole tidak mendengar karena ia sudah berbelok.

Aku menghela nafas melihat tingkahnya. Lagi2 ia tidak menganggapku penting, ia terlalu sibuk dengan latihan untuk pertandingan basketnya, sampai2 ia tidak sadar sudah menelantarkanku selama beberapa hari ini.

Tapi walaupun begitu, aku sangat sayang pada nicole, aku akan selalu bersabar menghadapinya.

Akhirnya aku menyusul nicole ke lapangan basket. Kulihat ia sedang mengobrol dengan choi minho, anak kelas sebelah. Minho adalah kapten club basket laki2, sementara nicole kapten club basket perempuan, jadi tidak heran kalau mereka akrab dan sering latihan bersama.

“cori..”. Aku memanggilnya, ia menengok kearahku, segera menghampiriku.

“chagiya, aku kan sudah bilang..”.

“aku tahu”. Aku memotong ucapan nicole, “aku hanya ingin bertanya, nanti malam apa kau ada acara?”.

Nanti malam adalah malam minggu, sudah lama kami tidak pergi bermalam minggu bersama.

“sepertinya tidak ada”.

“kalau begitu nanti malam kujemput jam 7”. Kataku sambil tersenyum, nicole mengangguk tanda setuju.

——

sejak pukul 6 aku sudah bersiap2 untuk pergi dengan nicole. Aku berdandan simple, karena nicole tidak suka cowok yg ribet.

Sebelum keluar dari kamar, aku mengirim nicole sms bahwa aku akan sampai dirumahnya dalam 10 menit.

Setelah itu dengan semangat kukendarai motorku menuju rumah nicole.

“key, apa kabar?”. Jinki hyung kakak laki2 nicole menyapaku . Ia yang membukakan pintu untukku.

“baik hyung, nicole mana?”. Tanyaku padanya.

“cori sudah pergi duluan. Apa kalian janjian pergi bersama malam ini?”. Tanyanya bingung.

“kemana cori pergi?”.

“tadi sore sepulang latihan, ia langsung pergi lagi dengan teman laki2nya, kalau tidak salah namanya choi minho”.

Deg.. Hatiku kesal mendengarnya. Nicole pergi dengan minho, padahal ia sudah punya janji pergi denganku.

setelah pamit pada jinki hyung, aku langsung pulang mengendarai motorku dengan kencang.

Setelah sampai dirumah aku berusaha menghubungi nicole, tapi ia tidak mengangkat teleponku.

“SIAL!!!”. Aku membanting handphoneku dengan emosi.

—–

Key, Bisakah kita bertemu?

Aku membaca sms nicole pada pagi harinya. Hatiku kecewa saat membacanya, karena nicole tidak lagi memanggilku ‘chagiya’ di smsnya. Ada apa denganmu nicole??

Hari ini di Cafe biasa jam 11!!!

Aku membalas smsnya, tidak bisa menyembunyikan rasa kesalku padanya.

—–

Nicole sudah ada didalam cafe saat aku datang. Ia duduk ditempat yg biasa kami tempati jika kami datang ke cafe ini. Cafe ini memang cafe favorit kami, kami sering menghabiskan waktu berdua dicafe ini.

Aku duduk berhadapan dengan nicole, kami hanya diam dalam waktu lama. Aku sendiri masih kesal padanya, sehingga aku malas memulai pembicaraan.

“key, mianhae.. Tapi aku harus mengatakan ini”.nicole memulai pembicaraan. ia menatapku tajam. “aku mau kita putus!”. Katanya, kali ini ia tidak menatapku, matanya menerawang melihat keluar jendela.

“mwo?? Kau bercanda ya?”. Kataku sambil tertawa hambar. “ini tidak lucu cori!!!”. Kataku agak berteriak.

“aku serius”. Katanya pelan.

“tatap mataku!”.

nicole justru menunduk saat aku menuruhnya menatap mataku.

“kau berbohong! Ini bukan dirimu. Ada apa denganmu? Seharusnya aku yg marah padamu”. Kataku kesal.

“key! Kumohon jangan paksa aku. Aku mau kita putus. Mianhae”. Kata nicole pelan, ia masih menunduk, sepertinya ia mulai menangis.

“kenapa?”.

