SHINee without onew (oneshoot)

Author : kikyuzaraaa

Cast : SHINee

Genre : sad, angst

Ratting : general

“key seandainya aku tidak ada, maukah kau menjaga mereka?”. Tanya onew sambil menunjuk jonghyun, minho, dan taemin yg tertidur dikursi blakang mobil.

Mereka sedang dlm perjalanan ke dorm sehabis perfomance disalah satu acara TV.

“wae? Kau mau kmana hyung?”. Tanya key agak kaget dgn pertanyaan onew yg aneh.

“berjanjilah pdaku, kau harus menjaga mreka. Menjaga shinee!”. Kata onew sambil menatap key tajam.

“kenapa harus aku? Kau kan tidak akan kmana2”.

“berjanjilah”. Onew memohon.

“tapi..”

“key!”. Kata onew tegas.

“ne, aku berjanji”. Kata key akhirnya.

SHINee baru sampai didorm tengah malam. Mereka semua dalam keadaan lelah. Minho dan taemin sudah langsung masuk kamar untuk tidur, smentara jonghyun pergi mandi, key sedang memeriksa persediaan dapur, sementara onew hanya duduk di ruang TV tanpa menyalakan TV.

“hyung, persediaan bahan makanan kita habis”. Kata key pada onew.

“apa saja yg kau perlukan? Biar aku pergi belanja sekarag, ada toko yg buka 24 jam didekat sini “. Kata onew.

“kau mau belanja sekarang? Besok saja kau pasti lelah sekarang”.

“tidak apa2, catat saja apa yg harus dibeli”. Kata onew memaksa.

Key akhirnya menurut, ia mencatat semua kebutuhan dapur yg habis lalu menyerahkan catatanya pada onew.

“aku pergi dulu ya”. Kata onew sambil berjalan keluar apartemen.

“hyung, hati2 ya”. Kata key sebelum onew membuka pintu. Perasaannya tdk enak.

“ne, kau tdur saja jgn menungguku.” kata onew, lalu berjalan keluar.

Onew masuk kemini market 24jam yg letaknya tidak jauh dari dorm SHINee. Setelah membeli semua kebutuhan yg ada dicatatan, onew berjalan keluar dri mini market.

“oppa..”. Seorang yeoja muncul dari kegelapan malam, ia menghampiri onew.

Onew tersnyum ramah pada yeoja itu. Ia berpikir bahwa yeoja itu adalah shawol, sama sekali tdk terlintas pikiran buruk tentang yeoja itu dlm benak onew.

“oppa..”. Yeoja itu memegang sesuatu pada tangannya yg disembunyikan dibalik jaketnya.

yeoja itu mengeluarkan benda yg disembunyikan dibalik jaketnya, sebuah pisau berkilat dihadapan onew. “jleep”. Yeoja itu menancapkan pisau tersebut keperut onew. Lalu mencabutnya kembali. Darah segar merembes keluar dari balik mantel yg dipakai onew.

“oppa, saranghae. Mianhae aku harus melakukan ini. Aku ingin memiliki oppa. Aku ingin mati bersama oppa”. Kata yeoja itu sambil menatap pisau yg berlumuran darah onew ditangannya.

“kkkaauu..”. Onew tdk bsa bicara, lidahnya terasa kaku. darah semakin banyak keluar dari lukanya. kakinya tdk kuat lg menopang tubuhnya, onew jatuh tersungkur.

“oppa.. Mianhae”. Kata yeoja itu lagi. Ia lalu menancapkan pisau ditangannya keperutnya.

“HYUNG!!!”. Key berteriak, terbangun dari mimpi buruknya. Mimpi buruk tentang onew.

“kau kenapa?”. Tanya jonghyun yg tidur tidak jauh dari key.

“onew hyung, dimana onew hyung? Apa dia sudah pulang?”. Tanya key panik.

“kau ngomong apa sih? Memangnya onew hyung kemana? Bukannya td dia sudah pulang bersama kita”. kata jonghyun setengah mengantuk.