“mian, aku tidak bisa katakan. Nanti kau akan tahu sendiri alasannya”.

Nicole bangkit berdiri dari tempat duduknya. “sampai jumpa key, gumawo untuk semuanya”. Ia masih menundukkan kepalanya. Aku yakin ia menangis.

Kenapa dengannya? Nicole memang gadis yg cuek, ia jarang menunjukan rasa sayangnya padaku, tapi aku tahu ia menyayangiku. Dan sekarang ia tiba2 minta putus, setelah 3 tahun kami berpacaran. Pasti ada yg tidak beres dengannya.

—–

Jam istirahat disekolah sungguh seperti neraka bagiku, biasanya aku pergi kekantin dengan nicole. Tapi hari ini, jam istirahat aku justru berada dalam kelas mendengarkan teman2ku yg ribut dengan permainan gitarnya.

Saat itu aku melihat ke luar jendela. Diluar aku melihat nicole sedang berdiri sambil mengobrol dengan seorang namja tinggi, dari postur tubuhnya aku tahu ia choi minho.

Aku merasa curiga telah terjadi sesuatu diantara mereka. Sesuatu yg merubah hati nicole dan membuatnya meninggalkanku.

Aku berjalan mendekati mereka, sambil berpura2 membenarkan tali sepatu aku berusaha menguping pembicaraan mereka.

“ya! yeobo jangan begitu!”. Kudengar minho memanggil nicole ‘yeobo’ .yeobo adalah panggilan sayang untuk kekasih. Kenapa minho memanggil nicole yeobo.

“bukan begitu minho-yaa, kita latihan basket dulu saja. Setelah itu baru pergi nonton”. Kali ini kudengar nicole yang bicara. Nicole memang tidak memanggil minho ‘chagiya’ seperti ia memanggilku saat kami berpacaran dulu. Tapi dari ucapan nicole tadi sepertinya mereka akan pergi bersama berdua.

Aku yakin telah terjadi sesuatu diantara minho dan nicole.

—–

Sepulang sekolah aku mengambil motorku yg kuparkir diparkiran kusus untuk murid.

Saat itu aku melihat nicole berlari melewati parkiran, ia sepertinya menangis. entah mengapa, aku malah mengejarnya.

Aku mengikuti nicole, ia berlari menuju taman belakang sekolah yang sepi. Disana ia menangis sejadi jadinya.aku mendekatinya.

“cori”.

Nicole yg sadar akan kehadiranku segera menghapus air matanya. Ia menunduk menyembunyikan wajahnya.

“gwaechana?”. Tanyaku pelan, saat itu aku benar2 khawatir pada nicole.

“jauhi aku key! Aku bukan wanita baik2”. Katanya pelan.

“waeyo?? Aku sudah lama mengenalmu cori. Kau bukan tipe cewe yg cengeng. Pasti terjadi sesuatu padamu sampai kau menangis begini”.

“key.. Semua sudah berubah. Pergi! jauhi aku key!”. Nicole kali ini berkata agak keras. Ia tidak menunduk lagi, ia menatap mataku.

aku justru makin mendekati nicole. Aku menariknya dalam pelukanku. Bagaimanapun aku masih menyayangi wanita dalam pelukanku ini. Dalam pelukanku nicole makin terisak.

“kau bisa cerita padaku jika ada masalah. kita tetap teman cori”. Kataku pelan.

“key, aku jahat padamu! Mianhae”. Ia berbicara sambil terisak.

“sudahlah, aku sudah melupakan semuanya cori.kupikir memang lebih baik kita berteman saja”.

nicole melepaskan pelukanku. Ia menatapku tajam dengan matanya yg masih sembab karena air mata.

“gumawo, sampai kapanpun kau tetap laki2 yang terbaik”. Katanya. “aku harus pergi key”. Ia berbalik menjauhiku.

“cori.. uljima! fighting!”. Kataku padanya sebelum ia berbelok. Nicole menghentikan langkahnya. Ia menengok padaku.

“gumawo”. Katanya dengan senyuman.

—–

Aku memperhatikan nicole yang sedang berlatih basket dilapangan. Saat itu sedang jam istirahat, tp team basket nicole justru malah berlatih untuk pertandingan mereka.

Kuperhatikan ada yg berubah dari nicole, ia terlihat lebih kurus dan raut wajahnya tidak gembira. Ia terlihat sedih.