“tadi onew hyung pergi ke mini market. Apa dia sudah pulang?”. Kata key dengan cemas. Jonghyun tidak menjawab, ia sudah kembali tertidur lelap.

Key tdk bisa tdur lagi. Ia keluar kamar, mengecek apakah onew sudah pulang. Ternyata onew blm pulang, firasatnya semakin tdk enak.

key mengambil HPnya berusaha menghubungi hp onew.

“hyung, knp kau tdk angkat”. kata key panik karna tdk ada jwbn dari telpon onew.

Key frustasi, ia membanting hpnya kesofa yg ada diruang tv. Ia melirik jam didinding, jam 02.00 . sudah 2 jam onew hyung pergi harusnya ia sudah kembali.

Telpon rumah diruang tengah dorm berbunyi. Key sgera mengangkatnya.

“annyeong, apa ini nomer telpon kediaman shinee?”. kata suara berat diujung telpon.

“ne, ini siapa?”. Tanya key bngung, karna tdk biasanya ada yg menelpon dipagi buta seperti ini

“ini pusat kepolisian kota seoul. Bisakah anda pergi kerumah sakit sekarang?”.

“mwo? Ada apa?”. Tanya key panik.

“saudara onew ditemukan dipinggir jalan dlm keadaan luka parah akibat tusukan benda tajam. Sekarang ia kritis dan ada dirumah sakit”.

Tubuh key langsung lemas mendengar berita tersebut. Ia menjatuhkan telpon yg ada ditangannya.

-taemin pov-

Aku terbngun di pagi buta. Tenggorokanku kering karna haus, jd aku putuskan untuk pergi kedapur mengambil minum.

lampu ruang tengah dorm masih menyala. Ada seseorang sedang duduk disofa. Key hyung..

“hyung, knp kau disini?”. Tanyaku sambil berjlan menghampiri key hyung. Key hyung tdk menjawab, ia menunduk dan terisak.

“hyung, ada apa?”. Tanyaku panik melihat key hyung seperti ini.

Key hyung menatapku, tatapannya kosong dan wajahnya pucat.

“onew hyung”. Katanya dgn suara serak. Ia terus terisak.

“ada apa?”.

“rumah sakit”. Kata key hyung lirih.

“knp dgn rumah sakit?”. Tanyaku semakin panik.

“kerumah sakit sekarang”. Key hyung mengguncang2 tubuhku.

“ada apa???”. Tanyaku smakin tdk mengerti.

“minho, jonghyun. Rumah sakit skrg!”. Kata key hyung sambil terus mengguncang tubuhku seperti org yg sedang merengek.

aku yg tdk mengerti dgn apa yg terjadi segera kekamar membangunkan minho hyung dan jonghyun hyung.

key hyung tdk mngatakan apa2, ia hanya mengajak kami kerumah sakit.

Kami bertiga menurut.

Kami sampai diRS, suster yg berjaga langsung mengajak kami menuju ruang ICU tanpa mengatakan apa2.

Smua kebingungan kami baru terjawab saat 2 org polisi menemui kami, dan menjelaskan apa yg terjadi.

“onew ditemukan dgn luka akibat tusukan benda tajam didepan mini market. Pelaku diduga adalah seorang fans fanatik yg agak terganggu kejiwaannya. Ia sekarang dalam keadaan kritis smentara si pelaku yg bunuh diri tewas ditempat”. Jelas polisi itu pada kami.

Aku memperhatikan hyung2ku. Key hyung bersandar lemas dikursi masih menangis terisak, jonghyun hyung menatap polisi tersbut dgn tatapan tidak percaya, dan minho hyung hanya diam membisu larut dgn pikirannya sendiri.

-author pov-

key, jonghyun, minho, dan taemin masuk kedalam ruang rawat onew. Mereka menatap tubuh yg terbaring lemas tak berdaya diatas ranjang dgn banyak selang mengelilingi tubuhnya.

“onew hyung, kumohon.. Jgn tinggalkan kami”. Kata taemin lirih.

“hyung.. Bangun!”. Minho menggenggam tangan onew yg tdk dipasangi infus.

mereka terus menatap sosok leader mereka yg kini tdk berdaya.

“apa jadinya kami tanpamu, hyung?”. Kata jonghyun sambil terisak.

key yg berdiri didekat pintu, enggan mendekati tubuh onew. Ia hanya menatap tubuh onew dari kejauhan , dan masih terisak.

-key pov-

“kenapa kau bisa terpilih menjadi leader shinee?”. Tanya seorng wartawan majalah pada onew hyung saat kami sedang menggelar fanmeeting.

“ntahlah, mungkin karna aku tampan”. Kata onew hyung dengan senyum pedenya membuat smua orang yg mendengar tertawa.

Aku menangis mengenang smuanya, kenangan indahku bersama onew hyung. Onew hyung adalah sosok yg sangat aku idolakan, ia leader yg baik skaligus sangat bertanggung jwb padaa kami, ia sangat menyayangi kami.

“apa jadinya kami tanpamu?”. kataku sambil menatap foto onew hyung yg dipajang diruang tengah dorm.

Onew hyung semakin kritis, dokter bilang dia tdk akan bertahan lama. kami semua menemaninya dirumah sakit.

“hyung, bagaimana kalo onew hyung..”. Tanya taemin tiba2 memecahkan keheningan diantara kami.

“sst, jgn sembarangan bicara!onew hyung akan smbuh”. Kata minho tegas pada taemin.

aku hanya diam memperhatikan mereka. Onew hyung telah menitipkan mereka padaku dan aku sudah berjanji akan menjaga mereka. Harusnya aku kuat, tidak boleh terlihat cengeng dihadapan mereka. Tapi aku tdk bisa, aku terlalu rapuh dan tdk bisa menyembunyikan perasaanku.

“kita bisa! Kita harus bisa melewati ini!”. Kataku pada mreka.

mereka semua menatapku bngung.

“onew hyung pasti menginginkan kita kuat. kita tdk boleh lemah, kita harus tetap bersatu dan kuat menghadapi ini semua”. Kataku sambil menatap mreka.

“onew hyung pernah bilang, bahwa shinee adalah nafasnya maka dari itu kita harus pertahankan shinee agar onew hyung tetap bisa bernapas bersama kita”.

“key..”. Jonghyun berjalan mendekatiku, ia memelukku. Taemin dan minho juga melakukan hal yg sama, kami semua berpelukan.

Kabar onew hyung kritis sudah tersebar luas. banyak shawol yg mengutuk perbuatan fans gila yg membuat onew hyung terluka.

Kami masih menunggu perkembangan keadaan onew hyung. Onew hyung sama sekali tdk menunjukan perkembangan kearah yg lebih baik, keadaannya justru semakin kritis.

“hyung, apakah kau masih kuat bertahan?”. Tanyaku sambil menggenggam tangan onew hyung. “jika sudah tdk kuat pergilah. Aku tdk mau kau menderita lagi”. Kataku lirih sambil menatap wajah onew hyung yg pucat pasi.

“aku akan menepati janjiku. Aku akan menjaga SHINee. Kau tdk perlu cemas. Pergilah dgn tenang”.

Aku melihat setitik air mata jatuh dari sudut mata onew hyung.

“hyung,jgn menangis”.

Sedetik kemudian monitor pemantau gerak jantung onew hyung berubah menjadi garis lurus. Leader shinee sudah pergi untuk slama2nya.

“Naega saranghaetdeon geu ireum

Nama yg aku cinta hanya satu dalam hidup ini

bulleoboryeo nagalsurok neomu meoreojyeotdeon

Tlah menjauh dan menjauh dariku

Geu ireum ijae jeokeonokgo na oolmeokyeo

Aku menulis namamu diatas kertas, dan slalu menjaganya dlm hatiku

neanae soomgo shipeojyeo…

Dan sejak itu aku merasa aku hanya akan mncintaimu slamanya”. suara onew hyung berkumandang di dorm SHINee. Sudah sebulan onew hyung pergi dan kami masih selalu mengingatnya.