Saat itu tidak sengaja nicole jatuh karena bersenggolan dengan temannya. Aku ingin berlari menolongnya, tapi minho sudah lebih dahulu menolong nicole. Minho memapah nicole kepinggir lapangan tidak jauh dariku. Aku bisa mendengar percakapan mereka.

“yeobo, kau harus lebih hati2. Minumlah dulu”. Kata minho, ia menyerahkan sebotol minuman pada nicole.

Aku memperhatikan nicole, ia tampak lelah dan kesakitan. Sungguh saat itu aku ingin menolongnya, membantunya menghilangkan rasa lelah dan sakitnya.

Tapi yg bisa aku lakukan saat ini hanya diam memperhatikan minho yg sedang berusaha menolongnya.

—–

Cori, kau sekarang sangat kurus. Pasti diet ya? Sudahlah lupakan dietmu, makan yang banyak dan jangan lupa beristirahat.

Aku mengirimi nicole sms pada malam harinya, baru beberapa detik nicole sudah membalas smsku.

kau memperhatikanku ya? Terima kasih key untuk semua perhatianmu.

Lagi2 nicole mengucapkan terima kasih. Dia itu kenapa sih? Kalau tidak bilang terima kasih, ia bilang maaf. Ada apa dengannya.

—–

“cori, ini untukmu”. Aku menyerahkan sebotol jus tomat yang telah kusiapkan khusus untuk nicole, karena aku tahu ia suka sekali jus tomat.

nicole yg sedang memakai sepatu basketnya menengok kearahku. Ia menatap botol jus yg aku sodorkan padanya.

“untuk penambah tenaga. Hari ini kau tanding kan?”. Kataku padanya.

Nicole menerima botol jusku.

“gumawo key”. Katanya pelan.

“jangan lemas begitu dong cori. Kau harus semangat, kau harus menang!”. Kataku menyemangatinya.

“key.. Mianhae”. Lagi2 nicole minta maaf.

“berhenti minta maaf padaku cori. Karena aku akan selalu memaafkanmu meskipun kau tidak memintanya”. Kataku sambil menatap nicole tajam.

Nicole memberikan senyumannya padaku. Senyum yg sudah lama tidak kulihat.

“kalau kau tahu apa yg kulakukan padamu, apakah kau masih mau memaafkanku?”. Tanyanya pelan.

“memang apa yg telah kau lakukan padaku??”. Tanyaku bingung.

“CORI !!!”. Minho tiba2 muncul, ia berteriak memanggil nicole.

“key, gumawo”. Kata nicole sebelum pergi menghampiri minho.

“NICOLE, FIGHTING!!”. Kataku berteriak semangat padanya.

Nicole memberikanku senyuman sambil mengangguk.

Pertandingan dimulai, nicole benar2 berusaha keras. Ia berhasil 3 kali memasukan bola kedalam ring.

Pertandingan berakhir dengan hasil team nicole lebih unggul dalam poin. Seluruh teman sekolah bersorak untuk kemenangan team nicole.

Aku ingin menghampiri nicole yg masih berada ditengah lapangan. Tapi aku mengurungkan niatku karena kulihat minho sudah berdiri disamping nicole, ia menarik tangan nicole membawanya pergi dari keramaian. Aku mengikuti mereka.

Minho membawa nicole kebelakang sekolah, tempat dimana waktu itu nicole menangis.

“apa benar gosip yang kudengar??”. Minho bertanya pada nicole dengan nada membentak.

“gosip apa?”. Tanya nicole bingung, wajahnya terlihat ketakutan.

“kau masih mencintai key!!. Kau anggap aku ini apa???hah!”.

“minho, kau tahu kan kenapa aku mau berpacaran denganmu?? Kau yang memaksaku, aku sama sekali tidak mencintaimu”. Kata nicole pelan, ia seperti ingin menangis.

“jadi kau benar masih mencintai key??”.

nicole hanya menjawab dengan anggukan pelan. Lalu kulihat tangan minho bergerak menampar pipi nicole. Hal itu membuatku kesal, aku menghampiri mereka.

“kalau kau berani menamparnya lagi, akan kupastikan kau mati detik ini juga”. Kataku saat melihat tangan minho bergerak hendak menampar nicole lagi.

“pasangan bodoh!”. Katanya, ia menatapku penuh amarah.

“key.. Jangan ikut campur”. Kata nicole pelan padaku. Ia pasti sadar saat itu aku benar2 ingin menghajar minho.”minho, pergilah. Kumohon..”.

Minho menatap nicole. “baik.. Aku akan pergi. Aku tahu hati tidak bisa dipaksa. Tapi kau harus tahu nicole, kau benar2 perempuan tidak tahu diri”. Katanya dengan penuh kekesalan.

“hina aku! Caci maki aku! Aku pantas menerimanya! Key! Minho! Mianhae”. nicole mulai terisak, aku jadi makin tidak mengerti.

minho tidak mengatakan apa2, ia pergi tanpa memandangku.

Aku mendekati nicole yg masih terisak.

“apa yg sebenarnya terjadi?”. Tanyaku padanya.

Nicole menatapku. “key.. Aku bodoh. Mianhae..”.

“aku telah melakukan kesalahan padamu. Aku minta putus agar aku bisa berpacaran dengan minho. Ayah minho adalah pelatih team basketku, ia bilang minho mencintaiku dan aku disuruh menerima cinta minho, jika aku menolaknya aku akan dikeluarkan dari team dan tidak bisa ikut pertandingan lagi. Kau tahu kan kalau ini adalah pertandingan terakhirku sebelum kelulusan,pertandingan ini sangat penting bagiku. Aku hanya memikirkan diriku, aku tidak memikirkan perasaanmu dan minho”. Nicole bercerita sambil terus terisak.

“cori, kau babo!!”. Kataku padanya. “tapi aku lebih babo, karena aku telah memaafkan semua kesalahanmu”. Aku memeluknya.

“jangan menangis lagi cori, aku ada disini untukmu”. Aku mengelus rambutnya dengan lembut.

“key..”. suara nicole terdengar serak karena ia masih terus menangis. “gumawo, saranghae chagiya..”

“na do saranghae”. Aku mengecup dahinya dengan lembut.

Akhirnya nicole kembali kepelukanku. Apapun kesalahan yg ia perbuat aku akan selalu memaafkannya.

Terkadang cinta memang butuh pengorbanan.

-end-

dont forget!! leave your comment ^^

Iklan

9 thoughts on “Romantic couple

  1. cla95 berkata:

    waaah minho jahat banget ih. Keycole tuh udah gak bisa dipaksain untuk pisah mereka emg udah real banget (?) tadinya aku kira si Nicole tuh sakit atau gmana gtu.. Gak nyangka banget kl smua itu krna paksaan minho. Eh say bikin OnRa lagi dooooong XD

  2. cla95 berkata:

    waaah minho jahat banget ih. Keycole tuh udah gak bisa dipaksain untuk pisah mereka emg udah real banget (?) tadinya aku kira si Nicole tuh sakit atau gmana gtu.. Gak nyangka banget kl smua itu krna paksaan minho. Eh say bikin OnRa lagi dooooong XD hehe

  3. myonewworld berkata:

    keycole emang udah sah ga bisa dicerain *ngomong apa sih aku
    belum dapet ide lagi nih buat bikin onra, hmmmpp

  4. Hyucole berkata:

    jiaaaaaaaaaaaaaahh… KEYCOLE itu emang sesuatu banget yah.. wkwkwk ..

    klo gg minho pasti Hara yg di tengah.. udh key bawa nicole ke KUA Ajh..wkwkkw xD

  5. myonewworld berkata:

    tuh kan banyak yang dukung keycole, buruan dah key nyatakan cintamu *noel key
    haha XD
    btw, thanks chingu udah kommen.

  6. shin hyun-rim berkata:

    hua.. Key nya sweet dech,,

    minho jahat ,nicole di paksa g2..ampe di tmpar..

    Untg aj..semua nya kembli lg,keycole emang the best..

  7. adelia berkata:

    ak qra nicole sakid parah,
    trnyata minho yg mengacaukan sgalany!
    key jg trlalu sbaR jd cow. .

  8. widia berkata:

    KEYCOLE is the best deh.. tak terpisahkan hehehehehehe

  9. VayTeuKey berkata:

    sweet bgt deh. key x baik. kok minho gtu sech. maksa bgt.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s