Mengingat senyumnya, mengingat tingkahnya.

“key kau tampan”. Onew hyung menggodaku. “tapi aku lebih tampan”. Katanya pede.

“key masakanmu enak, aku mau menikah denganmu saja”. Kata onew hyung dgn senyuman polosnya.

“key aku sedih, aku adalah yg paling babo diantara kalian. aku bahkan tdk menunjukan perkembangan apapun. Apakah aku bisa menjadi leader kalian?”. Tanya onew hyung dengan sedih saat kami masih trainer.

“key, ini mimpi kita. Akhirnya kita punya panggung sendri!”. teriak onew hyung padaku saat kami baru menerima kabar bahwa kami akan segera menggelar first konser kami.

“key, taukah kau apa yg paling membuatku takut?”. Tanya onew hyung tiba2.

“apa?”. Tanyaku

“takut tdk bisa makan ayam goreng buatanmu lagi”. Katanya dgn senyum menggoda.

Aku berjalan menuju makam onew hyung.

“hyung lihat aku, lihat kami. Sekarang kami bisa bertahan tanpamu. Kau bahagia kan?”.

“kau slalu disini, slalu dihati kami!”. Kataku sambil tersnyum pada batu nisan onew hyung.

Shinee tanpa senyuman polos sang leader..

Shinee tanpa onew sangtae

Shinee tanpa si penyuka ayam

Shinee tanpa si tukang tidur

Shinee tanpa onew..

End

Fanfic ini sebelumnya pernah dimuat di fanfickoreague.wordpress.com

Iklan

8 thoughts on “SHINee without onew (oneshoot)

  1. alwayst3a berkata:

    Huwee..
    Nangis bantal2…
    Andwee..
    Shinee is 5..
    Gabole kurang 1 pun..
    Shinee tanpa onew = opor ayam tanpa ayam (?) #plakk..
    Bhkan onew oppa jauh lbh berarti dari ayam di seluruh dunia… :’)

    anywaybusway..
    Fanfic’a berhasil mengobrak~abrik hatikuh..
    Good fanfic..
    Tapi amit2 jabang baby.. Mudah2an gada yg spt itu…
    Onew oppa ~ saranghae~ keep healthy n take care… :’)

  2. myonewworld berkata:

    iya… SHINee memang harus slalu ber5.
    aku bener2 gak berharap kejadian diff ini bener2 terjadi *amitamit..
    btw, gumawo chingu udah baca n comment ^^

  3. Kezia berkata:

    tidaaaakkkk………….*teriakan kyk d sinetron2, kekeke*
    SHINee must be 5… TT^TT
    G ad yg boleh pergi…. *hiks…hiks…*
    Untung cma fanfic *elus2 dada* *amit…amit….amitt…*

    Makasih buat fanfic, sukses bwt MVP banjir airmata T_T
    D tgu fanfic selanjutnya…… GBU ^^

  4. VayTeuKey berkata:

    mskpun sngkat tp sukses bkin aq sdh n gmeteran bc x. g kbyng bgt 0new ampe gda d antar shinee.

  5. Arsy berkata:

    huuah, bkin aku nangis FF ny 😥

  6. huaaa~ nangis aku bacanya ~T_T~
    .
    .
    slm kenal, aq reader baru disini

  7. leerery berkata:

    anyeong… sy reader baru dsini… dan sy ini mvp (g nanya)
    ff nya bener2 angst, jadi lah bantal sy basah gni gra2 baca nih ff smbil tiduran…
    mksih utk ff nya :’) smoga ini hny trjadi d ff, tdk d dunia nyata #amit-amit
    keep writing utk author-ssi 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s